
" Sayang, kamu jadi ambil jurusan apa ? " tanya Dira di telepon.
" Aku masih ragu untuk ambil jurusan manajemen bisnis Kak, mengingat kamu menjadi seorang Tentara. Apa aku ambil jurusan keperawatan di Akademi kesehatan di Jogja aja ?? " tanya Rara .
" Kenapa harus di Jogja ?? kenapa enggak disini aja ?? " tanya Dira .
" Karena di Jogja itu tempatnya Kota pelajar, aku juga baru lihat review Akademi di sana cukup jadi yang terbaik dari pada disini. Di tambah lagi aku ingin mandiri di sana " ujar Rara yang sedang melihat pendaftaran Akademi Keperawatan di Laptopnya .
" Aku sangat setuju kalau kamu sekolah Perawat Ra. Kelak kalau aku sakit, ada kamu yang merawat ku " ucap Dira dengan tertawa terkekeh .
" Baiklah aku ambil itu saja ya " balas Rara lalu mengeklik pendaftaran dan melampirkan beberapa dokumennya . Dira dan Rara pun melanjutkan obrolan mereka sampai malam.
...----------------...
Rara dan Rasya pun sarapan bersama keluarganya pagi ini .
" Pah Mah... Rara pengen ngomong " ucap Rara dengan pelan .
" Ada apa Nak?? " sambut Papa Surya yang meletakkan korannya pagi ini .
" Emmmm.... Kak Dira dan aku kan akan menikah setelah 2-3 tahun ke depan, aku akan meneruskan sekolah dengan mengambil jurusan ke perawatan saja bagaimana? mengingat Kak Dira sebagai seorang TNI " Rara yang membicarakan ini kepada orang tuanya.
" Pap sih setuju saja, malah bisa saling membantu kan ?? gimana menurut Mama ?? " tanya Papa Surya kepada istrinya .
" iya, itu menjadi keputusan terbaik kamu sayang !! " ucap Mama Nisa dengan tersenyum .
" Terus kakak kuliah disini ?? " sahut Rasya yang menikmati sarapnnya .
" Enggak, tetap di Jogja kok . Pendidikan di san lebih modern " balas Rara .
" Baiklah, untuk biaya nanti kamu bisa ngomong ke Papa ya !! " ungkap Papa Surya yang sudah selesai sarapan dan bersiap pergi bekerja .
...----------------...
Setelah beberapa minggu berlalu Rara mendapatkan pemberitahuan pesan dari Akademi yang pernah ia daftar sebelumnya .
" Selamat anda diterima di Akademi Keperawatan, segera lakukan registrasi ulang di Akademi kami " isi pesan pemberitahuan tersebut membuat Rara bahagia .
" Alhamdulillah jadwalnya pas Kak Dira cuti nih, apa sekalian kita liburan ke Jogja aja ?? " ucapnya dalam hati .
Rara turun dari kamarnya dan mencari Papa Surya yang sedang libur kerja . Sedangkan Mama masih di pasar dan Rasya masih tidur di kamarnya .
" Pah, Rara udah diterima di Akademi Keperawatan tapi harus registrasi ke Sekolah " ucap Rara yang memeluk Papa Surya .
" Selamat ya sayang, terus kapan jadwal ke sekolahnya ?? 5hari lagi Pah " jawab Rara.
__ADS_1
" Ya sudah berangkat ke Jogja sana . Mau berangkat sendiri atau sama Rasya buat menemani ?? " ucap Papa Surya .
" Sama Kak Dira Pah " jawab Rara singkat .
" Memang Dira libur ?? " tanya Papa Surya .
" Iya pa, kan kebetulan pas ambil cuti kerja . Mungkin besok dia kesini Pa " ucap Rara yang tak sabar menunggu cuti kerja Dira .
" Baiklah kalau sudah ada Dira yang mengantar kamu " ucap Papa Surya yang meneruskan kegiatannya membersihkan tanaman di rumah .
Tak beberapa lama Dira menelepon Rara karena hari ini dia libur.
" Assalamu'alaikum sayang " ucap Dira ditelepon yang sudah diangkat Rara .
" Wa'alaikumsalam, kok tumben pagi udah telepon ? "
" iyaa, baru selesai lari pagi ini. Besok enggak lupa kan?? aku ke rumah ya ?? " ucap Dira yang baru saja selesai lari pagi di Lapangan Akademi .
" Sayang, aku diterima di Akademi Keperawatan . terus 5hari ke depan untuk registrasi di Kampusnya di Jogja . Kamu mau enggak kita ke Jogja ? " tanya Rara
" Alhamdulillah kalau gitu, kebetulan Mama juga pengen ketemu kita di Jogja. " balas Dira " tapi kita naik kereta aja gimana ?? di Jogja kan ada mobil juga, mobilku aku tinggal di Pangkalan ya, besok pagi jemput aku disini " imbuh Dira
" Baiklah sayang , besok akau jemput dan tiket kereta nanti aku yang pesan saja ya ?? " balas Rara .
...----------------...
Pagi - pagi Dira yang sudah siap dengan tasnya menunggu Rara menjemput di depan gedung asrama nya .
" udah liburan aja bro ?? kok enggak pakai mobil bro " ucap sahabat Dira kala itu sedang bertugas didepan pintu jaga .
" Iya mau mudik ke Jogja. Nunggu calon istri jemput bro " balas Dira kepada sahabatnya .
" widdih seneng tuh " salah satu sahabat lainnya ikut berbicara pada Dira.
Rara pun sampai didepan gerbang asrama menggunakan helm dan membawa 1 helm tambahan untuk Dira .
" Dah yaa, gue pulang dulu bro . Udah dijemput calon bini " ujar Dira sambil menunjuk Rara .
Dira melambaikan tangannya lalu berjalan ke arah Rara . Ia memeluk dan mencium kening Rara didepan rekan - rekannya .
" Ahh Dira tuu ya enak, ceweknya satu kota, udah dapet mobil, keluarganya juga tajir pula " kata sahabatnya yang berada di post penjagaan pintu depan tadi .
" Ahh jangan gitu bro, lihat perjuangan dia dapetin ceweknya itu susah . Soalnya dia pernah cerita ke gue " balas sahabatnya yang satunya .
Dira duduk didepan motor sedangkan Rara dibelakangnya dan merangkul Dira .
__ADS_1
" Kok on time banget jemputnya sayang ??? " tanya Dira .
" Iya lah... keburu rindunya makin memuncak " balas Rara .
" Kita cari makan diluar habis itu baru balik ke rumah ya ?? " pinta Dira yang fokus menyetir motor Rara.
" Iya sayang " balas Rara lalu merangkul pinggangnya dengan erat. Menyadarkan kepalanya dipunggung Dira membuatnya terasa nyaman .
Tak beberapa lama, mereka berhenti di sebuah cafe untuk memesan beberapa makanan sambil menikmati cuaca Bandung yang sedikit gelap mendung.
Rara pun memesan beberapa makanan untuk mereka. Dira sedari tadi menggenggam tangan Rara diatas meja membuat Rara semakin tak bisa berpaling darinya .
" O ya, kak Dira udah pesan tiket ?? tanya Rara sembari menunggu makanan mereka datang .
" udah, berangkatnya besok malam biar sampai Jogja agak pagi ya !! Kita pakai kereta aja terus nanti sampe di Jogja ada supir rumah yang jemput " ucap Dira menjelaskan .
" Terus kita pulang ke rumah kak Dira ya ?? " terus besoknya baru ke kampus aku ya... sekalian registrasi sekolah " .
" Baiklah, nanti biar aku temenin " ucap Dira, kemudian makanan mereka pun datang . Rara dan Dira menikmati kencan mereka yang sudah lama tak bertemu .
" Oyaa kita cari oleh - oleh buat Ayah dan Bunda di Jogja dulu ya " pinta Rara yang menikmati makanan di cafe itu .
" Okey, tapi agak sore gimana ? hari ini aku sedikit lelah sekali " ujar Dira .
Lalu Rara membisikan sesuatu ditelinga Dira, " Mau aku buat lelah lagi ?? " . Dira pun tersedak dari makanannya lalu mengambil air minumnya. " Rara... Rara... mulai kan mancing - mancing gitu ?? " balas Dira sambil mencubit pipinya sedikit . Rara hanya tersenyum dan melanjutkan makanannya .
Setelah mereka selesai makan, mereka pun melanjutkan perjalanan pulang sebelum hujan segera datang . Rara mendekap erat di tubuh Dira yang berpakaian seragam lorengnya .
Sampailah mereka di rumah Rara . Dan pas sekali hujan turun dengan cukup lebat sambil dibarengi gemuruh petir yang keras .
Rara sangat takut dan mendekap erat tubuh Dira . Lalu Dira membawa Rara masuk ke rumah .
" Assalamu'alaikum " tak ada jawaban dari dalam Rumah . Rara ingin menelepon Mama Nisa tapi ternyata Mama Nisa sudah mengirim pesan, bahwa ia akan terlambat pulang karena masih ada acara arisan di tempat temannya .
Sedangkan Papa dan Rasya tiba di rumah agak Sore .
" Ra, rumah sepi ya ?? enaknya ngapain ya Ra ?? " tanya Dira memancing Rara .
Rara naik ke atas kamarnya dan memanggil Dira saat itu juga . Mereka pun tidur bersama dan melakukan hubungan badan lagi . Mencari kehangatan bersama dan meluapkan kerinduan yang mereka rasakan .
Dira yang lelah pun tertidur pulas sambil memeluk Rara . Rara pelan - pelan melepaskan pelukan Dira lalu mandi dan menuju ke dapur , ia ingin memasak untuk calon suaminya hari ini yang tertidur pulas di kamarnya .
Sebelum turun ke dapur Rara melihat Dira yang tertidur pulas lalu menciumnya . Memandangnya sebentar
" Kak Dira, ternyata masa depan itu bisa berubah dalam sekejap. Aku pikir akan sesuai keinginanku, tapi semua bisa berubah tak seperti yang aku mau. Terimakasih yang bukan hanya memberiku angan - angan semata tapi juga membantuku mewujudkannya " gumamnya dalam hati saat melihat Dira yang tertidur pulas di ranjangnya.
__ADS_1