Pilihan Hati Takdir Cinta

Pilihan Hati Takdir Cinta
BAB 3 : CAMPING SEKOLAH


__ADS_3

" Anak - anak silakan masuk ke bus masing - masing regu ya ! ", perintah dari para Pembimbing sekolah .


Zahra duduk dengan Naya dalam satu bus . Ditemani rintik hujan akhirnya bus sekolah pun berangkat semua .


Sekolah Rara akan bercamping disebuah pegunungan yang cuacanya cukup dingin .


" Ra.. kamu udah persiapin semuanya kan ? gag ada yang tertinggal ? " , kata Naya mengingatkan sahabatnya Rara .


" Aman kok Nay, tadi udah aku cek semuanya di koper dan ransel ku ini " , kata Rara sambil membuka ranselnya untuk mengecek semua kebutuhan logistik mereka .


" Ra, aku boleh jujur gag ? ",dengan agak terbata - bata Naya ingin berbicara perihal sesuatu yang penting .


" Apa sih ? kok kayaknya serius banget " , sambil tersenyum Rara melihat Sahabatnya .


Naya pun tersenyum sedikit . " Ra sebenarnya pas kita di Grand Mall itu... akuu ... sama... Satria jadian " .


Rara kaget dan sangat bahagia melihat sahabatnya sudah memiliki pacar yang dia harapkan.


" Wahhh... selamat Nay, aku turut bahagia banget " sambil memeluk Naya sahabatnya.


" O... ya hari itu juga pas pulang, Lukman juga nembak aku Nay . Maafkan aku belum sempet cerita ke kamu " dengan nada lirih Rara mengungkapkan ceritanya itu .


" Trus ?? kamu terima gag ?? daripada ngarepin yang gag jelas lhoo Ra ! " , kata Naya kepada sahabatnya itu .


Belum sempat menjawab, bus pun sudah berhenti karena mereka sudah sampai di tempat wisata camping mereka .


" Ra , aku turun dulu, kek nya Satria udah nungguin aku tuuh ", ucap Naya yang sedang dimabuk asmara .


Saat akan turun dari bus tiba - tiba tangan Rara dipegang oleh Rakha .


" Kamu uda jadian dengan Lukman Ra ? ", sahut Rakha tiba - tiba .


" Kamu ?? kenapa kamu tau ?? dan kenapa mau tau urusanku !! " sentak Rara . " Tolong lepaskan tangan aku " .


Lukman tiba - tiba datang mencari Rara didalam bus. Dia melihat Rakha menahan tangan Rara membuatnya menarik Rara .


Lukman membentak Rakha " Jangan ganggu cewek gue !! " . Lalu mengajak Rara untuk pergi dan turun dari bus .


Rakha terlihat sangaat sedih mendengar kata - kata itu . Dia belum sempat mengungkapkan isi hatinya ke Rara tapi Rara sudah memilih pria lain .


" Makasih yaa sudah nolongin aku. Tapi kamu gag usah berlebihan seperti itu . Kamu orang baik Luk, tapi..... " belum sempat Rara melanjutkan ucapannya . Jari Lukman menempel di bibir Rara .


" Stop Ra.. Jangan jawab sekarang !! aku akan menunggu sampai kamu siap ", kata Lukman yang menahan sedih karena sebenarnya Lukman tau kalau Rakha adalah pria pilihannya Rara .


Lukman mengajak Rara mencari sahabatnya Naya dan membantu membawakan koper milik Rara . Mereka sampai didepan kamar yang akan Rara dan Naya tempati .


" Aku ke kamarku dulu yaa ", kata Lukman yang berpamitan untuk kembali ke kamarnya .


" Terimakasih ya " ucap Rara dan melambaikan tangan kepada Lukman .


Rara membuka kamar inapnya dan melihat sekeliling ruangan . kemudian dia membereskan semua isi koper pakainnya ke dalam lemari . Namun dia belum menemukan Naya dan hanya melihat koper yang masih utuh miliknya .


Bel kamar Rara berbunyi kemudian dia membuka pintu sendiri dan tenyata Naya yang sudah memegang kartu kamar . Naya diantar Satria dengan senyum sumringahnya .


" Dari mana ajaa sih kamu ? aku cariin tadi, tau - tau udah nongol sekarang " , omel Rara kepada sahabatnya itu .


" Sory Ra , aku tadi muter - muter penginapan . Ya ampunn Ra... nyesel lhoo kalau gag punya pacar disini !! pemandangannya keren dan romantis banget tau.." . Rara yang tau maksud omongan Naya untuk menyindir dirinya .


" Udah aah mau mandi, teruus kencan sama ayaang " . Naya yang mengambil handuk dan meninggalkan Rara yang sedang beberes bajunya .


...----------------...


Semua siswa kelas 2 akan menginap di Bandung EDU Park selama 3hari 2malam dan itu adalah kegiatan rutin tahunan disekolah SMA milik Rara .


Kamar mereka dikelilingi hutan pinus diatas bukit dan suasana pegunungan yang sejuk dan dingin ditambah pemandangan alam yang benar - benar masih hijau .


Kamar mereka terpisah layaknya Rumah diatas pohon dan di isi 2 orang untuk masing - masing kamar inap mereka dengan fasilitas seperti layaknya hotel bintang 5 .


Jam menunjukkan pukul 6.00 petang . Rara dan Naya pun bersiap - siap untuk pergi ke aula utama karena akan ada acara barbeque untuk seluruh murid dan pembimbing .


Bel kamar mereka berbunyi. Naya yang tampak gembira tau kalau itu pacarny, Satria .

__ADS_1


" Ra aku turun dulu ya ? ada Satria di depan " sambil Naya siap - siap untuk keluar kamar .


" Okey Nay, aku nanti nyusul. mau sholat magrib dulu soalnya " . Sahut Rara .


Naya pun pergi meninggalkan Rara dan menutup pintu kamarnya .


Kemudian Rara mengambil air wudhu dan bersiap untuk sholat .


Pukul 06.30 malam Rara baru akan keluar kamar . Dan saat ingin mengunci kamar hotelnya ada Rakha disampingnya yang sudah menunggunya didepan kamar .


" Ra.. " kata Rakha saat memanggil Rara sontak membuat Rara kaget


" Astagfirullah kamu Kha . Kenapa sih harus ngagetin aku ? " , masih dengan suara ketusnya .


" Maaf ya Ra kalau aku bikin engga nyaman . Naya bilang kamu baru sholat tadi jadi aku nungguin kamu sampai selesai Ra " , ucap Rakha .


" Okey " . Rara pergi begitu saja melewati Rakha . Rakha yang mengejar Rara masih ingin mendapat kejelasan tentang hubungannya dan Lukman .


" Kamu beneran jadian sama Lukman Ra ? ", tanyanya dengan sedikit nada sedih .


" Apa urusan kamu sih tanya itu terus . Mau aku jadian apa engga itu urusanku, kamu gag berhak ikut campur . Tuh urusin pacar kamu !!! " , jawab ketus Rara .


" Pacar ? aku gag punya pacar Ra !!! " . Rakha yang mencoba menjelaskan ke Rara, tapi Rara sudah dihampiri Lukman .


" Ra... sinih ", panggilan Naya . Lukman pun mengajak Rara bergabung dengan temannya Naya .


" Ra... kasih kesempatan aku untuk menjelaskan " , pinta Rakha dengan sedikit menahan Rara .


" Sory bro, Rara sama gue " , sela Lukman .


Rara pun tak bisa berbuat apa - apa dan mengikuti Lukman yang sudah menggandengnya . Dia melihat ke arah Rakha dengan perasaan bercampur aduk .


...----------------...


Jam menunjukkan pukul 09.00 malam


Lukman mengajak Rara untuk pergi dari keramaian tersebut .


" Ra... ayo ikut aku sebentar " , tanya Lukman yang berbisik di telinganya .


" Aku mau liatin kamu sesuatu Ra . Sebentar saja kok " , pinta Lukman dang menggandeng Rara . Sebenarnya Lukman tidak terlalu nyaman dengan kegiatan ramai seperti itu .


Lukman menggandeng Rara dengan lembut . mereka diatas bukit dan melihat pemandangan malam dari sana .


Rara yang sedikit bingung ingin mengatakan sesuatu kepada Lukman tapi ia tak tega dengan kebaikan yang dia berikan kepada Rara .


" Lukman , untuk jawaban kemarin. Aku ingin memberikan jawabanku sekarang . Aku mohon maaf sekali akuu.... gag bisa menerima mu " , ungkap Rara.


" Hatiku gag bisa aku bohongi . Lukman, kamu anak baik dan kamu pantes dapatkan wanita yang dengan tulus mencintai kamu ".


Lukman diam sesaat, dan tak lama pun menjawab Rara, " Ra... aku tau kamu hanya menyukai satu pria. Aku pun melihatnya . Maafkan aku bila aku memaksa hatimu .


Ohh... ya... sekalian aku juga akan pamit kalau lusa akan ke Perancis untuk pindah dan menetap disana . Mungkin seiring berjalannya waktu, aku akan bisa melupakanmu Ra " .


" Betapa beruntungnya Rakha memiliki kamu Ra . Kemarin aku menunda kepindahanku, untuk membuat kamu jatuh cinta denganku dan aku memiliki alasan untuk tetap disini bersama kamu . Tapi ternyata aku memang harus pergi untuk studyku disana " , tambah Lukman dengan perasaan sedihnya .


" Ra... boleh aku memelukmu sekali saja !! sebagai salam perpisahan kita ? " , pinta Lukman dengan perasaan sedihnya .


Rara mengiyakan permintaan Lukman tersebut .


Dan tanpa meraka sadari Rakha melihat Rara sedang memeluk Lukman .


Lukman membisikan ke telinga Rara , " Ra... ada Rakha dibelang. Kalau kau ingin mengejarnya aku persilakan, tak usah kau pedulikanku Ra . Terimaksih karena telah hadir dalam hidupku . Kalau kau berubah pikiran telfon aku segera, dan aku akan datang kepadamu segera " .


Rakha berpaling dari mereka dan pergi dengan tangisan sedihnya .


Rara pun melepaskan pelukan Lukman dan mengucapkan kata maaf kepadanya . Lukman mengangguk mengiyakannya Rara .


Rara berlari menghentikan Rakha yang sudah berjalan jauh .


Kemudian Rara berhasil memegang tangan Rakha . Sontak Rakha kaget dan Langsung memeluk Rara.

__ADS_1


Rara yang masih terengah - engah nafasnya karena mengejar Rakha .


" Kha , maaf...." . Belum sempat mengucapkan kata lainnya jari Rakha menempel ke bibir merah milih Rara . Jantung Rara terasa mau berhenti dan langsung memejamkan matanya, seakan - akan Rara ingin minta sebuah kecupan di bibir .


Rakha yang melihat itu, langsung tersenyum dan mencium kening Rara dengan lembut .


Rakha menjelaskan juga tentang Meta . Rara pun juga sama kepada Rakha .


Akhirnya mereka berdamai dengan keadan mereka .


Saat itu pula Rakha ingin mengatakan sesuatu kepada Rara ,


" Ra... Aku sangat menyukaimu, maukah kamu jadi pacarku ? mengukir cerita kita sampai kapanpun? " .


Rara pun mengiyakan dan meminta syarat untuk merahasiakan hubungan mereka di sekolah .


Rakha terheran dan bertanya , " Kenapa harus dirahasiakan Ra ? gag akan yang bisaa misahin kita lagi Ra . Aku ingin dunia tau kalau kamu milikku " .


Rara pun menjawab , " bukan sekarang waktunya Kha " .


Dengan berat hati, Rakha mengiyakan permintaan gadis yang dia impikan sejak SMP .


...----------------...


Jam menunjukkan pukul 12.30 tengah malam


Naya mulai khawatir kebapa Rara belum juga ke kamar .


Dan suara pintu itu terbuka .


Rakha pun mengucapkan selamat malam kepada Rara .


" Tidur yang nyenyak ya.. Selamat malam " . Suara Rakha dengan lembut . Rara yang diam - diam menutup pintu kamar seakan takut membangunkan Naya .


Rara kaget melihat Naya yang ternyata menunggunya .


" Dari mana aja kamu ?? baru pulang jam segini ?! " , tanya Naya .


" ( sambil tersenyum ) .....heheehee cuma muter muter doangk Nay " , jawab Rara .


" Sama Rakha ? " , tanya Naya yang ingin tau banyak .


Rara pun mengangguk pelan - pelan .dan segera melepas hijab dan mengambil air wudhu untuk sholat Isya' .


Naya yang sedari tadi bingung dengan tingkah kawannya , " Tadi kan kamu perginya sama Lulman, terus kenapa bisa sama Rakha ? " .


" Pokoknya panjang ceritanya Nay . Udaah aahhhh.... aku ngantuk mau tidur duluan " , jawab Naya . " Pokoknya kita ceritanya besok ya " .


Tepat pukul 05.00 alarm Rara berbunyi sekaligus pesan WA dari Rakha .


" Ra , jalan - jalan yuk sebentar " , ajak Rakha melalui pesan WA .


" okey, ketemu di loby hotel depan ya " , jawab Rara .


Rara pun keluar dari kamar sambil mengintip sahabatnya yang masih tertidur lelap .


Rakha yang sudah menunggu Rara dihampiri oleh Meta . " Kha , kamu nungguin aku ya ?" , tanya Meta sambil merangkul lengan Rakha.


Rakha segera melepaskan tangan Meta sebelum Rara melihatnya . Namun Rara melihat tersebut dan merangkul Lengan Rakha . Rakha pun membiarkannya hingga membuat Meta heran .


" Maaf yaa Met, jangan gangguin pacar aku lagi " , ucap Rara dengan berani .


Rakha yang melihat tingkah dan ucapan Rara pun merasa bahagia dan tersenyum .


" Kamu beneran pacaran sama si Putri kutu buku ini Kha ?" , tanya Meta dengan rasa kepastian .


" Iya ini memang pacar aku sekarang. Dan jangan panggil Rara kutu buku, okay !!! " , jawab Rakha dengan ketus .


Meta pun akhirnya pergi dan merasa malu.


Rakha menggandeng tangan Rara dengan percaya diri .

__ADS_1


" katanya mau disembunyikan, kok malah di publish tadi ", tanya Rakha terheran .


Rara hanya tersenyum malu , " Kalau sama dia harus seperti itu biar engga ganggu kamu lagi " , jawab Rara dengan nada pasti .


__ADS_2