Pieces of Hope

Pieces of Hope
Wanita Gila


__ADS_3

Tidak ada keraguan saat Kakek itu bertarung, hamparan rumput hijau telah hancur dan bunga yang indah telah menghilang begitu saja. dua orang ini tidak lagi menahan kekuatan mereka, saling bertahan dan menyerang.


— semuanya menghilang. Pertarungan itu berakhir begitu saja, baik Xiang Yu dan Kakek itu tidak ada lagi dihadapan orang-orang yang menonton pertarungan tadi. Baik murid dan Guru yang melihat semuanya tertegun, mencerna hal yang baru saja terjadi.


Mereka tidak tahu, kalau saja ke duanya sudah pergi setelah menjadi pusat perhatian setiap orang seperti kecepatan cahaya.


"Haah, aku tidak berpikir kalau ini sangat melelahkan." Xiang Yu meregangkan tubuhnya sambil membuka pintu asrama. "Lain kali aku ketemu Kakek itu, aku akan membalasnya."


Sebelumnya saat pertempuran yang sengit walau beberapa menit saja Xiang Yu harus menaggung sakit karena gerakan aneh Kakek itu. Gerakan dengan nama 'Mengambil Buah Naga' membuatnya merinding ketakutan sambil memegang celananya. Walau berusaha tidak mengingatnya, tetapi rasa sakit yang ditinggalkan masih terasa.


"Ya, lebih baik aku membersihkan badan dulu,"


Tidak mau ambil pusing, dia bergegas mandi untuk membersihkan tubuhnya dari sisa-sisa tanah yang menempel dan kembali lagi ke lapangan.


Tidak lama. Dia datang lagi ke lapang dengan wajah bodoh dan polos melihat area yang hancur karena pertarungannya yang sangat cepat.


"Hai, apa kau tahu apa yang sedang terjadi?" Berakting dengan setengah berlari dan mengatur napas Xiang Yu bertanya pada seorang siswa."Aku baru saja mendengar suara ledakan yang terus menerus!"


"Kau tidak tahu? Ada pertempura yang sangat bagus disini. Hufft.... tapi sayang begitu cepat." Siswa itu menjawab sambil menghela nafas. "Kau sudah melewati hal epic dalam hidupmu, kawan."


Melihat siswa yang pergi untuk berlatih lagi, Xiang Yu melihat sekeliling taman yang indah hancur, tentu dia tidak akan menggantinya, kan?

__ADS_1


"Yo, dari mana saja kau! Kita berjanji untuk bertemu ditaman, kan!"


Seorang Pria menepuk pundak Xiang Yu. Dia adalah Chen Yu, dia memiliki penampilan menarik dengan rambut dan mata berwarna ungu, dia terkenal diantara siswa karena keterampilan berpedangnya yang sangat bagus.


Ia telah membuat janji dengan Chen Yu akan menjalankan misi bersama, tapi dengan adanya pertarungan tadi ia terlambat hampir segengah jam!


"Haha... salahku, apa kau membawa daftar misi yang akan kita jalani?" Xiang Yu menggaruk kepalanya sambil tersenyum kecut


"Ya, kita mendapatkan dua misi. Yang pertama mencari tanaman herbal rumput biru dan yang kedua aku mengambil misi pengawalan." Chen Yu menjelaskan misi yang dia ambil. "Oh ya. Aku juga merekrut beberapa anggota lainnya, nanti kuperkenalkan kepada mereka."


"En!" Xiang Yu mengangguk pelan. "Ayo kita berangkat,"


Mereka pergi bersama ketempat orang yang akan dikawalnya nanti. Chen Yu memberita tahu, kalau saja kali ini misi pengawalan khusus karena akan mengawal bangsawan yang akan melakukan kunjungan ke kota Hai Feng.


Saat mereka datang dirumah sang bangsawan kereta kuda sudah disiapkan dan beberapa pengawal pribadi sudah mengenakan pakian besi lengkapnya.


"Ini anggota kita, Xiang Yu. Aku harap kalian akrab denannya agar misi kita berhasil."


Sesudah perkenalan singkat kepada dua orang wanita anggota tim lainnya, Xiang Yu memberi hormat kepada mereka.


"Aku Annie Angelina peringkat lima belas. Salam kenal," Annie tersenyum nakal sambil menggoyangkan dadanya yang besar. Aah, surga abadi semangka yang bergumpal itu membuat Xiang Yu menahan mimisan

__ADS_1


"Kau!!!" Seorang Perempuan dibelakang Annie berteriak saat melihat Xiang Yu


Xiang Yu memiringkan kepalanya dan mrmbuat ekspresi seperti eedang berusaha berpikir keras. "Astaga! Ternyata Perempuan gila yang pengen mati lagi?"


Seolah ada sinar dikepalanya dia berkata dengan keras kepada perempuan itu. Memang ia ingat siapa perempuan itu, perempuan yang dia selamatkan dalam pertempuran Behemoth di kota dulu.


"S-sialan! Siapa yang bilang pengen mati, Hah!" Urat-urat kecil muncul di dahi Perempuan itu, dia menggertakan giginya karena emosi melihat Xiang Yu.


"Ara-ara~ sepertinya Little Rin sangat kenal dengan Tuan Xiang," suara menggoda dan diakhiri dengan senyum misterius Annie membuat Rin tersentak kaget. "Kau tidak pernah cerita tentang itu sebekumnya~"


"Aku bahkan tidak akan sudi berkenalan dengannya, kau tahu!" Rin dengan keras menghentakan tanah, wajahnya sangat gelap digoda oleh Annie. "Dia pria tidak bermoral!"


"Aiyo, kau tidak boleh berbicara seperti itu kepada sang penyalamat! Seharusnya kau membayarku saat itu." Xiang Yu menggelengkan kepalanya dengan pasrah mengungkapan ekspresi sedih. "Sangat sia-sia aku menyelamatkan Perempuan Gila ini."


Rin yang berkedut mendengar perkataan Xiang Yu membuat api amarahnya semakin naik, bahkan orang yang di dekatnya pun tahu hawa membunuh yang kuat seperti itu.


"Wajaaahku!!!!!!!!!"


 


Like dan Commentnya untuk mendukung penulis :( :(

__ADS_1


 


 


__ADS_2