
"udah lah bu, kita kelarin masalah ini secara kekeluargaan, memangnya ibu gak tau mereka siapa?"tanya pak kepsek itu, dan ibu menggelengkan kepalanya karena tidak tahu
Aron menarik nafas dan menjelaskan semuanya pada istrinya
"Mereka di depan ini adalah orang-orang penting, pria yang berjas hitam itu namanya pak david pengusaha terbesar negara ini dan pengusaha terbesar di dunia nama perusahaannya PT.ROSECORPORATION perusahaan tuan david di urutan nomor 1 sebelahnya pak david itu asistennya sedangkan pria yang berjas abu-abu itu namanya pak devan pemilik sekolah internasional ini dan juga pengusaha terus yang di sebelahnya nama ibu velia, istrinya pak devan"jelas aron pada istrinya seketika wajah istrinya pucat pasi mendengar penjelasan suaminya
"... sebaiknya ibu meminta maaf sama mereka"imbuhnya
setelah mendengar penjelasan suaminya, iren maju dan berlutut di hadapan tuan David,tuan devan,dan nyonya velia.
"To-tolong maafkaan saya tuan david,tuan devan,dan nyonya velia, saya mengakui kesalahan saya yang tidak manusiawi, maafkan saya yang telah memfitnah anda dan Alisa, to-tolong maafkan saya"ucap iren yang masih berlutut di hadapan mereka
velia tidak tega melihatnya, velia langsung membantu iren berdiri
"iyah, saya sudah maafkan ibu lain kali ibu gak boleh memfitnah seperti, mulai saat ini saya tidak mau dengar lagi ibu memfitnah ponakan saya atau pada orang, paham ibu"ucap velia denga nada sopan namun tegas, iren menganggukan kepalanya
Tuan david memerintahkan semua yang didalam ruangan duduk dan memulai membicarakan masalah ini dengan kepala dingin tanpa emosi.
Alisa menceritakan semuanya sesuai versinya begitupun dengan ceritanya silvi sesuai dengan versinya.
maka dapa disimpulkan, kedua-duanya salah walaupun apa yang dilakukan Alisa adalah kesalahan karena bertindak kekerasan saat masih di ruang lingkup sekolah dan juga masih memakai seragam sekolah namun perkataan silvi juga tidak bagus karena sudah menghina mamanya Alisa ia tidak berfikir berbicara begitu telah menyinggung membuat goresan luka di hati Alisa.
"aarrghhh,, sial kenapa jadi seperti ini Alisa bangs*t"batin Audy
__ADS_1
"sial kenapa gue yang kena getahnya"batin silvi yang tidak terima dia disalahkan
"mampus"batin jenny
"kesempatan bagus untuk manfaatkan kesakitan silvi, siapa tahu tuan david mau memberikan uang pengobatan"batin Iren
tanpa diduga iren memberanikan diri untuk meminta uang pengobatan silvi
"maaf sebelumnya tuan david, kan anak saya babak belur seperti ini jugakan ulah Alisa jadi saya ingin meminta uang pengobatan untuk putri saya, bagaimana tuan David apakah ada bersedia"tanya iren
"ibu apa-apaan sih minta uang sama Tuan David, ibu fikir ayah gak mampu biayai pengobatan silvi"bisik aron pada istrinya
seketika velia shock dengan penuturan iren, velia yang ingin menjawabpun ditahan oleh devan (suami velia).
"cih.. dasar mata duitan" batin velia yang tatapannya sinis pada iren namun iren tidak peduli dengan tatapan velia
"saya minta 1 milyar untuk biaya pengobatan silvi"ucap iren dengan wajah sumringah
"baik, asisten saya akan memberikannya"ucap Tuan David
iren yang mendengar hal tersebut nampak bahagia, bagaimana tidak bahagia setelah ia dapatkan uang itu ia akan pergi berfoya-foya.
"Tapi, dav biaya pengobatan tidak sampai segitunya, lagi pula kalo aku lihat-lihat wajah silvi juga mulai membaik"tegas velia
__ADS_1
'semoga tuan david tidak berubah pikiran, dasar wanita tua gak tahu diri, cih"batin iren
"udah gak apa-apa, santai aja"
"Chard tolong serahkan uang yang tadi di minta ibu iren"imbuh tuan David pada richard
richard langsung memberikan cek pada tuan David, Tuan David langsung menulis angka uang di dalam cek tersebut bahkan tuan david memberikan uang lebih pada iren.
"ini cek yang sudah saya berikan dan kalian tinggal cairkan di bank, tapi saya ada permintaan yang harus kalian kabulkan jika tidak saya akan memasukan kalian kepenjara atas tuduhan memfitnah Almarhum istri saya dan anak saya, bagaimana apakah ada setuju dengan permintaan saya?"tanya Tuan David dengan senyum smirk
glek...
iren,aron,dan silvi hanya bisa menelan ludah mereka yang tidah sampai dikerongkongan.
mau tidak mau iren mengabulkan permintaan tuan david karena bagi iren shopping nomor satu dan kapan lagi memeras pengusaha terkaya
"baiklah akan saya kabulkan permintaan anda Tuan David"jawab iren
seketika membuat aron dan silvi menganga mereka berdua tidak menyangka dengan jawaban iren
"tolong tanda tangan hitam di atas putih karena saya tidak mau kejadian ini terulang lagi"
aron,iren,dan silvi mau tidak mau hari mentanda tangank surat di atas hitam putih tersebut.
__ADS_1
"baik terima kasih, kalo gitu saya permisi dan saya akan membawa anak saya"ucap Tuan David
Tuan david langsung memanggil Alisa agar Alisa mau pulang bersamanya apalagi tante dan omnya sudah datang pasti akan membuat dia tambah senang