
Sudah 2,5 tahun ini Dira dan Rara tak bertemu hanya via vidio call dan itu pun jarang, karena kesibukan Dira di Negara Orang dan menjadi Tentara perdamaian untuk PBB . Sedangkan Rara sibuk dengan kuliah perawatnya .
" Bun, aku besok mau izin pulang ke Bandung ya.. Karena Besok Kampus libur akhir semester 2 minggu. " ucap Rara kepada calon mertuanya itu yang telah dianggapnya ibu sendiri.
" Sayang... Kenapa harus pulang?? Gimana kalau kita liburan saja?? Kan udah lama kita enggak pergi. "
" Tapi bun... Kak Dira kan belum pulang. Besok saja gimana kalau kak Dira sudah balik ? " jawab Rara yang terlihat sedih .
Tiba - tiba hp Rara berdering, panggilan vidio call dari sang kekasihnya .
" Assalamu'alaikum sayang... " sapa Dira dengan lembut .
" Wa'alaikumsalam Kak Dira " balas Rara .
" Hmmm... Jadi cuma Rara aja yang disapa ?? " dengan suara menyindir Dira .
" Eh... Bunda " Dira yang terlihat kaget sambil tersenyum kepada dua wanita kesayangannya itu . " Kok tumben Bunda di rumah ?? " tanya Dira lagi .
" Iya.. Ayah mu yang pergi acara militer biasa . Oh yaa Dir, Bunda mau ngajak Rara liburan. Kamu setuju engga sayang ? " tanya Bunda Fira .
" Iya bunda... Boleh banget udah lama Rara enggak liburan. Cuma kuliah terus. Kalau libur pun di Bandung cuma dikamar terus " ucap Dira yang memberi izin.
" Tapi kan kak ?? Kita liburannya nunggu kakak balik indo.. " ucap Rara dengan sedikit kecewa .
" Sayang.. Udah kewajibanku bikin kamu happy kan? kalau Bunda ngajak ya sudah pergi sana. Lagian cuma liburan beberapa hari saja " balas Dira dengan bijak .
" Tuh kan Ra.. Dira setuju " senyum Bunda Fira .
" Ya sudah bun, aku ikut saja " balas Rara.
" Rara sayang, ngobrolnya pindah ke kamar aja ya... Takut diganggu pihak ke 3 " ucap Dira .
__ADS_1
" Bunda... Maaf yaa.. Rara permisi mau pindah ke kamar " balas Rara kepada ibu mertuanya .
" iya sayang " sapa lembut dari mertuanya itu .
Bunda Fira memang lebih banyak di rumah karena Rara tinggal di rumahnya saat ini. Bunda hanya tidak ingin Rara kesepian jadi beliau memanjakan Rara seperti anaknya sendiri .
Rara pun ke kamarnya, kamar Dira yang ia tempati saat ini.
" Misi berhasil Dira " pesan singkat dari Bunda Fira kepada sang anak.
" Makasih ya Bund, untuk ngajak Rara liburan ke sini . Walaupun ketemuannya gag akan sering . Setidaknya mengobati kerinduanku. " balas Dira kepada Bundanya .
Bunda Fira memang akan mengajak berlibur ke Mesir untuk bertemu Dira . Karena ia tau anaknya Dira merindukan Rara . Ia pun membuat rencana kejutan untuk Rara .
...----------------...
Libur semester kampus pun tiba, Rara dijemput oleh sang ibu Mertua di Kampusnya .
" Bunda??? kenapa ke kampus ? " tanya Rara yang sedikit kaget .
" Tapi kan kita cuma keluar kota bun ?? Enggak harus beli baru kok buat Rara bun " jawab Rara dengan sopan.
" Dira tuh emang enggak salah pilih kamu sayang. Udah ikut Bunda saja ya !! " pinta sang Mertua.
Rara pun mengikuti kemauan sang calon Mertua . Ia dan Bunda Fira membeli beberapa kebutuhan untuk liburan keluarga itu . Rara tak banyak memilih, karena ia masih memiliki barang yang masih bagus.
" Bun, kalau kita berangkat besok bagaimana dengan Ayah Danu ?? " tanya Rara dengan polosnya .
" Ayah akan menyusul nanti sembari ada kegiatan di sana " jawab sang Bunda .
" Kamu enggak mau belikan sesuatu untuk Dira ?? " celetuk Bunda Fira lupa kalau Rara belum tau rencana Bunda .
__ADS_1
" Kan kak Dira jauh bun ?? " jawab Rara dengan polosnya .
" Yah kali aja mau dikirim kan ?? Besok juga ulang tahun Dira kan ?? " sambil menahan tawa Bunda Fira kembali memilih beberapa baju .
Rara yang terus memikirkan perkataan Bundanya meminta izin untuk ke toko jam. Bunda Fira mengizinkan dan akan menunggunya disebuah resto bawah.Rara pun pergi ke toko jam tangan sendirian, saat sampai di toko jam tangan dan memilih beberapa jam tangan sambil memikirkan Dira.
" Mas, aku ambil yang ini yaa !! " pinta Rara kepada karyawan jam tangan . Setelah selesai membayar ia pun menemui Bunda Fira di resto bawah .
" Gimana sayang ?? Udah dapat kado untuk Dira ?? " tanya sang Bunda penasaran .
" udah bun.. Semoga kak Dira suka ya bun ya !! " dengan wajah antusias Rara .
" Pasti suka !! " jawab Bunda Fira dengan tersenyum .
Tak berapa lama, makanan pun datang . Mereka makan siang berdua di resto Mall .
Setelah selesai ke dua wanita itu langsung pulang ke rumah . Dalam perjalanan pulang Rara tersenyum dan terus melihat kado yang akan ia berikan untuk kekasihnya itu .
Bunda Fira pun sampai ke parkiran rumah dan memarkirkan mobilnya .
" Oh yaa Rara sayang, jangan Lupa siapin pasport kamu ya " pinta sang Bunda .
" Lhoo untuk apa bun ?? " tanya Rara yang penasaran . Lalu Bunda Fira masuk dengan bergegas dan saat itu pula Hp Rara berdering panggilan dari Dira.
" Kok Tumben hari ini telephone sayang ? " tanya Rara yang mengangkat panggilan telephone dari Dira .
" Iya sayang . Kangen aja !! Kami dari mana ?? Kok bawa belanjaan ? " tanya Dira .
" Oh iyaa, tadi habis dari kampus langsung diajak Bunda belanja untuk keperluan liburan . Sayang... Aku sedih, kali ini kamu enggak ikut pergi. Bakal jadi liburan kesepianku tanpa kamu " curhatan Rara .
Dira hanya tersenyum mendengar Rara bicara itu . " Enggak apa - apa. Kalau aku pulang, kita ke korea ya !!
__ADS_1
untuk menggantikan liburan kali ini . Emang kamu jadi liburan kemana sama Bunda ?? " sambil menahan tawa dengan rencana Bunda dan Dira .
" Paling ke Bali, tapi Bunda minta pasport aku yaa ?? Aku juga enggak pegang tiket sayang . " Rara pun malah semakin penasaran dibuatnya .