Pesona Alisa

Pesona Alisa
BAB 85


__ADS_3

...Guys, jangan kecewa ya karena othor upnya lama, tenang aja bestie hari ini dan seterusnya othor akan up lebih rajin 😊😊...


...----------------...


Masih di kediaman fira


fira yang habis mandi dan berganti pakaian, hari ini fira sangat sial.


"ARRGHHH... Gue benci sama Lo Tiann, gara-gara lo gue gak bisa bertemu dengan david, liat aja gue bakalan balas lo"geram Fira.


fira menuruni tangga dan pergi kedapur untuk mengambil makanan lagi yang dibuat khusus untuk david.


daddynya fira melihat begitu bahagianya putri semata wayangnya, ia yakin david dan fira akan berjodoh, daddynya fira menghampirinya.


"butuh tumpangan Nak, biar nanti daddy mengantarkanmu ke perusahaan david?"tanya daddynya fira


"okay daddy, kita berangkat sekarang yah sekarang udah waktu jam makan siang dad, sekalian aja kita ajak david makan siang bersama-sama mumpung fira bawain makanan banyak dad"jawab fira dengan nada gembira


"Ayo berangkat"


"let's go"ucap fira yang langsung merangkul lengan daddynya.


...----------------...

__ADS_1


1 bulan kemudian di negara S.


Alisa memulai aktivitas seperti biasanya, alisa takjub pemandangan yang indah di luar apartemen alisa yang ia tempati, namun seketika air matanya jatuh.


tes....


"Mah, apa kabar mama di sana? Mah andaikan mama masi hidup Al akan membawa mama liburan di negara S, pemandangannya sangaat indah. Al yakin mama pasti bentah di negara, hiikkss... hiikkss... mah apakah mama tau anak mama tersayang ini di sakiti oleh lelaki yang sangat Al cintai, Al sangat membencinya Mah tapi di sisi lain Al begtu mencintainya, Mah apakah Al ini wanita bodoh dan lemah tentang percintaan? Mah andaikan mama masih hidup mama pasti akan memberika saran terbaik untuk Al bahkan mama akan menenangkan Alisa di saat Alisa sedih, Mah Alisa ingin bertemu dengan mama walaupun hanya sedetiknya lewat mimpi. Mama doain Alisa dan papa yah di atas sana. Alisa sangat mencintai mama begitupun dengan papa yang sangat mencintai mama juga. Alisa janji akan menjadi wanita yang kuat dalam menghadapi cobaam apapun, tenang di sana yah mamaku tercinta, Malaikat tanpa sayap"ucap Alisa mengusap matanya agar air matanya tidak jatuh lagi membasahi pipinya.


Handphone Alisa berdering, alisa melihat panggilan telpon yang tak lain adalah Teman masa kecilnya Alisa si Dimas.


"Woy, cewek bar-bar bukain pintu lo dong, gue dah kesemutan nungguin di depan pintu apartemen lo, buruan napah"kesal dimas


"berisik lo"


belum sempat dimas menjawab ucapan Alisa, Alisa buru-buru mematikan sambungan teleponnya


"haiissh... dasar cewe bar-bar seenak jidat mematikan telepon gue"gerutu dimas di depan pintu apartemen Alisa.


ceklek....


pintu apartemen Alisa terbuka, dimas yang ingin mengoceh Alisa namum tidak jadi karena dimas melihat matanya Alisa bengkak, dimas tau Alisa habis menangis.


"Ngapain lo pagi-pagi udah di depan pintu apartemen gue, mau minta makan lo? sorry gue gak ada makanan"sinis Alisa

__ADS_1


"Astagfirullah, lo tega banget fitnah gue, lo gak lihat tangan gue udah full dengan kantung kresek yang berisikan makanan, mendingan lo bantui gue masukin kantung kresek ini semuanya"ucap dimas yang membagi kantung kresek pada Alisa, namun Alisa tidak peduli. Alisa balik badan dan meninggalkan dimas dengan raut wajah yang kesal.


"dasar muka tembok lo, untung gue cinta, ya udah deh gue ngalah aja"gumam dimas.


mau tak mau dimas memasukkan semua kantung kresek yang berisikan makanan, ia sengaja membelikan makanan yang banyak pada Alisa.


Alisa yang melihat dimas kesusahan, Alisapun ikut membantu dimas angkut semua tas kresek.


dimas yang melihat Alisa menghampirinya, jantung dimas berdetak dengan cepat seperti lari marathon, ia terpesona dengan wajah Alisa yang begitu manis tapi ia segera merubah wajahnya, ia tidak mau alisa berpikir negatif tentang dia.


"Ada hati lo mau bantuin gue?"tanya Dimas


"Cih, gue bantuin lo karena rasa kemanusiaan aja jadi lo jangan ge'er"ketus Alisa


dimas melonggo dengan penuturan Alisa.


"tutup mulut lo, mulut lo bau jigong"ledek Alisa


Alisapun berjalan mejauhi dimas yang masih mengangga dengan mulut terbuka.


"Sialan lo cewek bar-bar, asal lo tau ya gue sebelum ke sini itu gue udah mandi dan sikat gigi dan asal lo tau juga odol gigi gue wangi mint, cih mulut lo aja kali yang bau jigong"ledek dimas.


Alisa tak hiraukan cemooh Alisa, bahkan Alisa melanjutkan jalannya ke dapur tanpa peduliin dimas.

__ADS_1


__ADS_2