Pesona Alisa

Pesona Alisa
BAB 78


__ADS_3

hay bestiee jangan lupa memberikan rating ⭐ 5 pada novel ini yang sedang kalian baca, jika ada kata-kata yang salah dalam penulisan tolong di koreksi yah bestie-bestie..


😊😊....


...----------------...


Malampun tiba.


Tian dan ibunya selesai bersiap-siap, tian memanggil supirnya untuk mengantarkan tian dan ibunya ke mansion Tuan david.


Tian membuka pintu mobilnya agar ibunya yang masuk duluan kemudian disusul tian.


bruumm.. brum...


perjalanan yang memakan waktu sekitar 2 jam.


tiba di mansion tuan david.


security melihat yang tamu tuan david sudah sampai di mansion langsung saja security membuka gerban mansion.


mobil yang di tumpangi tian dan ibunya memasuki halaman parkir yang sudah di sediakan.


pelayan yang melihat kedatangan mereka langsung di berikan sambutan.


"selamat datang tuan dan nyonya, silahkan masuk tuan david sudah menunggu tuan dan nyonya di ruang makan"ucap pelayan membungkuk.


"terima kasih"ucap ibu rosita dengan senyuman


'senyumannya yang teduh mengingatkan saya pada mediang nyonya rose'batin pelayan itu


velia melihat kedatangan seseorang yang tak asing baginya, ia berdiri dari kursinya. Ia mencoba menghampiri kedatangan tamu tersebut.


Ia terkejut tamu yang datang di mansion adiknya adalah sahabatnya yang sudah lama menghilang begitupun sebaliknya ibu rosita yang melihat velia di depan matanya langsung saja ibu rosita memeluk sahabatnya yang sudah sangat lama ia rindukan.


Alisa tercengengang dengan kedatangan tian dan ibunya yang pernah Alisa melarikan ibunya tian ke rumah sakit akibat kelalaiannya dalam menyetir.


Alisa dan tian saling bertatapan, Alisapun bertanya-tanya apa hubungan papanya dengan tian dan ibunya.

__ADS_1


"Lo"ucap Alisa


"kamu"ucap Tian


Alisa menghampiri tian dan meminta penjelasan tian


"ada hubungan apa lo sama bokap gue?"bisik Alisa


"Kepo"jawab tian


Alisa kesal tidak mendapatkan jawaban yang ia inginkan, Alisa menghentakan kakinya dan berjalan sendiri menuju ruang makan


'dasar bocil tukang ngambek'batin Tian


Audy yang melihat ketampanan tian, audy tidak berhenti menatap tian, mayang yang melihat audy terpesona dengan lelaki yang didepan mereka langsung saja mayang menyenggol bahu audy.


bugh...


"kamu kenapa melihat lelaki itu sampai segitunya? kamu suka sama dia? terus Alex kamu mau kemanain?"bisik mayang


mereka berpelukan dengan tangisan mereka masing-masing, setelah selesai berpelukan velia mengandeng tangan rosita berjalan ke meja makan.


disusul yang lainnya juga.


makan malam yang begitu damai tanpa ada drama.


setelah selesai makan malam mereka pindah ke ruang tamu kecuali mayang dan audy yang berpisah dari mereka karena mereka berdua mau melanjutkan rencana mereka.


Tuan david, aunty velia,uncle devan,Alisa,tian,dan ibu rosita sudah berada di ruang tamu dan masing-masing sudah berada di tempat duduk yang mereka tempati.


Mereka mulai obrolan pertama dari aunty velia yang ingin mendengar secara langsung kenapa sahabatnya menghilang tanpa jejak. velia yang selalu memanggil rosita dengan panggilan ita sedangan rosita memanggil velia dengan panggilan lia


"Ita kenapa kau menghilang tanpa jejak? apakah kau sudah tidak menganggap aku ini sahabat kamu lagi?"tanya aunty velia.


"sebelumnya aku minta maaf sama kamu lia aku gak bermaksud meninggalkan kamu tapi semenjak orang tua aku bercerai aku dan saudara kembar aku terpisah, ayahku membawa aku di negara A sedangkan ibuku membawa adik kembar aku di negara M, aku dibesarkan oleh ayahku di negara A, ayahku selalu mengajarkan aku menjadi wanita mandiri dan disiplin, setelah aku dewasa aku mulai mencari adik kembar aku dan ibu aku tapi hasilnya selalu nihil, aku frustasi dan kemudian aku bertemu dan menikah dengan ayahnya tian yang merupakan kelompok mafia yang begitu di sengani di negara A, aku meminta bantuan suamiku untuk mencari keberadaan ibu dan adik kembar aku namun hasilnya tetap saja nihil, aku hanya bisa berdoa semoga tuhan bisa mempertemukan aku lagi dengan ibu dan adik kembarku, hikss.. hikkss... namun takdir berkata lain, ibu meninggal karena penyakit yang tidak bisa sembuh karena tidak ada biaya pengobatan hikks... hikss.. aku tidak akan putus asa, aku minta tolong pada anakku untuk mencari keberadaan adik kembarku, setelah lama mencari dan aku menemukan fakta bahwa adik kembarku meninggal dalam kecelakaan hiikkss... hikkss.... kenapa takdir selalu mempermainkan aku seperti ini lia?"jelas rosita panjang lebar dengan derai air mata berjatuhan.


seketika ruang tamu kembali hening, Tuan david yang mendengar penjelasan rosita tentang kehidupan pahit meraka, air mata tuan david jatuh mengingat begitu pilunya kehidupan mendiang istrinya dan kakaknya.

__ADS_1


Alisa juga ikut sedih, alisa menghampiri aunty velia dan ibu rosita, Alisa yang melihat tian berada di samping ibunya langsung saja alisa menarik tangan tian agar ia bisa duduk di samping ibu rosita.


tian yang jengkel dengan sikap Alisa yang seenaknya memindahkan dia dari tempat duduknya mau tak mau tianpun menurutinya


'lo kalau bukan adik sepupu gue, udah gue bacok lo' batin tian dengan tatapan sinis


"apa lo lihat-lihat mau gue congkel tuh bola mata lo"sarkas Alisa.


"cih menyusahkan"ucap Tian yang langsung pindah ke tempat duduk Alisa


Velia memeluk rosita dan mengelus punggung rosita yang bergetar karena isak tangisnya yang belum reda begitupun dengan alisa yang mengelus punggung ibu rosita dan memberi semangat pada ibu rosita.


"sudah yah jangan nangis lagi, bukan hanya kau saja yang merasa kehilangan tapi, anak dan suaminya juga merasa kehilangan, apakah kau sudah tau kronologi kecelakaan yang menewaskan roseta?"tanya aunty velia


"sudah aku tau informasi itu dari anakku tian"jawab rosita.


"ya sudah kalau gitu kita berdoa saja semoga Almarhum ibumu dan Almarhum roseta berada di tempat orang-orang yang beriman"ucap velia


"Aamiin"ucap mereka serempak.


"kau udah kenalkan sama anak dan suaminya roseta?"tanya velia lagi


"sudah, aku udah mengetahui semuanya lia, ngomong-ngomong perut kamu kok tambah buncit, apa jangan-jangan kamu hamil?"tanya rosita


"iya aku hamil setelah penantian panjang"ucap velian dengan wajah sedih.


setelah penantian panjang selama 8 tahun akhirnya velia hamil 4 bulan, devan sangat senang mendengar kabar kehamilan istrinya tak henti-hentinya devan mengucapkan rasa sukur pada yang kuasa.


"Alhmdlilah aku turut bahagia mendengarnya"ucap rosita yang kembali mengelus perut buncit velia.


Obrolan mereka masih berlanjut.


sementara di kamar mayang, mereka berdua kembali memulai aksi mereka.


"AARRGGHHHH"teriak mayang


sehingga membuat orang-orang yang berada di ruang tamu menghampiri kamar mayang.

__ADS_1


__ADS_2