Pesona Alisa

Pesona Alisa
BAB 6


__ADS_3

Di pagi hari yang cerah


"bundaa udah siapkan pakaian sekolah?" tanya audy


"sudah sayang, bunda sudah menyiapakan semuanya, keluar dari kamar sekarang, jangan lupa sarapan ya sayang"ucap mayang


seperti biasa, alisa yang belum juga siap-siap untuk ke sekolah


tok tok tok


.


.


.


.


ceklek


.


.


"non bangun siap-siap pergi sekolah"ucap bi inem


"hooooaaaaammmmm, sudah jam berapa sekarang bi?" tanya alisa yang masih memeluk guling


"udah jam setengah delapan non"


"APAAAA? Mampus gue telat kesekolah, ya udah bi tolong siapkan pakaian sekolah alisa ya, alisa mau mandi dulu" ucap alisa yang bergegas masuk ke dalam kamar mandi


"iya non bibi akan siapkan semuanya"ucap bi inem


byuur byuurr byuuurrr


"bibi pakaian sekolah alisa mana?" tanya alisa


"itu sayang tante sudah menyiapkan semuanya"ucap mayang yang tiba-tiba masuk ke dalam kamar alisa


seharusnya bi inem yang menyiapkan keperluan alisa tapi, karna paksaan dan ancaman dari mayang bi inem hanya bisa pasrah


*flashback*


bibi sedang menyiapakan keperluan alisa tiba-tiba mayang langsung masuk ke dalam kamar alisa dan melihat bibi sedang menyiapkan keperluan alisa


"he bibi keluar dari kamar alisa dan bersihkan semua kotoran yang ada di rumah ini, oh ya jangan lupa memasak makanan yang enak dan siapkan bekal untuk audy,alisa,dan tuan david"ucap mayang yang terlihat sinis


"B-baik nyonya, saya akan menyiapakan semuanya, permisi"ucap bi inem yang gemetar melihat wajah mayang yang jahat


"ingat bibi jangan coba-coba lapor pada tuan david dan juga alisa, sampai itu terjadi saya tidak segan-segan membunuh anak bibi yang sedang sakit, ingat itu bibi" ancam mayang pada bi inem


*Flashback off*


"siapa yang suruh tante menyiapakan keperluan saya?" tanya alisa datar


"pekerjaan bi inem masih banyak sayang jadi bi inem minta tolong sama tante buat menyiapkan keperluan sekolah alisa" dusta mayang dalam kebohongannya


"hm" ucap datar alisa

__ADS_1


"ini sayang keperluan kamu tante sudah siapakan"ucap mayang


"hm, terima kasih, lain kali tante tidak usah repot-repot untuk menyiapkan semuanya, yang berhak menyiapkan keperluan saya hanya bi inem" ucap alisa tegas


"baiklah sayang, lain kali sebelum masuk tante akan meminta izin sama kamu"ucap mayang yang terlihat kesal


"tidak perlu sebaiknya tante keluar saja dari kamar saya"ucap alisa yang sudah gerah melihat tingkah mayang


"baiklah sayang tante permisi dulu"ucap mayang dengan senyuman palsu


cih liat saja anak tidak tau diri saya akan membuat kamu segera keluar dari rumah ini biar nanti audy yang akan menggantikan kamu, monolog mayang.


skip


di meja makan, terlihat wajah bahagia dari audy


"sayang pagi ini kamu terlihat sangat bahagia?" ucap mayang


"iya bunda aku bahagia karna hari ini aku akan pergi kesekolah bersama alisa"ucap audy


"ya udah sayang kalau gitu kamu habiskan cepat ya sarapannya" ucap mayang yang langsung di anggukan audy


"alisa kamu tidak sarapan sayang? tante sudah mempersiapkan bekal kamu sama audy"ucap mayang


"hm tidak perlu repot-repot tante menyiapkan sarapan untuk saya, saya bisa makan di kantin sekolah kalo saya lapar dan satu lagi tante tidak perlu lagi berbuat baik terhadap saya" ucap alisa yang sudah gerah dengan sikap mayang


"baiklah sayang" ucap mayang dengan raut wajah emosi


"ayo alisa dan audy cepat selesaikan makanan kalian biar nanti pak kasman mengantarkan kalian ke sekolah" ucap david


"iya papa" ucap alisa


perjalanan menuju sekolah elit, setelah sampai di sekolah yang paling elit di kota A, pak kasman turun dari mobil dan membuka pintu untuk alisa dan audy


"makasih pak kasman" ucap mereka berdua secara serentak


"sama non"ucap pak kasman


eeehhh kalian lihat si alisa perempuan yang paling cantik di sekolah


wah tambah cantik aja calon masa depan gue wkwkwk


iya ya lah yang di sebelah alisa siapa ya?


nggak tau mungkin pembantunya hahahahahahahahaahahah


berbagai macam pertanyaan dari para siswa dan siswi di sekolah elit tersebut


para siswa dan siswi yang berada di sana terus menatap alisa dan audy


di tengah perjalanan alisa dan alex bertabrakan lagi dan lagi


bruk


bruk


"he, lo lagi lo lagi, ngapain sih lo ngikutin gue?" tanya alisa yang geram


"APPAA? gue ngikutin lo? hei lo nggak liat seragam sekolah kita sama?" ucap alex

__ADS_1


"oh" jawab alisa santai namun terlihat dingin


"hai kak, maafkan teman saya yah, yang sudah menabrak kaka, oh ya kenalin nama aku audy, nama kaka siapa?" tanya audy yang langsung mengulurkan tangan pada alex, sontak saja alex menghempaskan tangan audy, karna alex tidak mau wanita incarannya salah paham


"hm alex" jawab alex dengan tatapan datar


kenapa sih jawabanya alex datar pada ku sedangkan di alisa jawabnya lembut, ini tidak bisa di biarkan aku harus bisa mendapatkan alex sebelum alisa mendapatkannya batin audy yang begitu geram dengan tingkah alex


"minggir kalian berdua gue mau ke kelas" ucap alisa yang langsung berjalan meninggalkan mereka berdua


"HEY TUNGGU GUE BELUM TAU NAMA LO" teriak alex yang membuat semua siswa dan siswi bingung dengan tingkah alex


karena setau mereka alex adalah siswa yang paling dingin dan bicaranya juga sangat irit,


"APA LIAT-LIAT, PERGI" teriak alex pada siswa/siswi dengan tatapan tajam


para siswa/siswipun lari masuk ke dalam kelas masing-masing saking takutnya dengan alex


skip


alisa yang menemani audy untuk bertemu dengan pak kepala sekolah


tok tok


.


.


"masuk"ucap bapak rektorat, pemilik sekolah internasional di jerman


"permisi pak saya ke sini mau laporkan ada siswa baru yang mau masuk kesekolah kita"ucap alisa


"baiklah, silahkan masuk, alisa nggak usah panggil saya dengan sebutan BAPAK saya ini kan paman kamu" ucap devan yang merasa kesal dengan ponakannya


"hm" jawab alisa datar


haduh anak ini selalu saja jawabannya seperti, kalau dia bukan ponakan saya, saya sudah bejek-bejek dia seperti perkedel monolog paman devan


"paman aku bisa dengar apa yang paman bicarakan"jawab alisa dengan tatapan tajam


"hehehe, iya maafkan paman ya"jawab devan yang cengengesan


"hm"ucap alisa datar


"baiklah perkenalkan nama kamu"


"nama saya audy mahendra pak" ucap audy yang langsung mengulurkan tangan


"senang berkenalan denganmu audy, saya harap anda harus menjadi siswa yang baik dan pintar, jangan seperti ponakan saya yang bar-bar ya walaupun saya mengakui tingkat kecerdasannya sangat tinggi"ucap paman devan yang menjeling ke kiri melihat ponakan yang paling cantik sudah sangat kesal


"paman jangan coba-coba membuat alisa semakin kesal, atau alisa akan fitnah paman di hadapan tante velia"jawab alisa dengan senyuman jahat


haduh mampus gue monolog paman devan


"J-jangan dong ponakan paman yang paling cantik, alisa kan tau apapun yang di ucapkan alisa tante velia akan percaya jadi jangan fitnah paman ya di hadapan tante velia, paman janji akan membelikan mobil sport yang keluaran terbaru" ucap devan yang penuh harapan


"baiklah paman akan aku tagih janji paman, alisa dan audy permisi" jawab alisa dengan senyuman licik


audy yang melihatnya pun merasa iri kedekatan paman dan ponakanya.

__ADS_1


__ADS_2