
Penginapan yang direkomendasikan si Kusir saat sampai di Black Stone sangat istimewah. Xiang Yu tidak pernah berharap kalau bangunan ini digunakan sebagai tempat penginapan yang populer.
Ini luar biasa.
Di lantai satu digunakan untuk menjamu tamu, di dalamnya terdiri dari stan pedagang yang mewah. Sehingga orang-orang bisa mendapatkan apapun tanpa berjalan jauh. Cukup royal memang tempat seperti ini dalam menyediakan faselitas untuk pelanggan.
Alice mengurus semua hal adminitrasi penginapan di resepsonis samping tangga besar. Saat dia menghampiri yang lainnya, dia hanya bilang tunggu sebentar untuk layanan kamar.
Tidak berselang lama pelayan perempuan datang dengan sopan dan sedikit membungkuk.
"Selamat malam tuan dan nona. Aku, Song Jia akan menjadi pemandumu malam ini. Tolong, lewat sini."
Pelayanan yang profesional seperti ini sangat cocok dengan kualitasnya. Mereka pun mengikuti pelayan dengan senang hati, menaiki tangga yang menghubungkan lantai lainnya.
Baru melewati lantai ke dua, jika dilihat banyak sekali.
"Kamar anda berada di lantai empat. Mohon jangan sampai tertinggal,"
"Aku tidak mengira untuk penginapan sebesar ini dan tergolong mewah, apa penginapan ini satu-satunya yang terbesar di kota ini?" Rin bertanya melihat interior ruangan yang mewah dan relief dinding yang memukau
"Tentu nona. Sebelumnya para pedagang dari berbagai negara banyak yang mengeluh tentang penginapan yang penuh, penginapan yang jelek, dan lainnya maka city lord menbangun penginapan ini untuk memuaskan para pedagang." Song Jia memberitahu Rin tentang penginapan ini
"Aku yakin, city lord itu sangat menjadi kaya sekarang." Luo Xiu tidak bisa tidak mengagumi kepintaran city lord melihat peluang
Song Jia hanya tersenyum mendengar gumaman Lou Xiu, dia sebagai pegawai senior di penginapan ini tentu dia mengetahui keuntungan bersih dari penginapan ini.
Dengan adanya penginapan seperti ini para pedagang kaya itu jelas senang.
" Menilai dari penampilan pelanggan, sepertinya Anda seorang petualang bebas. Jiika demikian, apa kalian datang kesini untuk berburu Manticore yang diberitahu Asosiasi petualang?"
"Manticore?"
Semua bertanya bingung mereka tidak mengira ada masalah juga di kota Black Stone City. Sepertinya benar yang dikatakan Irine, Apa mungkin pengaruh agrisif monster dipengaruhi oleh Zona Monster?
Sepertinya keadaan Zona Monster sendiri sangat rumit. Namun, tidak dapat di jelaskan lebih pasti karena banyak petualang yang memilih untuk menjauhi Zona Monster.
__ADS_1
"Tentu, sudah lebih dari dua minggu Manticore menyerang selatan kota, jalur untuk Sky City terhalang oleh serangan itu, menyebabkan para pedagang dari Sky City tidak mendapatkan akses."
Song Jia menjelaskan stuasi yang terjadi di kota, hewan yang besar berbentuk singa mempunyai sayap dan ekor kalajengkin ini di klasifikasikan monster Rank A. Banyak petualang yang mati oleh serangan maupun racun monster, yang lebih membahayakan Manticore dewasa mampu membuat tornado menggunakan sayapnya.
Jadi dapat dimengerti kalau Black Stone City mendapat krisis yang besar kali ini, sampai-sampai meminta bantuan dari pihak luar. Karena kekuatan Manticore tidak dapat diremehkan, apabila sepuluh manticore dewasa menyerang bersama.
Walaupun kasus penyerangan monster Manticore jarang, sepertinya makhluk kuno itu ingin membuat sarang baru dikota ini.
"Tentunya, City Lord menghadiahi sejumlah uang untuk orang yang berhasil membunuh Manticore, Anda cukup membawa bagian tubuhnya untuk mendapatkan bonus saat menyelesaikan misi di Asosiasi petualang."
Mata Xiang Yu langsung bersinar mendengar hadiah uang, dia tidak ingin melewati kesempatan ini. Namun, yang dia pikirkan adalah daging manticore itu sendiri.
Dan lagi, ini cocok untuk pelatihan pertempuran Elysia nantinya.
"Apa kalian memiliki kartu petualang?" tanya Xiang Yu kepada teman-temannya
"Aku tidak membawanya, aku tinggalkan di asrama akademi." kata Luo Xiu, tampaknya dia terlalu lelah untuk berpatisipasi
"Aku juga."
Rin dan Whitey menggelengkan kepalanya, tiga orang tidak berguna pada dasarnya ...
Hanya satu orang yang dapat diandalkan dalam tim ini ... Alice, perempuan yang bisa muncul saat keadaan genting sekalipun.
"Tan, apa kau punya?" Xiang Yu melihat Alice dengan mata bersinar terang
"Kau seharusnya istirahat! Pergi tidur kami akan sampai ke kamar." Alice mendengus kesal sambil memalingkan wajahnya
"Tidak! Kumohon, komisi bagianmu dua puluh persen deh!" Xiang Yu tidak mau menyerah untuk membujuk Alice. "Ayolah tan."
"Empat puluh persen, tidak dapat kurang!" Alice menyeringai mendengar kondisi Xiang Yu. "Kalau kau tidak mau, TIDUR!"
"Baik! Aku terima!" Xiang Yu menghela nafas panjang, ia berpikir wanita setengah Elves ini sungguh licik. "Dimana para Manticore bersarang saat ini?" Ia bertanya kepada Song Jia dengan penuh semangat
"Di selatan kota, dekat reruntuhan kuno."
__ADS_1
"Mm.. dapat mengerti, Elysia kau harus ikut."
Setelah sampai dikamar masing-masing Xiang Yu, Elysia, dan Alice tidak langsung beristirahat. Mereka berangkat ke Asosiasi Petualang tidak jauh dari penginapan untuk mengambil misi Manticore tersebut.
Ketika mereka datang banyak petualang yang berkumpul disana, sepertinya itu party yang akan berburu Manticore malam ini hingga lima puluh orang ikut berpartisipasi. Jumlahnya terus meningkat disetiap waktu, hadiah yang begitu besar mana mungkin tidak dilirik oleh para petualang dikota ini maupu petualang dari luar.
Xiang Yu tidak ikut dalam pendaftaran anggota toh dia hanya seorang porter dulunya, maka Alice mengurus semuanya dengan tenang, memang wanita yang dapat diandalikan.
"Sudah selesai, ayo berangkat." Alice keluar dari gedung Asosiasi Petualang setelah menerima misi
"Baiklah." Xiang Yu mengangguk mengikuti Alice di belakang. "Elysia, ini akan menjadi pembelajara bertarungmu. Ingat semua yang Kakak Xiang ini ajari tadi siang."
"A-aku mengerti Kak," tampaknya Gadis kecil itu gugup
"Kau harus tahu, nyawamu sendiri yang kau pegang. Bagaimana kau selamat, terserah metodemu."
Tidak usah mempertanyakan lagi metode pembelajaran langsung seperti apa untuk Elysia. Dia lebih baik mengasah gadis ini tentang pandangan duniawi. Tentu, dia juga harus mempunyai modal, yaitu .... kekuatan.
Sama halnya kata pepatah: dengan menjadi kuat kau tidak akan ditindas. Maka pelatihan dengan ektrim akan memicu kekuatan tersembunyinya saat keadaan kritis.
Klise memang, seakan orang yang hampir mati hidup kembali dan mendapatkan kekuatan. Tapi .... itu semua tidak akan terwujud tanpa harapan.
Alice yang mendengar pembicaraan Xiang Yu tiba-tiba merasa geram. "Woi pea! Anak kecil disuruh ngelawan monster kek gituan ya mati lah."
"Eleh Tan, kalau tidak mencoba hidup dan mati dia tidak akan berkembanglah." balas Xiang Yu dengan nada santai tidak bersalah
"Apa kau ingin Anak ini mati!?" Alice memegang kerah Xiang Yu lalu menghentakan ke depan dan kebelakang terus-menerus. "Astaga orang macam apa kau ini? Apa kau mempunyai hati nurani?"
"Astigfar mba!" Xiang Yu memegang kepalanya yang pusing
***Catatan Author :
Maaf aku molor mulu updatenya, jujur aku lagi ngerjain project bikin taman dan furnitur lainnya.... ah sial dan aku sekarang pengen tidur....
LIKE DAN COMMENTNYA! VOTE TERUS UNTUK DUKUNG AUTHOR!
__ADS_1
NEW NOVEL : HUNTER NEST > Saya harap Anda dapat membacanya***