
Waktu menunjukkan pukul 05.00 pagi, alarm hpku berbunyi keras di iringi suara ibuku yang selalu membangunkanku,
" Ra, bangun ini hari pertamamu ke sekolah baru, jangan lupa sholat Subuh dulu."
Ku usap mata dengan kedua mataku yang masih mengantuk .
" iya ma!", sahutku .
Kulihat adikku Rasya sudah selesai sholat Subuh bersama papaku . akupun mengambil air wudhu untuk sholat subuh.
Oya perkenalkan, namaku Azzahra Suryawiya. Papaku bernama Suryawijaya yang bekerja sebagai karyawan di perusahan Tambang .
Dan mamaku bernama Mama Annisa Salsabila, sosok wanita penyabar sebagai ibu rumah tangga yang selalu dekat dengan anak - anaknya . Aku memiliki adik laki - laki bernama Rasya Suryawijaya, dia baru kelas 3 smp sedangkan aku kelas 1 sma . Keluarga kami cukup dekat satu dengan lainnya hingga kami bisa berbicara leluasa layaknya teman .
Karena usiaku sudah menginjak 17 tahun aku di izinkan papahku untuk menaiki sepeda motor ke sekolah. sedangkan Rasya diantar papaku ke sekolah . Seperti biasa rutinitas pagi hari namun yang berbeda adalah aku anak SMA N 1 Di Bandung sekarang . Kuambil tas sekolah dan berpamitan kepada ke dua orangtuaku .
"Pah Mah, Rara berangkat dulu". Pamitku kepada kedua orang tuaku .
" Papah juga sekalian ya Mah nganter Rasya ke sekolah terus ke kantor ", sahut Papahku .
" idhiihh anak SMA baru mau pakai motor", ledek adikku Rasya .
" Rasya, jangan meledek kakakmu itu. hati - hati ya Ra dijalan sering banyak yang kebut - kebutan . Jangan lupa doa ". Nasehat yang selalu ibuku lakukan .
" oke mah ! ", kataku .
" oya sya nanti pulangnya aku jemput disekolah ya! tunggu didepan gerbang sekolah ". Pesanku pada adikku
" hmmmm oke ", jawab Rasya kepadaku .
Ku naiki sepeda motorku untuk ke sekolah . Papa dan Rasya naik mobil seperti biasa . Jarak sekolahku dan rumah cukup jauh memakan waktu 15 menit perjalanan .
Kunikmati perjalanan sekolah di hari pertamaku masuk .
Tiba - tiba bruk, ada sepeda menabrakku dari belakang . Aku pun terjatuh dari motorku tepat didepan gerbang sekolahku.
" Maaf karena telah menabrak motormu " , kata seorang siswa laki - laki yang memiliki seragam sama denganku .
Aku bangun dari motorku dan motorku dibawa anak laki - laki tersebut untuk diparkir di samping sekolah.
" Gag apa - apa kak ", jawabku dengan terbata - bata.
Ku lihat wajahnya yang nampak samar karena terhalang sinar matahari dan keadanku yang masih agak shock karena jatuh .
" Mari aku bantu, dan ku antar kamu ke UKS sekolah untuk mengobati luka ditanganmu ", kata Rakha kepadaku .
Aku tau namanya dari name tag seragam sekolahnya . Memiliki paras tampan tapi terkesan dingin . hidung mancung dengan mata berbinarnya . Jantungku mulai tak terkontrol berdetak yang sangat cepat .
Ini kali pertama aku merasakan seperti ini.
" Oh Tuhan, apakah ini cinta pandangan pertama?? ", kataku dalam hati
" Hey kenapa melamun, ayo ke UKS sekolah nanti motormu biar di parkir temanku ". Sahut Rakha yang membuyarkan lamunanku
" I...ii...yaa kak " , jawabku tersipu malu sambil menahan sakit ku .
Begitulah kali pertama kami bertemu dengan Rakha, sosok yang aku kagumi yang membuat hatiku berdebar cepat. Aku selalu mengganggunya dan mengikutinya disekolah walaupun Rakha begitu dingin kepadaku tapi dia selalu memberiku perhatian dan membantu soal urusan sekolah apapun itu .
Dia pun juga tak merasa risih atau membuat jarak dengan ku, padahal dengan teman wanita lainnya dia selalu menjaga jarak .
Bahkan setiap hari ada kado diatas mejanya dari beberapa teman wanita lain namun dia selalu acuh dan membuangnya ke tempat sampah .
...----------------...
Satu tahun berlalu.....
Tahun ini kami duduk di kelas 2 dan Rakha menjadi Ketua OSIS di sekolah kami.
__ADS_1
sedangkan aku? masih menjadi si putri kutu buku yang hobi membaca novel di perpustakaan sekolah.
Yah jam istirahat ku gunakan untuk di perpustakaan seperti biasa... aku membaca novel yang belum sempat aku selesaikan
" Ra, yuk ke kantin ! aku sedikit laper nih ? atau kamu mau aku belikan sesuatu ? " , kata Naya sahabatku dari kelas satu .
Naya adalah teman baikku di sekolah . Dia juga selalu membantuku dan menjadi pendengar setiaku kalau aku curhat tentang Rakha .
" Engga ahh nay, aku masih mau disini . Kamu duluan aja gih ke kantin tapi aku nitip jus alpukat seperti biasa yaa ! . Tar ketemu dikelas saja !" , kataku kepada Naya
" Okey deh.... ", sahut naya
akhirnya Naya meninggalkanku sendiri di perpustakaan .
Tanpa aku sadari mataku begitu berat dan mengantuk . Akhirnya aku tertidur di perpustakaan.
Bel masuk kelas pun berbunyi sedangkan aku masih tertidur pulas di ruang perpustakaan .
Tiba - Tiba hp ku berbunyi dan aku hampir jatuh dari kursiku karena suara hanphone ku yang membuatku kaget. Rakha tiba - tiba sudah tepat duduk di sebelahku hingga aku tak menyadari kalau dia disampingku .
" Rakhaa ? bukannnya kamu ada rapat OSIS untuk acara baksos, tapi kenapa malah disini ? " , tanyaku kepadanya.
" Iya tadi rapat udah selesai sebelum jam masuk kelas " , kata Rakha
" Trus ngapain kamu disini ? " , sahutku
" Kamu juga ? ngapain engga masuk kelas ? " , tanyanya balik kepadaku
Kemudian dia berdiri dan membalikkan tubuhnya dan pergi.....
Aku pun berlari mengikutinya di belakang .
Aku bergumam dalam hati sambil memandangi punggunggnya dari belakang
" Tau gag sih seberapa besarr rasa suka ku ke kamu kha... Tapi apa mungkin kamu juga menyukaiku ? mungkin lebih baik untuk aku simpan dalam hati " .
" Woy Ra... lagi ngebayangin apaa sih ? jadi pacarku yaa !! " , sambil senyum menggodaku setiap hari .
Rakha yang mendengar itu, tiba - tiba berhenti dan aku tak sengaja menabrak tubuhnya hingga terjatuh ke lantai sekolah .
Lukman dengan sigap menangkapku dari belakang .
" Elu kalo jalan ati - ati bisa gag ? calon cewek gue nih jatoh, karena elu berhenti mendadak ! " , kata Lukman kepada Rakha .
" Kamu ngapain kesini ? bukannya masuk kelas malah keluyuran ! " , kata Rakha yang juga marah kepada Lukman .
" Stooooppp ! udah ! aku engga papa " . Teriakku kepada kedua lelaki itu .
Rakha menarik tanganku yang di pegang Lukman . Dia mengajakku untuk masuk kelas . Sedangkan Lukman tak mau melepaskan tanganku satu nya .
" Hey kaliaan, kenapa membuat keribuatan di sekolah. ini jam belajar kenapa masih diluar " , kata Pak Mukhlis guru matematika yang super galak .
Rakha menarikku keras dan menggandengku untuk masuk kelas . kami pun lari meninggalkan Lukman .
Hatiku semakin berdenyut dengan cepat .
" Andaikan kamu menyukaiku juga ? tapi aku siapa hanya teman sekelas kamu " , gumamku dalam hati .
...----------------...
Kami sudah sampai didepan kelas, dan Rakha meleaskan genggaman tangannya .
Ternyata jam kelas kami kosong karena guru bahasa kami sedang izin untuk rapat .
" Ra tadi tu kamu kemana ? aku telfon kamu, tapi gag kamu angkat . soalnya dicariin Rakha ! kek khawatir gitu deh... " , bisik Maya ditelingaku .
" Ahh masaaa sih nay ? aku tadi diomelin dia malahan " . Sahutku .
__ADS_1
" Beneran dia khawatir tadi kalau kalau kamu kemana . Trus aku baru inget kamu di perpus . Ehh... dia malah langsung pergi gitu aja. Terpaksa aku yang ambil alih ambil tugas di kantor guru " , kata naya kepadaku .
" Keknya Rakha tu suka sama kamu lhoo Ra !! " , bisik Naya kepadaku .
" gag mungkin deh nay ! tuu liat dia aja cuek terus sama aku lhoo... Belum lagi selalu ngomel kalo ketemu ", kataku ke Naya .
Jam sekolah hampir berakhir . Meta datang ke kelas ku untuk bertemu Rakha .
" Widddih adaa nenek lampir ke kelas kita Ra ", kata Naya kepadaku .
" Jangan gitu ahh... Nay ", jawabku .
" Teruss aku bilang apa dong ? ular berbisa ? ganjen banget kalau sama Rakha siih soalnya ", sahut naya kepadaku
" Kha , hari ini kamu pakai motor kan ? aku nebeng ya ? soalny supir aku engga dateng ! " . Meta yang sambil memohon kepada Rakha untuk bisa pulang bareng dengannya .
Rakha menjawab, " Sorii... engga bisa Met . Aku udaa ada boncengan sama Zahra . Iya kan Ra ?? " . Rakha yang sambil melihatku .
" Hmmm... kok Rakha tau aku gag bawa motor hari ini ? tapi kan dia belum nawarin aku bonceng motornya? " . Gumamku dalam hati .
" iii...i....yaaa ", sahutku kepada Rakha .
Meta langsung meninggalkan Rakha dan melirikku sadis .
" Cieee....cie.... yang mau diboncengin pujaan hatinyaa " , ledek Naya sahabatku .
...----------------...
Aku menunggu angkutan tepat dihalte sekolah . Lukman datang menghampiriku dengan mobil sedan hitamnya keluaran terbaru yang sudah termodiv anak jaman sekarang .
" Ra bareng yuk ? dari pada kamu kepanasan nunggu kelamaan bus " , kata Lukman kepadaku .
" Engga deh luk, lain waktu saja. Kalau kalau adekku jemput " , sahutku
" Engga papa ayo !! " , sambil menarik tanganku ke samping mobilnya .
" Lepasin gag !! " , kata Rakha dengan nada marah kepada Lukman .
" Ahh... eluu lagi eluu lagi . Kenapa sih selalu datang gangguin calan cewek gue !! " , Lukman yang dengan sedikit mendorong bahu Rakha .
" Maaf ya Luk ! . Memang tadi aku sudah janjian mau bareng sama Rakha untuk pulang bareng, karena ada beberapa tugas sekolah yang harus kami beli bersama... " , selaku di pembicaraan mereka .
" Bukan mas kawin kan ? karena besok aku yang akan memberimu kalo kita udah lulus kuliah ! " tanya Lukman kepadaku .
" ( sambil tertawa ) ... bukanlah, kita cuma temen kok . iya kan kha ? " , tanyaku kepada Rakha
Rakha menarik tanganku lagi . dan dia tidak menjawab apa yang aku katakan tadi .
Kami pun meninggalkan Lukman yang hampir memukul Rakha .
Dalam perjalanan pulang kami pun hanya saling diam . aku tidak berani membuka mulutku takut kalau Rakha semakin marah kepadaku .
Rakha akhirnya mengantarku pulang dengan motor maticnya . entah kenapa hari ini dia memakai motor matic padahal setiap hari dia menggunakan motor sport merahnya .
Ku lepaskan helmku dan menyerahkannya kepada Rakha .
" Terimakasih untuk tumpangannya, lain waktu gag perlu repot megantarkanku pulang Kha ! " . ucapku kepadanya
" Aku gag repot sama sekali, terkadang aku juga menginginkan seperti ini denganmu... " , jawab Rakha
hatiku kaget mendengar Rakha bicara seperti itu. " mungkinkah dia sudah melihatku sebagai wanita ? bukan temannya? " .
" Maksudmu Kha ? " . tanyaku
" masuk sana gih, salam buat Rasya " , sahutnya tanpa menjawab pertanyaanku .
...----------------...
__ADS_1