
" Anak - anak silakan masuk ke bus masing - masing regu ya ! ", perintah dari para Pembimbing sekolah .
Zahra duduk dengan Naya dalam satu bus . Ditemani rintik hujan akhirnya bus sekolah pun berangkat semua .
Sekolah Rara akan bercamping disebuah pegunungan yang cuacanya cukup dingin .
" Ra.. kamu udah persiapin semuanya kan ? gag ada yang tertinggal ? " , kata Naya mengingatkan sahabatnya Rara .
" Aman kok Nay, tadi udah aku cek semuanya di koper dan ransel ku ini " , kata Rara sambil membuka ranselnya untuk mengecek semua kebutuhan logistik mereka .
" Ra, aku boleh jujur gag ? ",dengan agak terbata - bata Naya ingin berbicara perihal sesuatu yang penting .
" Apa sih ? kok kayaknya serius banget " , sambil tersenyum Rara melihat Sahabatnya .
Naya pun tersenyum sedikit . " Ra sebenarnya pas kita di Grand Mall itu... akuu ... sama... Satria jadian " .
Rara kaget dan sangat bahagia melihat sahabatnya sudah memiliki pacar yang dia harapkan.
" Wahhh... selamat Nay, aku turut bahagia banget " sambil memeluk Naya sahabatnya.
" O... ya hari itu juga pas pulang, Lukman juga nembak aku Nay . Maafkan aku belum sempet cerita ke kamu " dengan nada lirih Rara mengungkapkan ceritanya itu .
" Trus ?? kamu terima gag ?? daripada ngarepin yang gag jelas lhoo Ra ! " , kata Naya kepada sahabatnya itu .
Belum sempat menjawab, bus pun sudah berhenti karena mereka sudah sampai di tempat wisata camping mereka .
" Ra , aku turun dulu, kek nya Satria udah nungguin aku tuuh ", ucap Naya yang sedang dimabuk asmara .
Saat akan turun dari bus tiba - tiba tangan Rara dipegang oleh Rakha .
" Kamu uda jadian dengan Lukman Ra ? ", sahut Rakha tiba - tiba .
" Kamu ?? kenapa kamu tau ?? dan kenapa mau tau urusanku !! " sentak Rara . " Tolong lepaskan tangan aku " .
Lukman tiba - tiba datang mencari Rara didalam bus. Dia melihat Rakha menahan tangan Rara membuatnya menarik Rara .
Lukman membentak Rakha " Jangan ganggu cewek gue !! " . Lalu mengajak Rara untuk pergi dan turun dari bus .
Rakha terlihat sangaat sedih mendengar kata - kata itu . Dia belum sempat mengungkapkan isi hatinya ke Rara tapi Rara sudah memilih pria lain .
" Makasih yaa sudah nolongin aku. Tapi kamu gag usah berlebihan seperti itu . Kamu orang baik Luk, tapi..... " belum sempat Rara melanjutkan ucapannya . Jari Lukman menempel di bibir Rara .
" Stop Ra.. Jangan jawab sekarang !! aku akan menunggu sampai kamu siap ", kata Lukman yang menahan sedih karena sebenarnya Lukman tau kalau Rakha adalah pria pilihannya Rara .
Lukman mengajak Rara mencari sahabatnya Naya dan membantu membawakan koper milik Rara . Mereka sampai didepan kamar yang akan Rara dan Naya tempati .
" Aku ke kamarku dulu yaa ", kata Lukman yang berpamitan untuk kembali ke kamarnya .
" Terimakasih ya " ucap Rara dan melambaikan tangan kepada Lukman .
Rara membuka kamar inapnya dan melihat sekeliling ruangan . kemudian dia membereskan semua isi koper pakainnya ke dalam lemari . Namun dia belum menemukan Naya dan hanya melihat koper yang masih utuh miliknya .
Bel kamar Rara berbunyi kemudian dia membuka pintu sendiri dan tenyata Naya yang sudah memegang kartu kamar . Naya diantar Satria dengan senyum sumringahnya .
" Dari mana ajaa sih kamu ? aku cariin tadi, tau - tau udah nongol sekarang " , omel Rara kepada sahabatnya itu .
" Sory Ra , aku tadi muter - muter penginapan . Ya ampunn Ra... nyesel lhoo kalau gag punya pacar disini !! pemandangannya keren dan romantis banget tau.." . Rara yang tau maksud omongan Naya untuk menyindir dirinya .
" Udah aah mau mandi, teruus kencan sama ayaang " . Naya yang mengambil handuk dan meninggalkan Rara yang sedang beberes bajunya .
...----------------...
Semua siswa kelas 2 akan menginap di Bandung EDU Park selama 3hari 2malam dan itu adalah kegiatan rutin tahunan disekolah SMA milik Rara .
Kamar mereka dikelilingi hutan pinus diatas bukit dan suasana pegunungan yang sejuk dan dingin ditambah pemandangan alam yang benar - benar masih hijau .
Kamar mereka terpisah layaknya Rumah diatas pohon dan di isi 2 orang untuk masing - masing kamar inap mereka dengan fasilitas seperti layaknya hotel bintang 5 .
Jam menunjukkan pukul 6.00 petang . Rara dan Naya pun bersiap - siap untuk pergi ke aula utama karena akan ada acara barbeque untuk seluruh murid dan pembimbing .
Bel kamar mereka berbunyi. Naya yang tampak gembira tau kalau itu pacarny, Satria .
__ADS_1
" Ra aku turun dulu ya ? ada Satria di depan " sambil Naya siap - siap untuk keluar kamar .
" Okey Nay, aku nanti nyusul. mau sholat magrib dulu soalnya " . Sahut Rara .
Naya pun pergi meninggalkan Rara dan menutup pintu kamarnya .
Kemudian Rara mengambil air wudhu dan bersiap untuk sholat .
Pukul 06.30 malam Rara baru akan keluar kamar . Dan saat ingin mengunci kamar hotelnya ada Rakha disampingnya yang sudah menunggunya didepan kamar .
" Ra.. " kata Rakha saat memanggil Rara sontak membuat Rara kaget
" Astagfirullah kamu Kha . Kenapa sih harus ngagetin aku ? " , masih dengan suara ketusnya .
" Maaf ya Ra kalau aku bikin engga nyaman . Naya bilang kamu baru sholat tadi jadi aku nungguin kamu sampai selesai Ra " , ucap Rakha .
" Okey " . Rara pergi begitu saja melewati Rakha . Rakha yang mengejar Rara masih ingin mendapat kejelasan tentang hubungannya dan Lukman .
" Kamu beneran jadian sama Lukman Ra ? ", tanyanya dengan sedikit nada sedih .
" Apa urusan kamu sih tanya itu terus . Mau aku jadian apa engga itu urusanku, kamu gag berhak ikut campur . Tuh urusin pacar kamu !!! " , jawab ketus Rara .
" Pacar ? aku gag punya pacar Ra !!! " . Rakha yang mencoba menjelaskan ke Rara, tapi Rara sudah dihampiri Lukman .
" Ra... sinih ", panggilan Naya . Lukman pun mengajak Rara bergabung dengan temannya Naya .
" Ra... kasih kesempatan aku untuk menjelaskan " , pinta Rakha dengan sedikit menahan Rara .
" Sory bro, Rara sama gue " , sela Lukman .
Rara pun tak bisa berbuat apa - apa dan mengikuti Lukman yang sudah menggandengnya . Dia melihat ke arah Rakha dengan perasaan bercampur aduk .
...----------------...
Jam menunjukkan pukul 09.00 malam
Lukman mengajak Rara untuk pergi dari keramaian tersebut .
" Ra... ayo ikut aku sebentar " , tanya Lukman yang berbisik di telinganya .
" Aku mau liatin kamu sesuatu Ra . Sebentar saja kok " , pinta Lukman dang menggandeng Rara . Sebenarnya Lukman tidak terlalu nyaman dengan kegiatan ramai seperti itu .
Lukman menggandeng Rara dengan lembut . mereka diatas bukit dan melihat pemandangan malam dari sana .
Rara yang sedikit bingung ingin mengatakan sesuatu kepada Lukman tapi ia tak tega dengan kebaikan yang dia berikan kepada Rara .
" Lukman , untuk jawaban kemarin. Aku ingin memberikan jawabanku sekarang . Aku mohon maaf sekali akuu.... gag bisa menerima mu " , ungkap Rara.
" Hatiku gag bisa aku bohongi . Lukman, kamu anak baik dan kamu pantes dapatkan wanita yang dengan tulus mencintai kamu ".
Lukman diam sesaat, dan tak lama pun menjawab Rara, " Ra... aku tau kamu hanya menyukai satu pria. Aku pun melihatnya . Maafkan aku bila aku memaksa hatimu .
Ohh... ya... sekalian aku juga akan pamit kalau lusa akan ke Perancis untuk pindah dan menetap disana . Mungkin seiring berjalannya waktu, aku akan bisa melupakanmu Ra " .
" Betapa beruntungnya Rakha memiliki kamu Ra . Kemarin aku menunda kepindahanku, untuk membuat kamu jatuh cinta denganku dan aku memiliki alasan untuk tetap disini bersama kamu . Tapi ternyata aku memang harus pergi untuk studyku disana " , tambah Lukman dengan perasaan sedihnya .
" Ra... boleh aku memelukmu sekali saja !! sebagai salam perpisahan kita ? " , pinta Lukman dengan perasaan sedihnya .
Rara mengiyakan permintaan Lukman tersebut .
Dan tanpa meraka sadari Rakha melihat Rara sedang memeluk Lukman .
Lukman membisikan ke telinga Rara , " Ra... ada Rakha dibelang. Kalau kau ingin mengejarnya aku persilakan, tak usah kau pedulikanku Ra . Terimaksih karena telah hadir dalam hidupku . Kalau kau berubah pikiran telfon aku segera, dan aku akan datang kepadamu segera " .
Rakha berpaling dari mereka dan pergi dengan tangisan sedihnya .
Rara pun melepaskan pelukan Lukman dan mengucapkan kata maaf kepadanya . Lukman mengangguk mengiyakannya Rara .
Rara berlari menghentikan Rakha yang sudah berjalan jauh .
Kemudian Rara berhasil memegang tangan Rakha . Sontak Rakha kaget dan Langsung memeluk Rara.
__ADS_1
Rara yang masih terengah - engah nafasnya karena mengejar Rakha .
" Kha , maaf...." . Belum sempat mengucapkan kata lainnya jari Rakha menempel ke bibir merah milih Rara . Jantung Rara terasa mau berhenti dan langsung memejamkan matanya, seakan - akan Rara ingin minta sebuah kecupan di bibir .
Rakha yang melihat itu, langsung tersenyum dan mencium kening Rara dengan lembut .
Rakha menjelaskan juga tentang Meta . Rara pun juga sama kepada Rakha .
Akhirnya mereka berdamai dengan keadan mereka .
Saat itu pula Rakha ingin mengatakan sesuatu kepada Rara ,
" Ra... Aku sangat menyukaimu, maukah kamu jadi pacarku ? mengukir cerita kita sampai kapanpun? " .
Rara pun mengiyakan dan meminta syarat untuk merahasiakan hubungan mereka di sekolah .
Rakha terheran dan bertanya , " Kenapa harus dirahasiakan Ra ? gag akan yang bisaa misahin kita lagi Ra . Aku ingin dunia tau kalau kamu milikku " .
Rara pun menjawab , " bukan sekarang waktunya Kha " .
Dengan berat hati, Rakha mengiyakan permintaan gadis yang dia impikan sejak SMP .
...----------------...
Jam menunjukkan pukul 12.30 tengah malam
Naya mulai khawatir kebapa Rara belum juga ke kamar .
Dan suara pintu itu terbuka .
Rakha pun mengucapkan selamat malam kepada Rara .
" Tidur yang nyenyak ya.. Selamat malam " . Suara Rakha dengan lembut . Rara yang diam - diam menutup pintu kamar seakan takut membangunkan Naya .
Rara kaget melihat Naya yang ternyata menunggunya .
" Dari mana aja kamu ?? baru pulang jam segini ?! " , tanya Naya .
" ( sambil tersenyum ) .....heheehee cuma muter muter doangk Nay " , jawab Rara .
" Sama Rakha ? " , tanya Naya yang ingin tau banyak .
Rara pun mengangguk pelan - pelan .dan segera melepas hijab dan mengambil air wudhu untuk sholat Isya' .
Naya yang sedari tadi bingung dengan tingkah kawannya , " Tadi kan kamu perginya sama Lulman, terus kenapa bisa sama Rakha ? " .
" Pokoknya panjang ceritanya Nay . Udaah aahhhh.... aku ngantuk mau tidur duluan " , jawab Naya . " Pokoknya kita ceritanya besok ya " .
Tepat pukul 05.00 alarm Rara berbunyi sekaligus pesan WA dari Rakha .
" Ra , jalan - jalan yuk sebentar " , ajak Rakha melalui pesan WA .
" okey, ketemu di loby hotel depan ya " , jawab Rara .
Rara pun keluar dari kamar sambil mengintip sahabatnya yang masih tertidur lelap .
Rakha yang sudah menunggu Rara dihampiri oleh Meta . " Kha , kamu nungguin aku ya ?" , tanya Meta sambil merangkul lengan Rakha.
Rakha segera melepaskan tangan Meta sebelum Rara melihatnya . Namun Rara melihat tersebut dan merangkul Lengan Rakha . Rakha pun membiarkannya hingga membuat Meta heran .
" Maaf yaa Met, jangan gangguin pacar aku lagi " , ucap Rara dengan berani .
Rakha yang melihat tingkah dan ucapan Rara pun merasa bahagia dan tersenyum .
" Kamu beneran pacaran sama si Putri kutu buku ini Kha ?" , tanya Meta dengan rasa kepastian .
" Iya ini memang pacar aku sekarang. Dan jangan panggil Rara kutu buku, okay !!! " , jawab Rakha dengan ketus .
Meta pun akhirnya pergi dan merasa malu.
Rakha menggandeng tangan Rara dengan percaya diri .
__ADS_1
" katanya mau disembunyikan, kok malah di publish tadi ", tanya Rakha terheran .
Rara hanya tersenyum malu , " Kalau sama dia harus seperti itu biar engga ganggu kamu lagi " , jawab Rara dengan nada pasti .