
Diantara tiga puluh siswa, hanya Xiang Yu yang belum datang saat perkumpulan disekolah.
"Yo! Apa aku terlambat?" Seorang siswa masuk tanpa peduli yang lain, dia membawa tas besar dipunggungnya. "Haha aku berharap kalian bisa memaklumiku." Dia bahkan tidak merasa bersalah dan menunjukan wajah riangnya
Dari yang terlihat di kumpulan itu semuanya menggelengkan kepala dan menutup wajahnya dengan tangan mereka, toh mereka tidak mau memperpanjang masalah sepele ini.
"Ya, kuharap kau bisa datang tepat waktu." itu wakil kepala sekolah, Wang Chong dengan wajah sedikit marah. "Saatnya tiba, berlari sepuluh putaran dan push up lima puluh kali!"
Dia orang yang disiplin dimiliter jadi wajar kalau kesalahan kecll seperti itu Xiang Yu harus melakukan hukuman. Tapi, respon Xiang Yu hanya menunjukan wajah cerianya saja.
"Baiklah, semuanya sudah disini." James muncul sambil memegang lembaran data siswa ditangannya dan menceklis nama Xiang Yu. "Melissa aktifkan perangkat teleportasi!"
Melissa mengangguk sambil menyiapkan mantra teleportasinya yang berbentuk seperti black hole. Saat sudah siap, dia mempertahankan mantra tersebut sambil memberi isyarat kepada James kalau itu siap digunakan.
"Kalian bisa memasuki itu bersamaan,"
Tidak menunggu lama ke dua puluh lima orang itu langsung memasuki black hole itu pada saat yang bersamaan.
***
Dengan menggunakan sihir teleportasi mereka bisa menghemst waktu setidaknya satu hari untuk sampai disini, jadi cukup bagus untuk sampai di kota kekaisaran dengan hal penting seperti ini.
"Ini gila! Aku tidak akan mau memasuki lubang terkutuk itu!" salah satu dari mereka mengeluh, dia adalah Calina dia seorang priest wanita yang mencolok dengan pakaian seksinya, ditambah daya pikat tubuh, dan tatapan mesum.
"Aku juga! Perutku merasa seperti diaduk-aduk." selanjutnya yang keluar ada Jiang Shan seorang lelaki culun dan kikuk, tetapi kualitas otaknya diatas rata-rata untuk bidang strategi dan menemukan letak geographis terbaik dalam pertempuran.
__ADS_1
"Setidaknya, kalian tidak mengompol dan menangis disepanjang jalan, lihatlah Fatty Han!" Seorang wanita menunjuk pria gendut yang sedang menutupi celananya yang basah
Dari sisa siswa yang keluar ada beberapa yang hampir mengeluarkan isi perut mereka dan ada beberapa memegangi kepala mereka karena merasakan pusing setelah keluar dari sihir Teleportasi
Setelah fokus mereka kembali dan mendongak, mereka terdiam, di belakang gerbang ini terdapat sekolah yang hanya berdiri satu tahun, tetapi sudah mendapatkan apresiasi dari Yang Mulia Kaisar.
"Mm... sepertinya kalian cukup tangguh agar tidak muntah setelah keluar dari gerbang teleportasi." suara menggoda Melissa membuat sadar mereka kembali
"Baiklah ayo masuk."
Wakil kepala sekolah Wang Chong memimpin rombongan memasuki School Magic and Knight, seolah sedang disambut gerbang itu mendercit pelan setelah dibuka oleh penjaga gerbang yang tersenyum menyapa rombongan.
Saat pertama kali masuk, mereka disambut kebun bunga lily, mawar, dan kamelia yang beragam warnanya. Ditengah-tengah terdapat patung air mancur dewi air yang menambah keindahannya disertai pelangi.
Banyak murid yang melihat Xiang Yu dengan tas besar dan penampilannya, beberapa dari mereka berbisik dan menatap jijik saat Xiang Yu lewat di depan mereka.
Lagipula, dia sendiri yang berbeda dari dua puluh empat siswa yang penampilan menarik dan terlihat istimewah, hanya dia yang memakai sweater yang sudah banyak tambalan.
Bagaimana pun sebagian besar disekolah ini adalah bangsawan.
"Ugh! Aku terlalu populer sampai-sampai para wanita berbisik," kata Xiang Yu pelan. "Lihat, bahkan ada beberapa dari mereka melihatku!"
Yu Ji yang disebelahnya hanya tersenyum masam melihat tingkah Xiang Yu dari samping.
__ADS_1
"Hai Ladies!!" tanpa menunjukan malu sedikitpun Xiang Yu menyapa salah satu murid wanita
"Sudahlah cukup, kita akan sampai diasrama nanti," Yu Ji menyeret Xiang Yu menjauh entah kenapa itu membuatnya malu. "Bersikaplah normal!"
"Cih! Apa kau cemburu? Jelas aku hanya menyapa para wanita itu dan ingin berkenalan kenapa kau menyeretku?" Xiang Yu memprotes menunjukan ketidak puasan
Melihat seorang wanita cantik memegang tangan Xiang Yu para siswa cowo langsung menatap tajam kearahnya seperti ingin membunuhnya secara langsung.
Namun, dia sangat senang sekali menggoda para wanita yang menatapnya dengan jijik dan merendahkan.
"Mereka berpikir, mereka adalah angsa putih yang indah. Tetapi, saat aku melihat mereka, mereka adalah bebek yang sedang berenang di lumpur!" Xiang Yu menggelengkan kepalanya pelan sambil mendesah
...
"Mereka sangat menarik, kan Link?" kata seseorang ditengah krumunan
"Aku berpikir sama." Link membalas dengan dingin sambil berjalan menjauh. "Hanya saja itu tidak berguna, disini yang kuat akan mendominasi. Kau seharusnya fokus untuk persispan festival dua bulan lagi Yoru."
"Kau tahu? Kau terlalu kaku luangkan waktumu untuk menikmati hidup," Yoru berusaha menggoda Link. "Terlalu banyak berlatih tidak terlalu baik, kan?"
"Kalau kau ingin tetap lemah, bergabunglah dengan antek-antek anjing Xiao Ze." Link mendengus dingin
"Hahaha." Yoru tertawa pelan sebelum menampilkan wajah serius. "Kau mengatakan anak sialan itu aku merasa ingin menghajarnya secara langsung,"
__ADS_1
"Bermimpilah."