
Sepanjang jalan yang ditempuh telihat damai tidak ada bandit atau segerombolan monster yang mengepung mereka sampai sore ini. Karena perjalanan malam hari sangat tidak direkomendasikan karena sebagaian monster nokturnal lebih senang berburu dalam kelompok.
Karena itu setelah mencari tempat berkemah yang tepat, tidak dilalui rute berburu monster, mereka memutuskan untuk mendirikan tenda untuk bermalam.
Tapi Xiang Yu yang tidak membawa apapun memutuskan untuk mencari kayu kering dan beberapa buah dihutan. Bukannya tim mereka pelit atau apa, dia memilih untuk tidak merepotkan orang lain saja, toh keterampilan bertahan hidupnya sungguh tinggi.
Keterampilan bertahan hidup sangat penting, khususnya untuk petualang noobie untuk bisa bertahan di alam liar yang menakutkan ini.
Setelah kayu dikumpulkan dan dibentuk kerucut, ia menaruh buah-buahan di tanah begitu saja dan memasuki hutan lagi.
Kali ini dia harus memburu orc atau beberapa monster yang dapat di makan di dalam hutan sebelum semaking gelap.
Kebanyakan monster binatang memiliki daging yang lezat dan enak, contohnya orc yang menyerupai daging ****, ogre yang memiliki daging empuk seperti domba atau sapi, dan lainnya.
Hanya saja Xiang Yu tidak akan pernah makan monster humanoid!
Dengan target buruannya seekor orc atau kelinci dan burung Xiang Yu berburu dihutan dengan hati-hati dan tanpa suara setiap langkahnya. Matanya tajam melihat-lihat sekitar memperhatikan gerakan terkecil di semak-semak bahkan telinganya menjadi lebih sensitif setiap gesekan suara.
Melihat tanda terkecil, sampai ia harus dalam kosentrasi penuh, dia sengaja tidak memakai Visi Reedionnya untuk mengasah kemampuannya.
Sampai matanya tertuju pada dua kelinci yang masih berkeliaran di dekat sarangnya. Jelas, Xiang Yu memusatkan energi kedalam kakinya sampai pedang odachi muncul dari skill sub ruangnya.
__ADS_1
Boom!
Sekali menghentakan tanah Xiang Yu langsung melesat dengan kecepatan suara, ia menyiapkan pedang saat itu juga untuk langsung membunuh keduanya.
Dengan akurasi serangan yang cepat hanya menyisakan lintasan cahaya di dampingi dua kepala kelinci yang terbang di udara.
Setelah berburu ia melepaskan Reedion yang langsung berubah menjadi puluhan ribu klon untuk memantau keadaan hutan saat malam nanti.
Sementara itu, Chen Yu dan yang lainnya melihat Xiang Yu membawa banyak kayu, buah-buhan, dan terakhir dua kelinci yang sudah dibersihi kuliatnya dari hutan melihatnya dengan bertanya-tanya untuk apa semua itu?
"Kau kelihatan sibuk, apa ada yang bisa kubantu?" Chen Yu menghampiri Xiang Yu dengan wajahnya yang penasaran
"Tenang, aku bisa mengurusnya," Xiang Yu tersenyum sambil menyalakan api unggun lalu memanggang satu kelinci.
Xiang Yu yang lagi memanggang kelinci dengan santai menggelengkan kepala. "Aku terlalu pintar untuk menaikan rank, kalau nomor satu bangga dengan kerja kerasnya maka aku bangga.
"Aku takut kalau kau akan mendapat masalah dengan peringkat terakhir seperti itu." Chen Yu menggigit daging keringnya. "Kau tidak tahu ada beberapa orang yang memakai peringkat untuk menindas yang lemah!"
"Kau terlalu banyak berpikir kawan, tenang saja aku masih sehatkan sekarang?" Xiang Yu melambaikan tangannya
Saat Xiang Yu membalik bagian kelinci yang belum matang menyebabkan bau harum daging yang fresh menyebar membuat rombongan merasa sangat bergairah.
__ADS_1
Bahkan Chen Yu yang di dekatnya melupakan daging kering yang dia pegang.
"Sialan, selama aku menjalani misi baru pertama kali mencium masakan lezat seperti ini." gumam Chen Yu sambil mengelap air liurnya
Xiang Yu melihat Annie dan Rin menghampirinya, seolah tidak peduli ia hanya fokus pada kelinci panggangnya saja. Kerena, untuk makan malam dengan daging fresh yang harum setelah dimasak.
Merasa semua orang yang menatap dirinya dengan mulut terbuka lebar hendak memakan-makanannya. "Napa? Kenapa kalian menatapku seperti itu?"
"Aku mau daging itu." Rin pertama kali berbicara sambil menunjuk kelinci panggang Xiang Yu
Tentu Xiang Yu refleks melindungi makanannya. Dia memandang Rin dan berkata. "Setengah bagian kelinci untuk dua botol air."
Rin ragu sejenak. "Oke! Aku ingin bagian perut itu!"
Dua botol air untuk setengah makanan Xiang Yu yang dibeli oleh Rin, setidaknya dia tidak mencari air untuk minum nanti ataupun perjalanan. Rin membawa setengah kelinci itu ke Annie juga dan memakannya, mereka tampak menikmati daging yang lembut itu.
"Tuan, gerombolan serigala dan kobolds datang kearah kita dengan jumlah ratusan, diperkirakan hingga delapan menit untuk sampai diperkemahan."
"Kita bisa melanjutkan perjalanan hingga desa di depan dalam waktu satu jam.".
"Tuan, untuk misi pengawalan ini akan lebih baik bergegas ke desa selanjutnya. Karena akan sulit menjaga objek misi saat terkepung."
__ADS_1
Suara Night bergema dibenak Xiang Yu membuat ia tertegun sejenak, ia berdiri sambil memegang makanannya. "Night tunjukan arahnya padaku."