Pilihan Hati Takdir Cinta

Pilihan Hati Takdir Cinta
BAB 34 : BELOK ARAH


__ADS_3

2 bulan sudah saat Dira dan Rara pergi liburan di Jogja . Dan komunikasi mereka masih terjaga dengan sangat baik . Dira yang memahami Rara dan memanjakannya membuat mereka hampir tak pernah bertengkar .


" Ra, kamu kapan akan pergi kuliah ? " tanya Papa Surya yang tengah asik berkumpul diruang televisi mereka .


" Minggu depan sih Pa . Memang kenapa Pa ?? " tanya Rara


" Kamu mau tinggal di rumah Dira apa cari kost ? " tanya Mama Annisa sambil mengupas beberapa potongan buah apel .


" Maunya cari kost ma... Tapi Kak Dira bilangnya khawatir, ditambah lagi Bunda Fira yang ingin aku tinggal di sana " jawab Rara .


" Lantas bagaimana keputusanmu ? " tanya Papa Surya


" Mungkin aku akan tinggal di rumah Kak Dira dulu pa. Karena aku pikir di sana tak ada keluarga kita kan ?? " imbuh Rara.


" Ya sudah apapun keputusanmu akan kami dukung " ucap Papa Surya dengan bijak.


Tak beberapa lama, hp Rara berdering lalu Rara pun naik ke kamarnya .


" Assalamu'alaikum sayang " panggilan vidio call dari Dira .

__ADS_1


" Wa'alaikumsalam sayang, kok tumben jam segini udah telpon ?? " balas Rara dengan tersenyum .


Dira pun menumpahkan rasa rindunya kepada Rara dengan menghabiskan malam bersama Rara melalui panggilan vidio. " Ra, hari ini aku ke kantor Komandanku" ucap Dira . " Lhoo... memang ada apa sayang ?? " balas Rara dengan sedikit terkejut, ia pun ragu pasti akan ada kabar yang membuatnya sedih .


" Ra... sepertinya aku akan ditugaskan untuk misi perdamaian PBB Diluar negeri. Dan mungkin aku baru bisa bertugas di Jogja 4tahun lagi " Dira memberitahu Rara dengan hati - hati . Rara yang mendengar berita itu pun hanya diam terpaku . Rencana yang sudah ia susun dengan sang kekasihnya akan sedikit berubah dan berbelok arah . Tapi itu sudah menjadi pilihan hati Rara untuk mencintai Dira dan menerimanya sebagai prajurit negara. Tanpa ia sadari matanya mulai berkaca - kaca lalu menitihkan air mata .


" Kapan ?? " tanya Rara yang tak bisa menahan kesedihannya itu .


" Minggu depan sayang!! Aku akan ke Mesir, karena tugasku akan di sana. Dan 4tahun aku akan menetap di sana. Aku tidak akan pernah meninggalkanmu!!. Setelah dari tugas ini kita akan menikah. Itu yang sudah aku rencanakan untuk kita. Aku harap kamu mau bersabar dan menungguku ya sayang ya !!! " pinta Dira untuk menenangkan Rara yang sedari tadi menangis .


" Baiklah. Karena itu sudah menjadi kewajibanmu sebagai prajurit negara, aku akan menerima dan menunggumu 4tahun " balas Rara sambil menyeka air matanya .


" Aku juga sayang, sudah malam.. kita tidur yaa !!" pinta Rara yang sudah bisa menerima kenyataan bahwa masa kuliahnya tidak akan ada Dira disampingnya .


 


Bel rumah Rara berbunyi, Keluarga Rara yang tengah sibuk sarapan dikagetkan dengan tamu yang datang sepagi ini . " Sya, tolong bukain pintu rumah ya !! " pinta Mama Nisa kepada anak laki - lakinya itu . " Aku aja Ma, aku udah selesai sarapan dan juga mau pergi jemput Kak Dira " sela Rara yang sudah rapi dengan outer bajunya pagi ini .


Rara pun berlari menuju ruang tamu, dia tak melihat ada orang didepan rumahnya dari jendela. Lalu ia pun membuka pintu dan ia sangat kaget bahwa Dira sudah lebih dulu datang dengan baju seragam prajuritnya .

__ADS_1


" Assalamu'alaikum sayang... " dengan senyum khasnya yang begitu tampan untuk memberikan kejutan kepada Rara .


" Wa'alaikum salam kak Dira !!! " wajah terkejut Rara yang melihat kekasihnya sudah lebih dulu datang . " Masuk Kak, ayo sarapan... Papah sama Mamah di ruang makan soalnya " Rara pun menggandeng tangan kekasihnya dan membawanya masuk kedalam ruang makan .


" Pa... Ma... Kak Dira sudah datang !! " teriak Rara dengan bahagianya yang cukup tergambar diwajahnya.


Lalu Dira memberi salam kepada kedua orang tua Rara dan Mama Nisa menyuruhnya untuk sarapan bersama mereka .


Papa Surya pun bertanya pada Dira, " Dira, om dengar kamu akan ada misi perdamaian ya ?? lantas rencana kamu bagaimana? " .


" Iya om, saya akan ke Mesir 4tahun setelah itu saya akan pulang dan menikahi Rara om . Dan Tugas saya akan di Jogja " ucap Dira mengutarakan niatnya ke depan.


" Ya sudah kalau itu jadi keputusan kalian, akan kami dukung " Papa surya pun pergi berangkat bekerja begitu juga dengan Rasya.


Rara membereskan cucian piring di dapur, sedangkan Mama Nisa akan ke Pasar membeli beberapa makanan. " Nak Dira, Mama permisi dulu ya, mau ke pasar soalnya" pamit Mama Nisa kepada calon menantunya .


" Mau saya antar Ma?? " bujuk Dira dengan sopan .


" Enggak usahlah!! kalian nyiapin apa yang dibutuhkan saja " balas Mama Nisa lalu pergi keluar .

__ADS_1


__ADS_2