
Cyiit
cyiit
ting nong
ting nong
ceklek
"eh ada non jeny, mau ketemu sama non alisa ya?"tanya bi inem
"iyah, alisanya ada bi"ucap jeny
"ada non, sebentar ya bibi panggil non alisa dulu, mari non silahkan duduk"ucap bi inem seraya membungkuk dan di anggukan jenny
tap
tap
tok
tok
"masuk"titah alisa
ceklek
"maaf non, di bawah ada non jeny"ucap bi inem
"tolong bilangin sama jeny, tunggu gue sebentar dalam waktu 5 menit"ucap alisa yang tengah memilih pakaian
"baik non, kalau gitu bibi permisi"ucap bi inem yang langsung keluar dari dalam kamar alisa dan menuruni tangga untuk memberitahukan pesan alisa pada jeny
tap
tap
"maaf non, non alisa bilang tunggu sebentar dalam waktu 5 menit"ucap bi inem
"hadeh, dasar sahabat luknut, ya sudah bi biar nanti aku ke atas aja, permisi bi"ucap jeny seraya melangkahkan kaki
"silahkan non"ucap bi inem balik badan menuju ke dapur untuk segera menyiapkan makan malam
gubrakk
"ALISA LU DANDAN LAMA AMAT, BURUAN NAPA SIH"teriak jeny yang membuat alisa terkejut
"woy setan telinga gue sakit akibat mendengar suara nyaring lo bangsat"kesal alisa
"bacot lo, buruan napa"pekik jeny
"cih, bacot"ucap alisa sedang memilih pakaian yang cocok
setelah memilih pakaian yang cocok alisa dan jeny segera keluar dari kamar dan menuju tempat parkiran
"bi tolong bilangin papa, alisa mau keluar sama jeny"ucap alisa pada bi inem dan dengar oleh mayang
"eehh,,, sayang kamu mau ke mana? kok nggak ajak-ajak audy?"tanya mayang
"gimana ni bestie, kita ajak audy nggak"bisik jeny di telinga alisa, namun alisa tidak mengubris perkataan jeny
"maaf tante saya ada urusan dengan teman saya, kapan-kapan saja tante baru saya dan jeny akan ngajak audy jalan-jalan, permisi"ucap alisa
"ya sudah, hati-hati di jalan yah sayang"mayang yang lambaikan tangan pada alisa
have fun lah anak sialan, sebantar lagi kamu akan merasakan kehilangan seseorang yang paling berharga di hidup kamu monolog mayang
"bestie, lu tinggal serumah ya sama audy dan mamanya?"tanya jeny
__ADS_1
"hm"jawab alisa datar
"woy ogeb jawab lo singkat amat, bisa nggak sih jawaban lo itu yang panjang gitu"pekik jeny
"iya, mereka berdua tinggal di rumah gue untuk sementara waktu"
"WHAATTT;!!!!!! lu nggak takut apa bokap lo akan kecantol sama mamanya audy? secara mama audy akan masih kelihatan awet muda bodynya juga bak model terkenal" ucap jeny
"nggak, gue percaya bokap gue nggak akan terpesona sama tante girang"ucap alisa yang kesal dengan perkataan alisa
apa gue harus selidiki papa ya? gue nggak mau dapat mama tiri batin alisa
jenny yang melihat alisa menggelengkan kepalanya
"al lu ngapain geleng kepala lo? bisa-bisa kepala lo sengklek lagi, hahaahahah" canda jeny
"bacot lo"kesal alisa
"hahahahaha, cup cup, bestie gue yang paling cantik dan paling imut, utututu jangan ngambek ya"ucap jeny yang tersenyum puas melihat alisa ngambek wkwkwk
alisa yang memutar bola mata malas lihat tingkah jeny yang absrud
skip
---------- tiba di mall -------
"lo mau pesan apa?" tanya jeny
"serah lu"jawab alisa santai yang membuat jeny kesal
"cih, sialan lo jawabanya itu itu melulu, ya sudah lo nunggu sini biar nanti gue yang pesan aja"ujar jeny yang telah memanggil waiters
"mau pesan kaka?"tanya pelayan wanita
"gue mau pesan kobe beef 1,olive wagyu 1, kentang goreng 2, terus minumnya drink coklat 1, juz alvokad 1, dan ice cream vanila 2 sama ice cream coklat 2"ujar jenny yang membuat mata alisa melotot saking banyaknya pesanan jeny
"itu aja dulu kaka"ucap jeny
"baiklah kaka, tunggu sebentar ya pesanannya akan kami sajikan secepatnya"ujar pelayan tersebut
"iya, terima kasih kaka"ucap jeny
"sama-sama kaka, saya permisi"ucap pelayan
"al, itu bukannya audy ya?"tanya jeny bingung
"iya, terus"jawab alisa santai yang mengangkat satu alisnya
"ya elah, gue kan hanya nanya ogeb, si audy jalannya kok sama om-om sih, apa jangan-ja......."ucap jeny kaget langsung menutup mulutnya dengan kedua tangan
"heeh..., lo nggak usah kepo, serah dia mau lakukan apapun gue nggak peduli"ucap alisa yang malas mengetahui privasi audy
namun tanpa mereka berdua sadar, ada seseorang yang terus pantau gerak gerik mereka
siapa lagi kalau bukan orang suruhannya mayang
tut
tut
(bos target sudah di depan mata kita bos, apakah kita singgkirkan sekarang juga bos?) tanya mafioso pada bosnya
"jangan gegabah, pantau gerak gerik mereka saja setelah itu kalian habisi saja anak sialan itu"jawab bosnya yang tak lain adalah mayang
(baik bos) ucap mafioso
"sial kenapa gue harus bertemu anak sialan itu dan temannya"gerutu audy
"sayang kamu kenapa?"tanya om varlez
__ADS_1
"nggak apa-apa sayang, oh ya sayang kita cari tempat lain ajak yuk, aku udah malas belanja di mall ini"bohong audy pada varlez
"baiklah sayangku, jangan lupa ya habis belanja kita olahraga sehat"goda varles pada audy
"iya sayang, ayuk kita pergi"ucap audy yang merangkul lengan varlez untuk segera pergi meninggalkan mall tersebut
varlez adalah simpanan om-om audy, dan varlez adalah sahabat dari ayah dan bundanya, pertemuan mereka berdua begitu singkat, audy yang tidak mengetahui jika varlez ada sahabat dari ayah dan bundanya, dan audy juga tidak menyadari jika varlez sudah mempunyai istri dan anak yang masih kecil
skip
"eh eh.... al lo lihat deh audy kok cepat banget pergi ya? terus om-om yang di gandeng audy tuh siapa? keluarganya atau bukan?"tanya jeny yang nampak bingung
"bodoh amat, bukan urusan gue"jawab alisa malas
"ya sudah lah"ujar jeny, dan tanpa menunggu waktu lama pesanan mereka berdua sudah sampai di meja makan
"akhirnya makanan kita sudah sampai al"sambung jeny
"hm"ujar alisa datar
gue harus selidiki siapa laki-laki tua yang di gandeng audy batin alisa
setelah mereka berdua selesai makan
kenapa perasaan gue nggak enak ya batin alisa
"al habis ini kita mau kemana?"tanya jeny
"pulang"jawab alisa
"lo nggak asiiik, kita jalan-jalan sebentar ya bestiieeee"rengek jeny dengan wajah sedu
"iyaa iyaa kita jalan-jalan sebentar, buruan"pekik alisa
"sabar napa sih, sensi banget sih lo, lo lagi PMS ya"kesal jeny
"ya udah buruan, jalan lo lelet banget"
"hee,... asal lo tau ya gue nggak bisa jalan cepat soalnya perut gue masih kenyang ogeb"kesal jeny
"bacot lo" ujar alisa yang malas dengan kelakuan jeny yang menurut alisa terlalu lebay
"cciihh.... dasar sahabat nggak peka"pekik jeny
tiba di parkiran mall
"kalian dengar baik-baik ini kesepatan emas kita untuk menyingkirkan target kita, PAHAM" ucap ketua mafioso
"siap bos" ucap mereka serempak
brruuummm
bruuummm
"hey bestie, gue perhatin dari tadi napa lo diamin gue"tanya jeny heran
"nggak ada, lo fokus saja bawa mobilnya"ucap alisa
kenapa perasaan gue nggak enak, gue ngerasa ada yang ngikutin gue dan jenny dari tadi, semoga saja nggak terjadi apa-apa sama gue batin alisa
dor
dor
dor
dor
"JENNY" teriak alisa
__ADS_1