
"Xiang Yu cepatlah! Akan semakin banyak monster yang akan datang." kata seorang Pria bertubuh besar karena otot. "Kau bawa barang dungeon ini segera!" tambahnya sambil menyerahkan daging monster
Xiang Yu memasukannya dalam tas besar, dia bekerja sebagai porter atau pengangkut barang tim penjelajah. Sementara dia hanya mendapatkan upah kasar dengan kegiatan seperti itu.
Dengan tubuhnya yang tidak mempunyai mana dia tidak bisa mlakukan banyak hal, bahkan melawan monster dengan kekuatan ototpun akan berbeda hasilnya, jadi Xiang Yu hanya memilih kerja kasar daripada harus mempertaruhkan nyawanya. Kalau tidak begitu ibunya pasti akan menderita.
"Cepatlah!"
Suara Pria itu semakin kencang setelah meninggalkan jauh Xiang Yu, sementara tas yang dipikul Xiang Yu semakin penuh sesak dan berat membuatnya berjalan lambat.
"Sabarlah, dia juga mengangkut barang kita juga," bela seorang wanita dalam timnya yang menunjukan wajah rumit saat melihat Xiang Yu berlumura keringat. "Kita sedikit lagi sampai di tepi hutan, maka tidak jauh lagi dari kota, bukan." tambah sambil menepuk pundak Pria itu
Mereka berdua bertemu dengan Xiang Yu saat mengambil misi di serikat petualang dengan posisi Xiang Yu sebagai Porter dia seperti dianggap beban dalam tim.
Pria itu hanya diam saja, namun melangkah lebih cepat meninggalkan mereka berdua.
Saat di tepi hutan, sebuah kota terlihat dari kejauhan beberapa karavan memenuhi jalur utama untuk masuk kota, hanya saja mereka tertahan karena adanya pengecekan berkala yang dihimbau oleh peraturan kota.
Begitupula saat Xiang Yu dan dua petualang itu ingin memasuki desa, mereka juga harus melakukan itu dengan menyerahkan kartu serikat petualang, hanya Xiang Yu berbeda dia memberika kartu serikat Porter karena itu adalah tanda pengenal kerjanya.
Setelah memasuki kota suasana ramai dengan lautan manusia telihat jelas, mereka seperti ikan, hanya saja mereka bergerak dengan otak mereka bukan intuisi mereka. Mereka berjalan dan berbicara di jalan membuat daerah ini semakin meriah. Terkadang Xiang Yu melihat anggota tim petualang lain yang terkenal menurutnya setelah lama menjadi Porter.
Ketika mereka datang ke Serikat Guild Petualang, Xiang Yu menyerahkan isi tas kepada resepsonis Perserikatan Guild Petualang unuk pengecekan misi yang dijalani.
__ADS_1
"Untuk Rumput bulan biru tepat berat 50kg, daging Black Eye Snake terpenuhi, dan terakhir melakukan pembersihan monster di desa Sulzie selesai. Untuk hadiah 1 gold 5 silver." kata Resepsionis itu dengan dingin sambil memberikan uang berupa emas kepada kelompok Xiang Yu. "Kalian bisa menerima misi rank rendah esok lagi, istirahatlah untuk memulihkan energi Anda." sepertinya Resepsonis itu seperti menghafal setiap katanya, bahkan setiap petualang yang mendatanginya dan menyerahkan laporan misi dia akan berkata seperti itu.
"Terima kasih," balas Xiang Yu sambil mengambil emasnya.
Xiang Yu menghampiri timnya lagi, lalu memberitahu kalau mereka mendapat hadiah 1 emas 5 silver. Tetapi, karena Xiang Yu hanya seorang porter tampa kontribusi besar dia hanya memdapatkan 20 tembaga dan lainnya 65 tembaga bagaimanapun upah milik Xiang Yu yang paling rendah.
"Terima kasih, sampai jumpa lagi."
Mereka bertiga setuju memisahkan diri setelah menyelesaikan misi.
Xiang Yu memutuskan untuk membeli bahan sisa sayuran dan bumbu dari uang yang dia terima setelah menjalankan misi.
***
"Aku pulang Ibu,"
Di dalam seorang wanita sedang terbaring lemas, wajahnya begitu pucat.
Saat dia melihat Xiang Yu, wajahnya tersenyum hangat sambil berusaha duduk di tepi tempat tidur.
"Ibu, jangan memaksakan diri."
Melihat itu Xiang Yu langsung membantu ibunya duduk. Wajahnya dipenuhi khewatiran saat melihat ibunya yang rapuh.
__ADS_1
Sebelumnya, Ibu Xiang Yu adalah seorang petualang, tetapi setelah dia menderita luka internal dia tidak bisa melakukan apa-apa. Bahkan penggunaan Mananya pun tidak selancar dulu.
Xiang Yu tidak mengetahui latar belakang ibunya sendiri, hanya saja dia sering melihat secara tidak sengaja saat pulang dari perjalanan misi, kalau saja pengawal pribadi kerajaan melakukan kontak dengan ibu mereka akan memberi hormat.
Bahkan saat ia secara sengaja mencari tau, seperti ada kabut tebal yang menutupinya.
Hanya satu yang dia tau, pengawal kerajaan itu menatap Ibu Xiang Yu dengan hormat!
Setelah bertambah umurnya Xiang Yu, petugas kerajaan itu tidak ada lagi untuk menemui Ibu Xiang Yu. Siapa peduli bukan? Sekarang Xiang Yu hanya berfokus mengumpulkan uang untuk menyembuhkan penyakit Ibunya.
Itulah tekadnya dalm hati!
Diukir dengan sangat jalas, dalam hatinya untuk melihat senyum bahagia ibunya lagi.
--- Xiang Yu mulai memasak bahan-bahan yang dia beli tadi. Membuat sup untuk dimakan oleh Ibunya dan dia.
"Ibu, istirahatlah aku akan membersihkan rumah," kata Xiang Yu sambil mengambil sapu dari pojokan ruangan yang tergantung
Melihat itu Ibu Xiang Yu hanya tersebut dengan pelan menuju kasurnya lagi. "Sebaiknya kamu juga istirahat Xiang Yu. Kau sudah kelelahan sebagai porter."
Xiang Yu hanya tertawa menjawabnya, dia menyapu ruangan rumah dan membersihkannya dari debu.
Rumah menjadi sunyi lagi, makanan sisa ditaruh oleh Xiang Yu dalam lemari khusus, setelah itu dia mencuci piring.
__ADS_1
Waktu berlalu, senja tiba tubuh yang lelah sudah memaksanya untuk tertidur diatas sofa panjang dengan pulas.