
Di depan gerbang ia melihat empat siswa dengan pakaian perang glamornya. Terlihat sangat gagah dengan memakai itu, bahkan aura merekapun sangat mendominasi memberikan beberapa efek tekanan. Sementara Xiang Yu? Dia merasa akan pergi piknik sekarang, dia orang gila yang akan pergi berperang.
Bagaimana tidak, dia hanya mamakai Sweater tanpa perlindungan apapun untuk pergi ke Zona Monster.
"Kau telat lima menit lima puluh detik." cetus Rin, dia terlihat tidak senang dengan keterlambatan Xiang Yu.
"Maaf, maaf, mimpiku terlalu indah untuk diganggu." balas Xiang Yu sambil mendengus. "Ingat kau berhutang makanan padamu, papan cucian."
"Cih. Aku ingat bodoh!"
"Karena semuanya disini, kita akan berangkat!"
Tampaknya Whitey sangat bersemangat untuk memulai perjalanan ini, tergambar jelas dari raut wajahnya walaupun dia sedikit gugup. Begitu juga dengan Luo Xiu, kalau kalian bisa melihat semangatnya, yakinlah api semangat sungguh menggelora.
"Ngomong-ngomong tuan Han Sha, dimana Duke Nie Yan?" tanya Alice
"Karena Duke Nie Yan tidak bisa hadir, aku akan mewakilkan untuk kalian." balas Han Sha sambil tersenyum. "Aku menyiapkan lima ratus koin emas disini, itu akan dipegang oleh Alice sebagai akuntan. Untuk penginapan, kalian bisa menyerahkan lencana ini kepada tentara Falcon."
Han Sha menyerahkan sekantong emas dan lencana itu kepada Alice, empat orang yang matanya berbinar melihat itu langsung redup.
Setelah melakukan prosedur misi yang di terima, mereka masuk kedalam kereta kuda. Xiang Yu menatap akademi itu sebentar, ia pikir pergi dari sekolah terkutuk ini cukup menyenangkan. Pria muda itu selalu ingin menjauh dari Yu Ji sejak dulu.
Dan sekarang, dia akan pergi ke Zona Monster, tidak ada lagi yang mengganggu tidurnya lagi, tidak ada orang yang memaksa ia belajar lagi .... ini membuat dirinya tersenyum sendirian.
"Apa sudah semua? Penumpang terhormat mari kita berangkat!"
__ADS_1
Akhirnya ia bisa meninggalkan tempat ini, dan pergi jauh ke Zona Monster, tempat paling berbahaya.
Namun ....
Suasana di kereta kuda ini cukup canggung, tidak ada yang berbicara, mereka sibuk dengan kegiatan mereka sendiri. Xiang Yu melihat Rin disampingnya, gadis itu terlihat serius membaca buku tebal tentang sihir.
"Gadis Gila, di buku ini inkripsi sihirnya salah, kalau kau menggunakan Pola formasi sihir itu kau akan sulit untuk mengontrolnya." kata Xiang Yu sambil mengintip
Gadis itu mendongak kearah Xiang Yu, menggunakan tatapan dingin seolah-olah ia memberi isyarat untuk Pria yang dihadapan diam.
Tapi Xiang Yu tidak menggubrisnya, ia menunjukan beberapa bagian yang menurutnya salah.
"Kalau kau menggunakan formasi sihir itu untuk membuka celah ruang, sebaiknya kau berpikir dua kali. Jika kau adalah seorang Mage tingkat pemula aku yakin semua manamu akan disedot habis dalam lima hingga sepuluh detik."
Rin mengangguk, dia sendiri pernah mencoba untuk melakukan sihir ruang ada dibuku itu. Tidak sampai lima detik, Dimensional Gate yang baru saja ingin terbuka energi Mananya sudah terkuras sangat cepat.
"Ngomong-ngomong, kau tahu sihir juga?"
Kalau sudah mencangkup sihir, Xiang Yu memang paling bangga. Ia pernah melakukan banyak penelitian tentang sihir di kehidupannya dulu, jadi tidak usah berpikir dia seperti idiot yang berbicara omong kosong tentang sihir.
"Eh... kau meremehkan 'jenius' peringkat seribu ini." balas Xiang Yu berpura-pura marah. "Kalau kau ingin mengajarimu, lima puluh koin emas!"
Wajah Rin menjadi gelap ia tahu merupakan kesalahan berbicara pada Xiang Yu. Pria dihadapannya ini meminta kematian langsung. Sebenarnya dia menipu dengan keterampilan yang buruk.
"Aku hanya bercanda. Kalau aku mempelajarinya pun sama saja, otakmu akan meledak saat berpikir keras nanti."
__ADS_1
"Lupakan. Kau berbicara seperti sihir kuno ini sangat mudah bagimu, asal kau tahu, sihir ini sendiri hanya bisa digunakan oleh idolaku! Dukess Yufei!" Rin mendengus kesal, ia membuang wajahnya dan kembali membaca buku tebal tak berguna itu.
Xiang Yu menggelengkan kepalanya, wajahnya tampak bermartabat. Ia tampak seperti seorang ahli yang kesepian. "Anak muda, anak muda, dalam pembelajaran sihir dan menjadi seorang Mage yang ahli itu tak terbatas. Seperti lautan, lautan yang luas dan dalam tak terhingga. Kau tidak akan mengerti." dengan sopan ia melambaikan tangan
"...." Rin terdiam mendengar kata-kata seperti itu dari orang yang salah dan merasa jijik.
"Ciih. Kau masih tidak mempercayaiku? Lihat ini."
Sebuah Dimenesional Gate muncul di hadapan Rin, perlahan memunculkan sebuah sebuah gagang pedang. Gadis itu membuka matanya lebar-lebar melihat Dimensional Gate lalu melihat Xiang Yu dengan tatapan tidak percaya.
Pria yang selalu menggodanya ini benar-benar 'jenius'. Dia awalnya skeptis tentang pembantaian monster kobold tapi sekarang ia tahu, itu kenyataan.
"Ba-bagaimana .... kau .... bisa?" Gadis itu tidak bisa berkata-kata lagi
Cukup lama Dimensional Gate yang dibuat Xiang Yu sampai ia menjentikan tangannya Dimensional Gate itu menghilang begitu saja.
"Terlalu boros untuk memperlihatkan kemampuanku di depanmu." Xiang Yu mengehela nafas, ia berpikir jaman ini sungguh keterbelakang dalam kemampuan sihir. Sungguh menyedihkan memang hidup digenerasi seperti ini.
CATATAN AUTHOR :
..... GA TAU AH PUSING, PENGEN TIDUR
20 CHAPTER GITU2 DOANG!?? KAPAN GELOOOOOTNYAAA!?!?
BOSENKAN BOSEEN~
__ADS_1
Stay aja, emang sengaja, bosen *** gelut mulu