Pilihan Hati Takdir Cinta

Pilihan Hati Takdir Cinta
BAB 10 : SERASA PENGANTIN BARU


__ADS_3

Malam ini Keluarga Rara makan bersama diruang makan


" Ra , lusa besok mama dan papa akan Mudik ke Jogja . Papa sudah izin dari kantor, Rasya akan membantu Papa untuk jadi asisten sopir . kamu ikut atau dirumah saja ? " tanya mama Nisa .


" Kok mendadak ma ? memang ada acara apa ? tanya Rara .


" Bude ina mau ngunduh mantu " jawab Mama Nisa .


" Aku lihat jadwalku dulu ma, soalnya minggu ini aku akan mendaftar ke kampus dan mencari bimbel untuk masuk ujian sekolah " jawab Rara .


" Iya mama tau, makanya kami enggak mau memaksa kamu untuk ikut " ucap Mama Nisa .


" Kalau tidak ikut juga enggak apa - apa nanti Rakha bisa membantu kamu dirumah untuk belajar juga . ini sdh hampir semester akhir sekolah juga " ucap Papa Surya .


" Rakha sibuk Pa akhir - akhir ini, dia belajar untuk masuk ke kampus di Amerika dan mendaftar di beberapa kota juga dengan jurusan kedokteran juga " ucap Rara .


" Jadi beneran dia balik ke Amerika kak ? " ucap Rasya sedikit kaget .


" Coba nanti Mama telepone Rakha untuk menjaga kamu selagi kami seminggu di Jogja " ucap Mama Nisa .


...----------------...


Telephone Rakha berdering dengan keras . Papa Aditama atau biasa dipanggil Papa Adi telephone Rakha .


" Assalamu'alaikum pah... tumben telephone kenapa ? " ucap Rakha .


" Wa'alaikumsalam Nak, tadi papa dapat telephone dari kampus yang papa rekomendasikan ke kamu . kamu ternyata masuk 10 besar untuk beasiswa kedokteran disini " ucap Papa Adi .


" Iya pa... terimakasih " balas Rakha singkat .


" setelah kelulusan kamu sudah papa pesankan tiket untuk kamu balik ke Amerika. Kalau gitu, papa tutup telephonenya . Masih ada beberapa operasi lagi soalnya " ucap Papa Adi .


Panggilan telephone pun berakhir dg ucapan salam Papa Adi . Rakha melamun memikirkan dia yang akan berjauhan dengan Rara .


" Apakah hubungan kami akan berjalan sesuai keinginan ? " Rakha memikirkan banyak hal dan dia juga tak ingin berpisah dengan Rara .


...----------------...


Pagi ini pukul 08.00 Rakha sudah bersiap untuk kerumah Rara . Beberapa hari yang lalu Mama Nisa telephone Rakha untuk datang kerumahnya tanpa tau alasannya .


Rakha mengendarai sepeda motornya dan memberi beberapa kue kesukaan Rara kue vanilla mix coklat . Tak berapa lama Rakha sampai dirumah Rara . Rakha melihat beberapa koper dan tas besar diteras depan .


Dari balik bagasi belakang terlihat Rasya.


" Hey bro... kalian mau kemana ? tanya Rakha kaget .


" Mau mudik ke jogja Kha , biasalah ada acara ngunduh mantu tempatnya bude. Masuk gih ada kakak di dalam " ucap Rasya yang sibuk packing bagasi .


" Assalamu'alaikum... " ucap Rakha, terlihat senyum sumringah Rara dari dalam .


" Wa 'alaikumsalam .... Ayoo masuk " jawab Rara.

__ADS_1


" Kamu mau pergi Ra ?? kok tumben sudah rapi ? mau ikut juga ke Jogja ? " ungkap Rakha yang sedikit sedih .


" Ma.. Pa... ada Rakha nih " ucap Rara .


" Iya sebentar " sahut Papa Surya yang keluar dari dalam .


Papa Surya duduk menemani Rakha dan Rara . Mama Nisa juga membawakan teh dan beberapa camilan untuk mereka .


" Gini nak Rakha, Sore ini kami akan mudik Jogja sekitar 5 sampai 7 hari . Bisa minta tolong untuk menjaga Rara selagi kami pergi " pinta Papa Surya yang sudah percaya dengan Rakha .


" Ba..baik om " ucap Rakha yang sedikit gugup.


Mereka pun menngobrol sebentar diruang tamu . Rara membantu Mama Nisa menyiapkan oleh - oleh didapur .


" Kha bisa tolongin gue bantuin ambil koper didalam" teriak Rasya dari luar.


" Astagfirullah... sampai lupa Rasya sedang packing diluar " sontak Papa Surya sambil tertawa .


" Mana om saya bantuin sekalian... " ucap Rakha yang membantu Papa Surya dan Rasya untuk memasukkan barang bawaan mereka ke mobil .


Tak terasa waktu sudah menjelang sore . Papa Surya, Mama Nisa dan Rasya juga sudah siap untuk berangkat ke Jogja.


Didepan pintu gerbang Rumah , Mereka pamit dengan Rakha dan Rara .


" Sya... Papa yang nyetir dulu, nanti kalo sudah lewat tol gantikan Papa" perintah Papa Surya kepada Rasya .


" Mama pesen sama kalian hati - hati dirumah, kalau ada apa - apa hubungi Mama ya sayang " ucap Mama Nisa kepada Rara .


" Nak Rakha , tolong jagain putri Tante satu - satunya ini ya .... " perintah Mama Nisa .


" Baik tante " ucap Rakha


" Kami Pamit dulu... " sahut Papa Surya dari dalam mobil .


Rara dan Rakha pun melambaikan tangan mereka dari depan gerbang rumah .


...----------------...


" Ra, ikut ke apartemenku sebentar ya . Aku mau mandi dan membawa beberapa barang untuk menginap disini " ucap Rakha membujuk Rara .


" Iyaa, tapi tunggu sebentar aku siap - siap dulu " ucap Rara kemudian naik ke atas kamarnya .


Rakha menunggu Rara mandi dan bersiap untuk menemaninya pulang ke apartemennya .


" Kita kok jadi seperti pengantin baru yang mau pindahan ya " Rara tersenyum dan membayangkan kehidupan masa depan bersama Rakha .


Setelah selesai siap - siap Rara turun dari kamar atas untuk ketemu dengan Rara . Mereka keluar dari rumah dan mengunci pintu rumah Rara . Rara menggunakan helm dan siap naik ke motor sport Rakha .


Mereka menulisuri jalanan berdua menikmati masa pacaran mereka .


" Sayang, kamu bahagia enggak disamping aku ? " tanya Rakha yang memarkirkan motornya .

__ADS_1


" Bahagia banget Kha. Terimakasih ya " ucap Rara .


Mereka sampai di apartemen tepat adzan magrib .


Rakha mengajak Rara masuk ke dalam rumah .


" Aku mandi dulu ya Ra, setelah itu kita sholat terus cari makan " ucap Rakha yang menyuruh Rara untuk duduk diruang tengah .


" Iya, tapi aku sedikit haus Kha " ucap Rara yang begitu manja .


Rakha mencium Kening Rakha dan mempersilakannya untuk ke dapur seperti rumah sendiri . Sementara Rakha akan mandi dahulu .


Rara membuat 2 gelas teh dan memesan beberapa makanan via ojek online saja, karena dia ingin berduan saja di apartemen Rakha .


Rakha dan Rara pun selesai sholat berjamaah seperti biasanya . Tak lama bel apartemen berbunyi .


Rakha keluar kamar dan terlihat dilayar pintu apartemennya ada kurir ojek online membawa makanan .


" Sayang, kamu pesan makanan ya ? " teriak Rakha .


" Iya, udah sampai ya ? " ucap Rara .


Rakha membuka pintu dan menerima pesanan makanan mereka .


" Hmmm sepertinya lezat Ra, makasih ya " ucap Rakha sembari tersenyum dan menaruh makanan mereka di meja makan .


menikmati waktu santai mereka di apartemen Rakha membuatnya merasa jadi seorang suami .


" Ra, kita kok berasa udah kayak pengantin ya, malam hari di rumahku ada kamu dikamarku . Menikmati waktu kita sambil makan malam " ucap Rakha yang tersenyum bahagia .


" iya... semoga ini bukan mimpi Kha " balasnya dengan memegang tangan Rakha .


Setelah makan mereka menikmati popcorn dan menonton film horor dirumah Rakha .


" Ra, kamu mau pulang atau menginap disini ? " tanya Rakha yang duduk disamping Rara sambil memutar film yang akan mereka tonton .


" Aku pulang saja deh Kha " jawabnya yang sedikit bimbang padahal dia ingin menginap dan menghabiskan malam bersama Rakha .


" Nginep aja ya , besok aku anterin . Soalnya aku ada les diluar besok pagi mungkin sampai sore " ucap Rakha yang membujuk Rara .


Sambil berfikir Rara mengiyakan kemauan Rakha untuk menginap di apartemennya .


Jam 10.00 malam Rara sudah mengusap kedua matanya dan menguap . Dia yang duduk didekat Rakha menyandarkan kepalanya dibahu Rakha. Rakha pun memeluknya dan sesekali mencium rambut Rara .


Rakha mengerti Rara mengantuk dan menyuruhnya untuk tidur di pangkuannya .


Kemudian Rara meletakkan kepalanya diatas pangkuan Rakha . Rakha masih menikmati film bersama Rara malam itu . Tak berapa lama Rara sudah tertidur pulas dalam pangkuan Rakha dibawah lantai beralas karpet.


Tak terasa waktu menunjukkan tengah malam. Rakha menggendong kekasihnya untuk membaringkannya diatas tempat tidurnya . Tempa tidur yang menjadi saksi hanya Rara yang mengisi hatinya . Rakha pun mengambil beberapa bantal untuk dia bawa kedepan sofa di ruang tengah . Rakha hanya tak ingin mengganggu tidur kekasihnya yang begitu lelap .


Tapi Rara tak mau melepaskan genggaman tangan Rakha .

__ADS_1


Rakha pun tak bisa berbuat apa - apa dan menemaninya tidur di ranjangnya sambil berpelukan . Rakha juga menyelimuti dan menyentuh rambut kekasihnya . Menciumnya sambil mengucapkan selamat malam dan memeluknya dengan penuh kasih sayang .


...---------------...


__ADS_2