Pesona Alisa

Pesona Alisa
BAB 75


__ADS_3

...Maaf bestie othor updatenya lama, soalnya thor lagi sibuk sama acara wisuda, maafin thor ya 😭😭......


"Sa-sayang kamu udah lama disini? kok aku gak tau?"uca jenny gugup.


"hm.. aku mencari kamu dan tiba-tiba aku melihat pintu kamar kamu tidak di kunci jadi aku langsung masuk saja"jawab deren santai


"apakah kamu mendengar obrolan aku dengan Alisa?"tanya jenny lagi dengan menyipitkab matanya.


"iyah"jawab deren santai lagi


"dasar tukang nguping"ledek jeny


"biarin, ayo kita turun dan berkumpul dengan teman-teman hari ini kita semua pulang ke kota J"ucap deren


"Siap bos"ucal Jenny yang memberi penghormatan.


Deren mengacak rambut jenny karena saking gemasnya pada tingkah jenny.


mereka berdua keluar dari kamar jenny dan berjalan menuruni tangga, sedangkan di ruang tamu teman-teman mereka sudah berkumpul dengan barang-barang mereka masing-masing.


audy yang melihat alex yang masih terdiam dengan tatapan yang sangat dingin karena semenjak kejadian itu dan Alisa pergi meninggalkan alex, alexpun berubah menjadi karakter yang sangat dingin dan datar.


Audy tidak peduli dengan tatapan itu, audy nekat menghampiri Alex.


"Lex, kalau aku hamil kamu maukan tanggung jawab?"tanya Audy


"gue gak yakin lo hamil"ucap Alex datar, Alex malas berdekatan dengan Audy, Alex beranjak dari tempat duduknya dan pergi ke kamar Alisa untuk mengambil barang-barang Alisa yang ketinggalan.


Alex berjalan menuju lift agar bisa sampai ke kamar Alisa.


ting..


liftpun berhenti, dan Alex keluar berjalan menuju kamar Alisa.


sesampainya di kamar Alisa, Alex menangis memeluk pakaian yang di tinggalkan Alisa, Alex frustasi harusnya dengan cara apa lagi membujuk Alisa.


setelah selesai menangis alex pergi kemar mandi dan mencuci wajahnya memakai facial wash milik Alisa, setelah selesai mencuci wajahnya Alex menarik satu koper Alisa sedangkan koper yang satunya lagi Alex sengaja tinggalkan.


Alex masuk di dalam lift dan menekan tombol angka satu agar lift bisa turun.


ting


lift telah berhenti di lantai satu.


Alex langsung berjalan keluar dari villa dan pergi ke garasi untuk mengambil mobilnya.


deren dan kevin melihat Alex yang sudah keluar dari vila, merekapun mengikuti langkah Alex.


Alex tanpa berpamitan denga teman-temannya, Alex langsung tancap gas meninggalkan mereka.

__ADS_1


bruummm... brummm...


"Lah kok alex ninggalin kita?"ucap kevin


"biarkan saja Alex duluan, lo gak tau pikiran Alexkan sedang kacau semenjak kejadian dua hari lalu, gara-gara si Audy br*ngs*k ini hubungan Alex dan Alisa renggang"sinis jenny


"Harusnya lo sebagai perempuan mendukung gue, gue disini korban hikks...hikss.. semua bukti kalian sudah lihat tapi kenapa lo gak percaya sama gue jen"ucap Audy dengan air mata palsu


"cih dasar ratu drama"sinis jenny yang langsung meninggal Audy.


setelah kepergian Audy, silvi menghampiri audy dan membisikkan sesuatu.


"cih dasar wanita m*r*h*n lo"bisik silvi


"jaga mulut lo br*ngs*k"balas bisikan audy yang menunjuk wajah silvi, silvipun malas membalas ucapan Audy,


silvi dan ke dua temannya langsung pergi menuju kevin begitupun Audy yang mengikuti langkah mereka dari belakang.


deren memakai mobil Alex karena mobil deren di pakai Alisa.


mau tak mau kevin memberikan tumpangan pada Audy.


kedua mobil tersebut menancap gas secara bersamaan.


...----------------...


waktu menunjukan jam 08:00 Alisa bangun dari tidurnya, seperti biasa Alisa membersihkan tempat tidurnya, setelah selesai bersih-bersih, Alisa berjalan kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


Alisa menuruni tangga dan memanggil Asistennya uncle jhon.


uncle jhon yang mendengar panggilan Alisa langsung menghampirinya.


"uncle tolong cari tahu kejadian 2 hari yang lalu di villa Alex yang berada di kota L"ucap Alisa dengan nada datar


"baik queen, saya akan lakukan"jawab uncle jhon


"hm, uncle hari ini saya akan pulang ke rumah papa saya harap uncle tidak membocorkan pada papa saya kalau saya menginap di markas utama"ucap Alisa


"baik queen saya tidak akan memberitahukan Tuan david, saya akan menyuruh anak buah untuk mengawal queen, agar perjalan queen aman tanpa ada hambatan apa pun"ucap uncle jhon


"tidak perlu uncle saya pergi sendiri"ucap Alisa yang langsung pergi meninggalkan uncle jhon.


'semoga kebahagiaan menyertai queen'


Alisa keluar dari markasnya dan mengendarai mobil deren, Alisa langsung tancap gas.


bruumm... brumm...


...----------------...

__ADS_1


Tiba di mansion Tuan David


Alisa memarkir mobil deren di garasi, Alisa keluar dari mobil dan berjalan menuju lift yang berada di di dalam garasi, karen lift di garasi terhubung di samping kamarnya.


tingg....


liftpun berhenti disamping kamarnya, alisa membuka pintu kamarnya.


cekleek...


alisa langsung masuk dan tak lupa mengunci pintunya. Alisa merebahkan badannya di kasur king size miliknya, lama kelamaan Alisapun terlelap. tidak ada satupun yang mengetahui kepulangan Alisa dari liburan kecuali security.


waktu terus berputar, tepat jam 12 siang, tuan david dan asistenya yang baru tiba di mansion tuan david. Tuan david menghampiri bibi yang sedang menyiapkan makan siang.


"bibi, apakah Alisa suda pulang dari liburannya?"tanya Tuan david.


"maaf tuan dari tadi bibi didapur tidak melihat kepulangan non Alisa"ucap bi inem


"ya sudah bi, maafkan saya yang sudah menganggu pekerjaan bibi"ucap Tuan david.


"tidak apa-apa tuan"


"oh ya bibi, nanti malam tolong masak yang banyak yah bi, soalnya nanti malam tamu saya akan datang"ucap Tuan david


"baik tuan"


setelah selesai memberitahukan bibi, tuan David menyuruh Richard untuk menunggunya di ruangan kerja. dan richard mengiyakan


Tuan david berjalan menaiki tangga, tuan david berpapasan dengan velia (kakak kandung tuan david), tuan david lalu memberitahukan kakaknya tentang kedatangan sahabatnya yang sangat ia rindukan.


velia menghentinkan langkahnya dan menatap wajah adiknya dan ia melihat keseriusan dari wajah adik dan tidak ada kebohongan dari ucapan Tuan david.


"sahabat? sahabat yang mana? jangan bilang kalau kamu bertemu dengan Rosita?"ucap velia yang langsung menutup mulutnya saking terkejutnya.


Tuan david menaikin bahunya "nanti juga kaka tahu sendiri, kak sebaiknya kalau kaka mau turun kaka tidak perlu pakai tangga tapi pakai lift saja yang sudah di sediakan, kaka kan lagi hamil"ucap Tuan David


"cie yang khawatir sama kakaknya"ledek velia


"cih, terserah kaka saja, david mau kekamar dulu"ucap Tuan David dengan langkah cepat.


devan yang melihat kelakuan adik kaka tersebut hanya bisa menggelengkan kepalanya. devan menghampiri istrinya dan mengendong istrinya agar istrinya tidak capek-capek menuruni tangga.


velia yang terkejut dengan perlakuan devan yang secara mendadak.


"sayang kamu ini apa-apaan sih, kalau dilihat bibi gimana akukan malu"ucap velia mencurutkan bibirnya.


devan yang melihat istrinya ngambek langsung saja devan mencium bibir istrinya


cup

__ADS_1


velia langsung memukul dada suaminya, saking malunya wajah velia memerah seperti tomat yang siap di panen.


__ADS_2