Pieces of Hope

Pieces of Hope
Perjalanan Misi


__ADS_3

Xiang Yu mengelus pipinya yang terdapat bekas gigitan sampai memar. Dia mengelus-elus pelan dengan penuh perhatian, sementara ia melihat Rin dengan permusuhan.


"Woi Little Yu! Sekarang aku tahu, kalau rumput biru yang kita cari nanti adalah obat untuk wanita gila ini!" Xiang Yu menunjuk Rin ekspresinya campur aduk karena pipinya membengkak


Chen Yu yang menonton keduanya hanya menggaruk kepala, dia tidak tahu tapi perasaan tidak nyaman setelah melihat Rin menggigit Xiang Yu, ia tanpa sadar mundur selangkah.


"Kau! Akan kupastikan ******** ini menderita!" Rin mengepal tangannya erat-erat


Tiba-tiba suara tepuk tangan dari dalam ruangan, seorang paruh baya keluar dengan anak perempuannya.


"Semuanya sudah disini, perkenakal saya adalah Chen Dou dan ini anak saya Yao Lan. Saya ingin meminta bantuan untuk mengawal dalam perjalanan ini. Jadi mohon kerja samanya," dia dan anaknya sedikit membungkuk


Xiang melihat Yao Lan, dia tampak berumur 16 tahunan tapi aura yang terpancar terasa dewasa, penampilannya menarik dengan dress putih lengan panjang seolah sangat cocok dengan wajahnya yang cantik dan rambut hitamnya yang ditata, senyumnya yang malu-malu terihat jelas dia seorang gadis lugu dan naif.


Xiang Yu dapat menebak dalam misi pengawalan ini dengan mudah, sepertinya Chen Duo ingin menjodohkan putrinya ini dengan bangsawan yang lebih kaya dari keluarganya.


Itu biasa terjadi dikalangan bangsawan untuk memperkuat status keluarganya dalam status sosial bangsawan.

__ADS_1


"Ya, sekarang waktunya keberangkatan. Aku sudah menyiap kuda untuk kalian karena perjalanan ini sangat jauh,"


Chen Duo menyuruh pelayan untum mengabil lima kuda untuk mereka. Setelah kuda disiapkan mereka untuk mulai perjalanan setelah Chen Duo dan Yan Luo menaiki kereta kudanya.


"Baiklah, perjalanan kita akan memakan waktu lima hari tanpa kendala dan paling lama seminggu kalau kita menemukan masalah. Aku harap kalian menyiapkan perbekalan kalian sendiri seperti sayuran kering atau daging kering." Chen Yu memberi intruksi sambil mensejajarkan kudanya. "Kalau kalian menemukan masalah kalian bisa memberitahuku,"


"Tunggu! Kau tidak memberitahuku, kalau kita akan berpegian lama. Aku bahkan tidak membawa uang maupun makan, kau tahu!?" Wajah Xiang Yu menjadi gelap setelah mendengar lamanya perjalanan


"Aku mengatakan Bai Feng city sebelumnya, kan? Apa kau bodoh?" Chen Yu mengangkat alisnya


"Haha Silly Yu, ternyata kau sangat bodoh bahkan tidak tahu jarak Bai Feng City." Rin mencemooh Xiang Yu dengan kencang


"Eh?" Annie tersipu tapi dengan sengaja memperlihatkan dadanya yang bergoyang menyebabkan Xiang Yu dan Chen Yu mimisan sambil mengacungkan jempolnya


Melihat dua mesum ini membuat Rin marah seketika. "Apa hebatnya gumpalan daging itu!?"


"Apa kau tidak mengerti? Jelas Wanita memiliki pesona lain selain wajah, dan yaitu DADA!" Xiang Yu tampak tidak berdaya melirik dada Rin yang seperti landasan pesawat lalu mendesah pelan

__ADS_1


Wajah Rin semakin tidak sedap dipandang, dia melihat Xiang Yu seperti sedang melihat musuh lamanya dengan penuh kebencian nan amarah.


"Aku ingat pepatah lama mengatakan, apabila seorang pria dan wanita yang pernah bertemu dan saat bertemu kembali. Memungkin itu menjadi pasangan romantis disuatu hari nanti," Annie tersenyum melihat Rin dan Xiang Yu yang terus bertengkar


"MANA ADA!!" Rin dan Xiang Yu bersamaan menolak gagasan itu


Chen Yu menggaruk kepalanya tersenyum canggung. "Tampaknya itu benar, Sis Annie."


Tidak ada keributan lagi perdebatan mereka berjalan menyusul kereta Chen Duo. Perjalanan mereka meninggalkan kota kekaisaran berlangsung damai.


Ngomong-ngomong ini baru pertama kalinya Xiang Yu menjalani misi, walau begitu ia tidak merasa tertekan maupun grogi. Tapi ia merasa seperti sedang piknik yang jauh dan menyenangkan jadi dia sangat menikmati perjalanan ini.


 


Tolong like and commennya~ sampai jumpa sore nanti!!!


 

__ADS_1


 


__ADS_2