
Pada malam ini Xiang Yu, Luo Xiu, dan yang lainnya berjaga untuk melindungi desa. Dengan bantuan para warga desa yang sembuh kekuatan mereka cukup solid agar rumah kayu ini tidak diserang. Mereka harus mengamani rumah ini, bagaimanapun istri dan anak mereka ada dilantai dua rumah.
Dibalik bayangan hutan cahaya merah bulat seperti bola mata terpantul, bukan hanya satu, itu bahkan lebih banyak. Tidak pasti berapa mungkin para Lizardman ini sudah mengepung rumah ini dibalik kegelapan.
Saat cahaya bulan tidak ditutupi oleh awan, para Lizardman mulai menampakan dirinya sambil menggeram. Tatapan monster itu sangat sengit dan menakutkan, dengan satu raungan keras para Lizardman seperti orang yang berjihad.
"Bro Whitey! Wave satu pindah keselatan, bawa dua puluh orang!" teriak Xiang Yu."Bro Luo, timur bawa lima puluh orang dengan cover Alice!" tambahnya sambil berlari kedepan. "Gadis gila ke barat kirim mantra peledak langsung!"
Tidak ada yang protes dengan intruksi Xiang Yu, mereka langsung menyebar sesuai arah intruksi.
Saat Xiang Yu mengeluarkan pedangnya dari Dimensional Gate lalu menebas para monster. Hanya butuh satu ayunan tiga monster sudah terpotong secara horizontal.
Dengan bantuan [Reedion] Xiang Yu melihat arus pertempuran, jumlah monster secara bertahap berkurang, para Lizardman berangsur-angsur melemah hanya saja ini belum selesai.
"Apa kalian baik-baik saja?" tanya Xiang Yu
"Ya, tapi aku merasa para kadal ini melakukan serangan sangat terorganisir," jawab Rin mengamati tempat Lizardman bersembunyi
"Aku pikir seperti itu juga, dalam beberapa kasus pastinya ada Lizardman yang bermutasi." Luo Xiu menungkapkan pikirannya
"Maksudmu bermutasi seperti Hobgoblin menjadi Goblin King?" tanya Alice sedikit penasaran
"Tepat! Selain menghancurkan sarang mereka, kita juga harus membunuh Lizardman yang bermutasi itu."
Saat mereka memulai berdiskusi, raungan Lizardman mulai terdengar lagi. Kali ini mereka lebih banyak dan beberapa dari mereka bisa mengeluarkan bola api dari mulutnya.
"Ya sepertinya kita diganggu," Xiang Yu melihat gerombolan yang datang. "Alice keatap, lindungi dari jauh Bro Luo dan gadis gila." Ia melihat Alice yang meloncat tinggi dengan anggun. "Bro Luo dan Gadis gila, jangan terlalu jauh dari rumah Yang lainnya seperti tadi!"
__ADS_1
Semuanya kembali ke posisi masing-masing dari yang diperintahkan. Pada saat itu Xiang Yu sudah menerjang beberapa Lizardman yang menghadangnya. Bahkan gerakan lincahnya tidak bisa dijangkau oleh para Lizardman yang mengepungnya secara membabi buta.
Tebasan Xiang Yu seperti kilatan cahaya, anggota tubuh monster dengan cepat terpotong, baik itu terbelah dua maupun kondisi tidak utuh sama sekali. Darah yang terus menerus memuncrat seperti air mancur membuat genangan darah yang mengalir ke bawah. Tidak ada yang dapat menahannya, Lizardman itu bahkan memusatkan Xiang Yu sebagai individu yang mengancam.
"I...ini apa dia manusia?" Luo Xiu yang melirik Xiang Yu menahan nafas dingin. "Dia sepuluh lebih cepat dari kita."
"Permainan pedang yang halus, sangat murni, sangat indah ... aku tidak tahu pada tingkat apa dia." Whitey melihat tarian pedang Xiang Yu
Semua orang melihat tarian pedang yang cantik, namun berdarah disetiap gerakannya. Gambar lintasan cahaya pedang terus menerus tampil membunuh para Lizardman dengan halus.
Dengan persekian detik ayunan pedang dan gerakan sudah berapa dia membunuh? Lima puluh? Seratus? Para Lizardman benar-benar akan digenosida oleh Xiang Yu.
"Aku berpikir dengan dia sendiri, pasti itu sudah cukup." gumam Rin pelan
"Ya aku berpikir sama." Whitey membalas sambil menaruh perisai dan pedangnya punggung. "Dia dari tadi menggunakan kekuatan tubuh, kan?" Tanyanya, ia semakin melihat Xiang Yu dengan penasaran
"Kau tahu Alice, dia di sekolah aja peringkat seribu, bagaimana nomor satu? Ingat Universitas Tanah Suci hanya ditempati monster yang terus meningkatkan sihirnya." jawab Rin sedikit merenung
"Aku setuju dengan Alice, Xiang Yu ini cocok untuk di Tanah Suci." Luo Xiu mengangguk pelan
Melihat Xiang Yu yang sudah basahi darah monter, seperti melihat terminator yang memburu para manusia. Entah kesenangan atau kenikmatan saat membunuh para monster kadal itu dia selalu merasakan kebahagiaan. Tangannya tidak bisa berhenti menggambar pedang panjang, pedang pendek, bahkan gerakan berputar yang tiba-tiba.
"Woi! Kenapa pada duduk?" teriak Xiang Yu saat berbalik melihat yang lainnya bersantai. "Bantu napa."
"Sepertinya bahan bakarnya udah abis." kata Whitey. "Ayo! Datang ke papa sialan!"
Whitey mengambil perisainya dan menerobos para monster dengan kuat. Dia seperti bada bercula yang menghantam apapun dan menghancurkan yang ia hantam dengan tanduknya. Para monster itu terdorong cukup jauh dan ada juga yang dikirim terbang.
__ADS_1
"Di samping!" kata Xiang Yu memperingatkan Whitey
Whitey melihatnya, seekor Lizardman menyemburkan bola api kepadanya. Lantas mengangkat perisainya, efeknya sangat kecil, tapi itu cukup membuat Whitey mundur beberapa langkah. Mungkin kalau tidak diingatkan Xiang Yu dia pasti terpental jauh dan mengalami luka bakar.
"Terima kasih!" teriak Whitey sambil menyerang lagi
Xiang Yu memberi jempolnya lalu fokus membunuh lagi para Lizardman.
Di kejauhan Alice melihat Xiang Yu dan Whitey saling membantu, dia melihat Xiang Yu yang dapat memberi intruksi pada Whitey dengan tepat dan efektif sebagai tanker utama. "Ma.... aku harus olahraga, aku merasa berat badanku naik."
"Ya aku juga, apiku sudah panas dengan pertempuran mereka." Luo Xiu langsung menerjang ke depan dengan gila, disetiap tebasan pedang yang diselimuti api itu memiliki efek yang indah saat malam hari
Melihat Alice yang melompat lalu melepaskan anak panahnya dan Luo Xiu yang menjadi barbar membunuh Lizardman dengan pedang besarnya; Rin mau tidak mau mengikuti dari belakang sambil melepaskan beberapa sihir es.
"Seharusnya kau tunggu aku!!!!" Rin berteriak saat ditinggalkan
Dengan mereka berlima berkumpul monster terbunuh dengan cepat. Warga desa hanya menatap kosong saat perbedaan kekuatan yang begitu kuat mereka hanya bisa kagum dengan kekuatan seperti itu. Setidaknya warga desa bisa bernafas santai.
Melihat invasinya gagal seekor Lizardman berlari kencang kearah Xiang Yu lalu mengibaskan tombaknya dengan kuat. Xiang Yu yang melihat serangan itu menangkis dengan kasar menyebabkannya terhempas ke udara.
Xiang Yu melihat mata Lizardman yang besar dan penuh haus darah dan tubuhnya mengeluarkan aura hitam pekat. Mereka saling berpandangan beberapa detik mengaum keras membuat gelombang kejut. Sebenarnya bukan hanya satu saja Lizardman yang bermutasi, melainkan ada dua!
"Yo. 'Sup boy!"
Senyum lebar seperti iblis muncul diwajahnya, ia sudah menemukan lawan yang seharusnya ia lawan bukan kroco seperti tadi. "Kuharap kau bisa menyenangkaniku......"
***Like, Comment, and Love.
__ADS_1
jangan lupa share napaa***