
Udara malam menyelimuti langit malam ini . Mendung menutupi bintang yang ingin menampakkan kilauannya diatas langit .
" Ra kayaknya malam ini aku akan menginap di kamar Satria ya .. kamu nggak apa - apa kan aku tinggal sendiri disini ? " ucap Naya.
" Wahh paraah kamu Nay?? udah kamu tidur sini ajaa, tar bisa hamil kamu !! " saran Rara .
" Aman Ra , aku kan pakai pengaman..." Jawab Naya . Kemudian dia langsung pergi meninggalkan Rara dikamar .
Tak beberapa lama , Rakha membunyikan bel kamarnya dan menunggu di luar kamar . Rara sedang bersiap - siap untuk acara malam terakhir mereka menginap di Hotel .
Sambil membuka pintu , terlihat senyum Rakha yang membuat jantung Rara berdetak kencang .
" Tunggu bentar ya Kha ya.. aku ambil tas dulu " kata Rara .
" Aku akan menunggu mu Ra . Nggak usah terburu - buru, gunakan waktu terbaikmu ya " jawab Rakha .
Rara mengambil tas dan mengunci pintu kamarnya dari luar .
" Rakha terlihat heran " Kok kamarmu sepi ra ? Naya kemana ? " .
" Ohh.. Dia mau menginap ditempat kamar Satria, tapi jangan bilang pembimbing kita ya " ucap Rara lirih .
" Jadi kamu akan tidur sendiri ? tanya Rakha lagi .
" Iya " jawabanya sambil mengangguk perlahan .
" Emang kamu berani Ra ? " tanya Rakha lagi .
" Berani sedikit sih Kha ? atau kamu mau menemani ku malam ini ?" ucapannya dengan gurau . Sambil melihat ekspresi Rakha yang tampak aneh .
" Eehh... bercanda Kha " jawab Rara sambil tertawa .
Rakha yang memperhatikan Rara sedikit bingung dan hanya tersenyum tanpa menjawab apapun.
Rakha menggandeng tangan Rara dan mengajak ke aula untuk makan malam dan menikmati pesona malam di Hotel .
Semua siswa sedang makan malam . Rara mencari Naya yang tak terlihat di ruangan itu .
" Apa dia benar - benar melakukan malam yang panas bersama Satria ? " gumamnya dalam hati sambil membayangkan apa yang terjadi .
Rakha mengagetkan dan membuyarkan pikiran Rara .
" Sedang mikirin apa sih ? Ayo kita duduk disana yang agak sepi " , Rakha mengajak Rara dan membawa beberapa piring makanan mereka .
" Aku tuuh heran sama Naya , kok bisa dia mau aja gitu diajak bermalam dikamar Satria . Emang nggak mikirin tar kalau sampai hamil gimana ? " omel Rara sedikit kesal .
Rakha yang sedari memperhatikan Rara hanya tersenyum dan tidak menanggapi omongan Rara tentang sahabatnya itu, karena merasa itu bukan hak nya .
" Kamu cantik kalau lagi ngomel gitu Ra " goda Rakha sampil mencubit hidungnya .
Rara yang sedari tadi ngomel langsung luluh seketika dan tersipu malu pada Rakha .
" Mulai dehh ahh.. ngegombal gitu !! Awas kalau ngomong kayak gitu sama wanita lain !! " ucap ketus Rara .
" Tapi bener kan Kha ?? yang aku omongin ke Naya tadi " mengungkapkan kekesalan Rara terhadap sahabatnya itu .
" Ra.. biarin itu jadi urusan mereka, kalau kamu udah ngerasa memberi saran yaa sudah . Semua kembali jadi urusan mereka lagi kan .Kita enggak boleh mencampurinya " ucap Rakha yang begitu bijak .
Rara yang mendengar itu menjadi luluh seketika. " ahh pacarku kenapa kamu so sweet banget sih " gumamnya dalam hati.
Tiba - tiba kilatan petir menyambar, Rara kaget lalu menutup mata dan telinganya .
Hujan pun mulai turun membasahi atap Hotel .
Rakha yang melihat itu pun memegang tangan Rara untuk mengurangi rasa takut Rara .
" Kita tunggu disini dulu yaa sebelum kembali ke kamar , kamu juga takut kan " ucap Rakha pada Rara .
__ADS_1
Rara pun menangguk mengiyakan ucapan Rakha .
Tak terasa waktu menunjukkan pukul 09.00 malam dan rintik hujan mulai reda .
Rakha pun mengajak Rara untuk menikmati malam bersama di sekitaran Hotel yang mereka tempati.
" Ra jalan keluar yuk, besok kita udah libur semester akhir dan akan ketemu lagi dikelas 3 . Kamu dan aku juga akan semakin disibukkan ujian dan mencari jurusan kuliah, jadi kita nikmati waktu kita malam ini . Kamu mau ?? " ucap Rakha yang sedikit dewasa .
Rara mengiyakan dan segera berdiri untuk menerima uluran tangan Rakha .
...----------------...
Rakha mengambil payung yang disediakan di lobi hotel . Payung berwarna kuning itu membawa Rakha dan Rara menikmati waktu malam mereka . Ditemani rintik hujan yang tidak terlalu tebal . Rakha memegang payung ditengah dan sedikit mencondongkan ke Rara agar dia tak kena hujan . Rara merangkulnya dengan mesra tanpa sepatah kata hanya berjalan mendampingi Rakha .
" Ra , setelah SMA ini kamu akan kemana ? " tanya Rakha .
Rara diam sebentar dan belum memiliki akan kuliah atau kerja saja kelak .
" Aku ? aku belum memikirkan apapun Kha . Aku masih menikmati waktu denganmu " jawabnya .
" Kalau kamu Kha ? " tanya balik
" Aku akan kuliah mengambil jurusan kedokteran Ra " jawabnya lirih
" Kamu akan ke Amerika kah ? Bersama kedua orangtuamu ? tanya Rara kembali .
" Aku belum memutuskan Ra " jawabnya singkat .
Ayah Rakha adalah orang Indonesia yang berkebangsaan Amerika. Beliau adalah seorang Dokter di Amerika . Ibunya juga orang Indonesia dan adik laki - lakinya masih SD juga tinggal di Amerika bersama ke dua orangtuanya .
Rakha tinggal di apartemen sendirian hanya dibantu ART kalau siang hari .
Rakha menetap disini karena dia ingin hidup mandiri .
Orangtuanya akan datang ke Indonesia bila ada kepentingan saja .
" Apakah Rakha akan kembali ke Amerika ? " tanyanya didalam hati . " Apakah kita akan menjalani LDR ? ahh... masih ada waktu untuk memikirkannya " .
" Ayo kita kembali ke kamar Ra, besok kita akan pulang " ucapnya .
Namun sesampai depan pintu kamar Rara , Petir menyambar dengan keras dan hujan datang dengan lebatnya . Dan angin kencang pun datang menerobos malam ini .
Rara langsung memeluk Rakha dengan ketakutan . Rakha memeluknya dan menepuk punggung Rara .
" Aku akan disini menemanimu sampai kamu tertidur " ucapknya sambil berbisik ditelinganya .
Rakha membantu membuka pintu kamar Rara . Dan menyuruhnya untuk istirahat sementara dia akan duduk disampingnya .
" Ra sholat Isya' dulu yukk, aku akan jadi imamnya " ucapnya .
Rara mendengar itu merasa bahagia, karena itu pertama kali dia di Imami teman laki - lakinya .
" Baiklah Kha " ucapnya
Setelah selesai Rara msih menggunakan hijabnya dan akan bersiap tidur .
Petir masih terus menyambar dan membuat Rara ketakutan.
Rakha duduk disamping tempat tidur Rara dan mengusap lembut tangannya agar Rara sedikit tenang .
Tak berapa lama Rara tertidur sambil memegang tangan Rakha dengan kuat .
Rakha yang tak bisa melepaskan genggaman Rara akhirnya duduk dan tertidur disamping Rara .
...----------------...
Waktu Shubuh pun hampir datang menunjukan pukul 04.00 pagi .
__ADS_1
Hujan dan petir pun sudah tak ada lagi .
Rara terbangun melihat Raka duduk sambil tertidur disampingnya membuatnya tersenyum .
" Terimakasih telah menjagaku malam ini Kha " bisik ditelinga Rakha .
Rakha mendengar itupun langsung terbangun dan mengusap matanya .
" Kamu sudah bangun Ra ? aku pamit ke kamarku ya " jawab Rakha .
Saat akan keluar kamar, Rara pun berlari ke arah Rakha memeluknya dari belakang seakan tak ingin dia pergi dari kamar itu .
Rakha membalikkan badannya dan memeluk Rara sambil mencium kening Rara .
" Ahh... terasa mimpi saja kalau hati dan tubuhnya dalam pelukanku " gumam Rara dalam hatinya .
Tepat saat itu Naya masuk membuka pintu kamarny .
" Ya Saalam ( dengan ekspresi kaget ) ... Rara ?? Rakha?? " sontak Naya .
Segera mereka melepaskan pelukan mereka .
" Na...na....ya... kamu udah balik ?? " tanya Rara dengan ekspresi canggung .
Rakha buru - buru meninggalkan kamar mereka .
" Ra ?? kamu sekamar sama Rakha ?? trusss gitu.... gitu... ? " tanya Naya yang ingin tau .
" Ngaco deh kamu Nay , dia semalam tidur dikursi aku diatas . Kami hanya tidur aja . Udaah gitu aja " jawab Rara dengan malu - malu dan pergi ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu .
" Kamu juga sama Satria kenapa melakukan itu ? pulang ke kamar udah kayak kena badai rambut kamu " Hardik Rara kepada Naya .
Naya hanya tersenyum dan segera mengemasi barang - barang mereka .
Waktu menunjukkan pukul 06.00 pagi, Rara dan Naya sudah mengemasi barang bawaan mereka . Segera mereka untuk mengeluarkan koper dan tas mereka .
Satria dan Rakha yang sudah datang di depan kamar mereka . Segera membantu membawakan koper dari pacar mereka .
Mereka sampai didepan hotel dan memata barang mereka di bagasi bus . Rakha dengan sigap membantu Rara, begitupun Naya .
Sebelum berangkat, seluruh siswa di izinkan sarapan di hotel .
" Halo anak - anak, Silakan bagi yang belum sarapan untuk sarapan . Dan jam 8.00 tepat kita akan segera berangkat menuju sekolah " perintah dari salah satu guru pembimbing mereka .
Rakha sudah menata barangnya dan juga milik Rara .
" Nay sarapan yuk, jangan mojok terus !! perintah sahabatnya itu .
Rara berjalan berdampingan dengan Rakha .
Mereka sampai di resto hotel untuk sarapan .
Seluruh siswa sibuk untuk mengambil makan pagi mereka .
Naya dan Satria yang sudah mendapatkan tempat duduk melambaikan tangan kepada Rara untuk segera duduk disamping sahabatnya .
Mereka menikmati makan pagi mereka sebelum pulang kerumah masing - masing .
Tepat jam 8.00 pagi seluruh siswa selesai sarapan dan kembali kedalam bus mereka .
Naya pun duduk disamping Rara .
" Ra beneran kalian cuma tidur aja gitu ? " tanya Naya yang masih penasaran .
" sssssstthhh ( sambil mengacungkan jari telunjuk ke bibirnya, mengisyaratkan untuk tidak berbicara ) diem Nay !!! Beneran Nay, aku tidur diatas Rakha itu tidur disampingku dikursi . Jangan mikir aneh - aneh deh !! Emang kamu sama Satria !! " ucap Rara pelan .
" Tenang aja Ra, aku sudah pakai pengaman tauk !!" sahut Naya .
__ADS_1
" Bener - bener kamu Nay kelewat bebas . Dah yakin aman tuh!!? " tanya Rara kepada sahabatnya.
...--------------...