
Selesai dari berburu Goblin dan hewan liar, ia berjalan toko Alkimia di sudut jalan gerbang kota.
Tokonya tidak terlalu besar ataupun kecil, tetapi masih banyak puengunjung yang membeli beberapa Heal Potion dan Recovery Potionnya.
"Yoo Max, tokomu terlihat sangat ramai sekali,"
Pemilik toko itu bernama Max, dia terlihat seperti umur dua puluh satu atau dua puluh lima tahunan, dengan janggut tebal diwajah sedikit nambah kesan tuanya.
"Ya, karena akan dibukanya pendaftaran School Magic and Knight nanti banyak orang yang sudah menyiapkan keperluan disini." Max Melihat Xiang Yu lalu fokus kembali melayani pelanggannya. "Apa yang kau bawa hari ini? Aku ingat kau sudah 1 minggu tidak mebawakanku bahan-bahan,"
Xiang Yu tertawa pelan sambil menghampiri Max. "Maaf-maaf, aku terlalu sibuk berkerja sebagai Porter, Oh ya .... aku membawakanmu bahan-bahan sekarang. Apa kau mau melihatnya?" Dia menempatkan tas Porternya diatas meja resepsonis Max.
"Coba aku lihat," Max menangguk sambil berjalan kearah Xiang Yu
Xiang Yu membuka tasnya beberapa daging dan organ internal monster sudah tersusun rapih di dalamnya.
"Mm... disini ada daging rusa kayu dan tanduknya, beberapa Core Monster peringkat rendah panenmu sangat bagus kali ini, dan satu jekpotmu." Max melihat sesuatu dengan bersinar melihat dalam tas Xiang Yu. "Untuk beberapa Kelinci bertanduk aku akan mengambilnya juga."
Itu adalah sebagian besar hasil dari perburuan Xiang Yu hari ini. Sebagian besar semua bahan akan menjadi bahan alkimia seperti Core Monster yang akan dicairkan untuk diubah menjadi bahan perantara untuk Healt Potion atau Recovery Potion berperingkat rendah.
"Aku akan mengambil semuanya, 20 silver apakah cukup?" Max mulai menyiapkan uangnya
"Itu lebih dari cukup, kau tahu?" Sementara Xiang Yu mengangguk puas dengan penawaran Max. "Oh ya, apa kau akan ikut dalam pendaftaran School Magic and Knight, Max?"
"Tidak, aku sudah terlalu tua untuk ikut, aku berharap kau bisa ngikuti pendaftaran itu untuk mengubah nasibmu," Max menyerahkan uang 20 silver dalam kantong kulit kepada Xiang Yu. "Di School Magic and Knight bakat adalah nomor satu, selama kau menunjukan bakatmu kau akan lolos dalam sesi tes dan mendapatkan sumber daya."
"Kau sangat tahu juga ya, Max." Xiang Yu tidak menyangka Max tahu hal seperti itu, bagaimanapun itu berguna baginya untuk mendapatkan sumber daya terutama uang.
"Ya ... beberapa calon siswa sering mendiskusikan saat mereka masuk kedalam tokoku,"
Itu merupakan alasan yang tepat, ditoko beberapa calon murid biasa berdiskusi saat menunggu pesanan mereka jadi cukup bagus untuk dijadikan informasi.
"Mm... baiklah aku akan pergi dulu," Xiang Yu memakai kembali tas Porternya dan berjalan pergi. "Selamat tinggal, Max!"
Max mengangguk sambil tersenyum tipis lalu membereska bahan-bahan dari meja resepsonisnya.
Dalam perjalanan pulang Xiang Yu terbiasa membeli bahan masakan karena dia mendapatkan uang yang banyak sekarang, dia membeli 1kg daging sapi, jamur serta sayuran, dan beberapa potong ayam untuk makan malam nanti.
Sisa uang ia akan tabungkan nantinya.
__ADS_1
Tidak terasa malam sudah meredupkan langit yang cerah, lampu yang terbuat Light Stone mulai bercahaya satu persatu menerangi jalan di kota menjadi sangat indah dan semakin ramai.
"Itu bukannya Porter rajin?"
Seseorang membicarakan Xiang Yu saat melewati gedung Adventure Hall di dekat serikat Guild, para petualang yang melihatnya menatap dengan jijik dan mencemooh.
Tetapi, Xiang Melihat mereka sebentar lalu lanjut berjalan lagi. Toh, mereka hanya sekumpulan orang bodoh.
Jadi biarkan saja orang bodoh berkumpul dan berkrumun seperti keledai.
"Dia Porter yang ingin menjadi petualang? Betapa bodohnya orang itu."
"Kau melihatnya? Kemaren dia dihajar habis-habisa oleh Enott langsung dan terpental jauh ke jalan."
"Kalau aku jadi dia, aku akan menggali lubang dalam-dalam untuk bersembunyi dari rasa malu."
"Ya, kau benar, mungkin aku akan melakukan seperti itu bagaimana tidak seluruh petualang di serikat guild hadir mentertawakannya."
.....
Saat sampai dirumah, Ibunya sudah memanaskan kembali sup yang tadi pagi dimasak.
"Ibu, aku pulang." Xiang Yu meletakan tasnya di dekat pintu lalu melepas sepatu yang ia pakai.
"Kemari kita akan makan malam." Suara Ibunya terdengar dari dapur
Xiang Yu menghampiri Ibunya dan menyerahkan belanjaan yang tadi dia beli semua. "Ini, aku mendapatkan daging murah saat aku pulang,"
"Itu bagus, apa kau lelah? Mandilah Ibu sudah menyiapkan air hangat untukmu," Ibunya tersenyum melihat Xiang Yu dan mulai merapihkan daging yang dibeli Xiang Yu. "Ibu akan memasak makanan kesukaanmu,"
"Mm.. baiklah,"
Xiang Yu bergegas membersihkan dirinya lalu mengganti pakaian, setelah selesai makanan untuk makan malam hampir selesai. Makan malam ini sangat istimewah bagaimanapun sebelumnya dia sangat jarang memakan daging karena upah yang minim menjadi Porter.
"Ini kesukaanmu, Pan Sear Medium Rare."
Olahan daging yang sangat disukai oleh Xiang Yu, daging yang dimasak renyah diluar tapi lembut di dalamnya. Yang lebih penting adalah saat memasak walau menggunakan minyak yang sedikit rasa gurih dari daging bagian luar tetap masih terasa.
__ADS_1
Dalam metode memasak daging dengan metode pan sear(ed) ini adalah metode klasik yang biasa digunakan Ibunya.
Apalagi, Ibunya mengoleskan daging dengan mentega yang dioleskan merata baik depan maupun belakang.
Potonga pertama ... daging dalaman masih ada sebagian mentah. Saat daging memasik mulut rasa renyah dan juicy pada daging masih bisa dirasakan. Lalu tekstur daging yang lembut dan menambah daya nikmatnya sendiri saat dikunyah.
Xiang Yu pun langsung memejamkan matanya saat kenikmatan dalam memakan daging itu menyebar dalam mulutnya.
Sampai pada daging terakhirpun, dia menikmatinya perlahan, entah kenapa dia merasakan seperti menemukan kembali kenikmatan yang sudah hilang diindra pengecapannya.
"Ibu, untuk besok aku berubah pikiran ... mungkin aku akan mendaftar School Magic and Knight esok untuk merubah nasib kita," Xiang Yu meletakan garpu dan pisau makannya
"Aku berharap kau bisa masuk disana, dan, dimasa depan menjadi tokoh penting." Ibunya membawa piring kotor dan menaruhnya di wastafel. "Walau kekuatanmu baru terbangun itu sudah cukup untuk mencoba tes pendaftaran untuk masuk School Magic and Knight."
"Ya, aku berfikir seperti itu, Bu." Xiang Yu menggaruk kepalanya
"Apa kau sudah punya peralatan?"
"Mm.. aku tentu saja belum, aku bahkan tidak memiliki uang untuk membeli pedang rongsok sekalipun, Bu." Ini adalah hal pilu yang di deritanya saat ini bahkan dalam pemburuan tadi dia hanya mengandalkan tangan kosong.
"Mm.. coba tunggu sebentar ..."
Xiang Yu melihat Ibunya yang berusaha berfikir keras sambil memegang dagunya.
"Sepertinya ibu punya beberapa pemberian Ayahmu,"
Sebuah lingkaran sub dimensi terbentuk mengeluarkan beberapa pedang dengan dekorasi sedikit mewah.
Xiang Yu jelas tidak mengetahui Ibunya ini mendapatkan pedang seperti itu dimana, tetapi jelas pedang-pedang ini bukan pedang sederhana karena mengeluarkan aura yang seolah-olah akan menebas Xiang Yu.
"Ooh... ternyata pedang rongsok..." kekecewaan muncul diwajah Ibunya saat mrlihat tumukan pedang mewah itu seolah barang tidak berguna. "Sepertinya Ibu melupakan sesuatu,"
Boom!
Pedang panjang dan ramping keluar dari sub dimeonsional Ibu kali ini, tidak ada ada perasaa apapun dari pedang itu seperti pedang biasa pada umumnya. tetapi pada sarung pedang terdapat ukiran naga lengkap dari sisi ke sisi lainnya.
"Ya ini dia, pedang yang disempurnakan oleh ayahmu dulu, kalau Ibu tidak salah ingat dia mengatakan pedang ini spesialis untuk menusuk dan menebas lawan satu arah." Ibunya tersenyum puas kali ini
__ADS_1