Pilihan Hati Takdir Cinta

Pilihan Hati Takdir Cinta
BAB 8 : KEMBALI SEKOLAH


__ADS_3

Liburan sekolah pun telah usai, Hari ini Rasya mengantarkan kakaknya dahulu kemudian dia akan pergi ke sekolahnya . Mereka berpamitan dengan kedua orangtua mereka .


Jam 6.30 pagi Rasya sudah sampai didepan pintu gerbang sekolah kakaknya dan menurunkannya .


" Kak nanti aku jemput atau pulang bareng Rakha ? " tanya adik kesayanganya .


" Kalau Rakha ngajak bareng, aku enggak usah dijemput " ucapanya .


" Baiklah, aku pergi " pamit Rasya .


Rara masuk ke gerbang sekolahnya .


Dari jauh terlihat Naya dengan senyum cerianya .


" Rara .. Raraa..... " ucap Naya dengan gembira .


Selama liburan ini kami memang tidak bertemu dengan Naya, karena Naya berlibur dengan orangtuanya di Bali .


Rara melambaikan tangannya dan menyapa sahabatnya itu . Naya berlari dan memeluk sahabatnya itu .


" Rara... aku kangen sama kamu, aku bawain kamu oleh - oleh dari liburan kemarin " ungkap sahabatnya .


" Aku juga kangen Nay, seru kan liburanmu ? " tanya Rara .


" Lebih seru lagi, kalau ada kamu Ra " ucap sahabatnya itu .


" Gimana pacaran sama cowok dingin itu " menunjuk meja Rakha didalam kelas yang sudah ada tasnya .


" Begitulah Nay, seneng lah " ungkap Rara .


" Syukurlah kalau kalian enggak berantem terus " jawab Naya .


" Enggak lah " ucap Rara .


Rakha yang sedari tadi mempersiapkan untuk kegiatan Masa Orientasi Siswa baru membuatnya tidak terlihat batang hidungnya dikelas .


Saat upacara sekolah pun hanya terlihat sekilas saja.


Rara pun yang sedari tadi mencarinya karena merindukan sang pacar . Mereka belum sempat bertemu beberapa hari ini karena Rakha disibukan tugas sekolah untuk acara Masa Orientasi Siswa baru .


" Kha kamu dimana ?"


" Kamu enggak kangen sama aku ya "


" Aku tunggu diruang perpustakaan jam pertama istirahat ya "


" Sebentar aja buat ketemu "


Isi pesan Rara yang belum Rakha baca .


Naya mengagetkan Rara , " Hayo ngapain kamu lihatin hape terus " .


" Ahh enggak papa Nay " ucap Rara .


" Nunggu Rakha ?? tuh sibuk, dikerubutiin siswa baru " sambil menunjuk Rakha yang terlihat sekilas dari jauh sedang sibuk memberikan orientasi sekolah .


Rara yang terlihat marah dan cemburu hanya diam dan menjatuhkan kepalanya ke meja nya .


Menarik nafas dengan berat , Naya hanya tersenyum melihat tingkah sahabatnya yang dibutakan cemburu .


...----------------...


Melihat pesan WA nya belum terbaca membuat Rara semakin gelisah .


" Sesibuk itukah kamu Kha sampai melupakanku " balas pesannya lagi kepada Rakha .


Jam istirahat pertama Rara pergi ke perpustakaan, tak disangka Rakha sudah menunggunya disela - sela rak buku .


Dengan senyumnya Dia menarik Rara dan memeluknya lalu berbisik ditelinga Rara, " Sorry ya sayang, aku baru bisa menemuimu sekarang "


Rara yang sedikit kaget langsung tersenyum dan berkata, " aku kira kamu melupakanku dan semua pesanku tak kamu balas ataupun baca " .


" Mana mungkin aku melupakanmu Ra !! aku akan coba membagi waktuku dan waktu kita . Ku harap kamu mau memahamiku " bisik Rakha yang membuat Rara semakin berdebar jantungnya .


" Trus kenapa kamu tuh sama anak kelas 1 baru, kamu enggak lagi tebar pesona kan ?? " ucap Rara sambil membalikkan tubuhnya karena terbakar cemburu .


Rakha membalikkan lagi tubuh Rara sehingga wajah Rara menghadap wajah Rakha, " Mana mungkinlah !! cuma kamu yang akan aku lihat dan akan jadi selamanya " .

__ADS_1


Rakha ingin mencium bibir Rara yang sudah ia tahan selama menjadi pacarnya .Tapi apa daya dia tak kuasa dengan keinginannya .


Akhirnya Rakha mencium lembut bibir Rara lalu mencium keningnya dengan perasaan cinta .


Rara menutup matanya dan tak melepaskan pelukan Rakha .


" Ahh... Rasanya inikah ciuman pertama itu ?" ungkap Rara dalam hatinya .


Rakha pun sama ini menjadi ciuman pertamanya dengan seorang wanita . Jantungnya juga berdetak sangat cepat .


Dia melihat Rara dan memeluknya sambil berkata, " maaf ya sayang kalau aku menciummu "


" Enggak apa - apa Kha, ku harap kita akan berjodoh di masa depan " ucap Rara lirih .


Jam istirahat pun usai. Rara dan Rakha yang masih di pojok perpus tak ingin saling berpisah. Tapi HP Rakha terus bergetar untuk kegiatan sekolah selanjutnya .


" Rasanya masih ingin memeluk kamu sedikit lama Ra.... tapi anak - anak OSIS mencariku " dengan sedikit rasa bersalahnya .


" Sana pergi, aku akan menunggumu nanti usai pulang sekolah " ucap Rara dengan senyumnya dan meepaskan genggamannya .


" Terimakasih sudah mau bersabar menjadi kekasihku " ucap Rakha .


...----------------...


" Aku tunggu kamu digerbang depan " pesan WA Rara untuk Rakha .


Bel pulang sekolah pun telah berbunyi . Semua siswa juga satu persatu meninggalkan kelas dan sekolah .


Rara yang sedari tadi menunggu Rakha tak terlihat batang hidungnya .


" Apa dia gag inget ya? tapi pesannya sudah dia baca ? " ucapnya lirih sambil melihat layar di HPnya .


Rakha berlari ke arah Rara didepan gerbang sekolah yang sedari tadi menunggunya .


" Ra hari ini aku enggak bisa anter kamu, ternyata anak OSIS ada persiapan untuk kegiatan besok. Maaf yaa... tapi tadi aku sudah bilang Rasya untuk jemput kamu " ucap Rakha yang sedikit menyesal .


" Yaudah deh enggak papa " balas Rara yang sedikit kecewa .


" Tuhh....Rasya datang, kamu pulang bareng dia ya " ucap Rakha .


" Bro, titip kakakmu ya " pinta Rakha kepada Rasya .


Rasya dan Rara meninggalkan sekolah dengan motornya .


Dari kejauhan Rakha melambaikan tangannya .


" Sya apa besok kakak bawa motor lagi aja ya ?? " ucap Rara .


Rakha tertawa sambil mengendarai motornya .


" Emang lucu ya ?? " omel kakaknya yang sedikit marah .


" Iya lucu, kakak tuh aneh . Udah tau Rakha itu ketua OSIS pastilah bakal sibuk belum ngurus ini itu. Siapa suruh pacaran sama orang sibuk " ucap Rakha sambil meledek Rara .


" ahh... kamu itu bukan menghibur kakak malah meledek " sahut Rara sambil memukul kepala Rasya sedikit keras .


" Aaauwwww..... sakit tau kak !! " balas Rasya sambil mengelus kepalanya yang memakai helm .


...----------------...


Mereka sampai Rumah dengan baik . Rara membuka pintu rumah fan mengucapkan salam kepada Mama Nisa .


" Mah, hari ini masak apa ? aku lelah mah dan sedikit lapar " tanya Rara kepada mamanya .


" Sayur sop sama sambel tuh dimeja makan Ra. Ganti baju dan sholat dulu sebelum makan " Pinta Mama Nisa .


Rara naik ke atas ke kamarnya dan melakukan perintah mamanya . Rasya menyusul dari belakang langsung mengambil ayam goreng dimeja makan .


" Rasya !! cuci tangan mu dan ganti bajumu dulu sanah !! " kesal Mama Nisa kepada Rasya .


" iya mamaku yang bawel " ucap Rasya dengan candaan seperti biasanya .


Rara turun ke bawah dan makan siang bersama dengan mama Nisa .


" Rasya kemana mah, kok enggak kelihatan ? padahal ada ayam goreng " tanya Rara .


" Dia udah makan tadi Ra , paling di kamarnya tidur . Oh iya Ra, kamu tante Ratna ? " tanya Mama Nisa .

__ADS_1


" Mamanya Rakha ya ? " Rara menebak pertanyaan mamanya . " Kenapa emang Ma? "


" Dia bulan depan mau pulang Indo katanya sama adik dan Papanya Rakha, Om Aditama . Trus mau mampir ke rumah katanya " , ucap Mama Nisa .


" Oh " jawab singkat Rara .


" kok cuma oh jawabnya ? kamu lagi berantem sama Rakha ? dia juga udah jarang main kerumah kenapa? " tanya Mama Rara.


" gitulah mah sibuk " ucap Rara kesal .


" Denger - denger Rakha disuruh balik ke Amerika ya untuk kuliah disana ? " tanya Mama Nisa sedikit kepo


" aku enggak tau mau , coba aja mamah besok tanya kalau dia main " ungkap Rara sambil menyelesaikan makanannya .


" Mah aku mau tidur siang ya, agak capek badanku hari ini " ucap Rara setelah selesai mencuci piring kotornya .


" Baiklah Ra " jawab mama Nisa sambil menyelesaikan pekerjaan rumah lainnya .


...----------------...


Waktu menunjukkan pukul 09.00 malam, Rara mengambil HPnya ditas sekolahnya .


Dia mendapat pesan dan beberapa panggilan yang tidak terjawab dari Rakha .


" Maaf yaa, aku lupa tadi HP aku silent dan ku taruh di tas " balas pesan Rara .


" Syukurlah kamu membalasnya Ra, Aku kira kamu mengabaikanku " balas Rakha


" Mana mungkin lah . O..ya mulai besok aku bawa motor sendiri Kha , jadi enggak perlu repot - repot nganter aku " Balas Rara


" Kamu kecewa ya sama aku Ra ? " tanya Rakha dalam pesan singkatnya .


" Enggak lah Kha . Aku hanya mencoba memahamimu saja " balas Rara .


Rara tertidur masih memegang HPnya .


Pagi pun datang setelah selesai sarapan Rara pamit kepada orangtuanya untuk memakai motornya sendiri .


" Hati - hati dijalan " perintah mama Nisa . Rasya pun juga mengikuti kakaknya untuk pergi ke sekolah .


Rara datang ke parkiran sekolah tak melihat motor Rakha seperti biasanya .


" Dooooorrr... " Sentak Naya yang mengagetkan Rara .


" Tumben pakai motor Ra ? " tanya Naya


" Enggak apa - apa Nay, lagi pengen aja " ucap sahabatnya itu .


" Kamu bareng Satri " tanya Rara .


" Iyalah Ra.... " jawab Naya .


" Hebat kamu Nay, masih langgeng aja " ucap Rara .


" Harus donk Ra " jawab Naya dan mengajak berjalan bersama untuk masuk kelas .


Sudah beberapa hari sejak dari perpustakaan Rakha semakin jarang terlihat dikelas . Dia sering absen dari kelas karena kesibukannya menjadi ketua OSIS. Rara pun selalu ditemani Naya walaupun terkadang Naya menghampiri Satri untuk kencan di sekolah . Tapi Rara memaklumi semua keadaan itu .


Waktu membuatnya memikirkan banyak hal untuk masa depannya sendiri . Akhirnya dia memantapkan untuk sekolah di jurusan Manajemen Bisnis, Rara ingin mewujudkan impiannya menjadi pembisnis dan mengurus rumah tangganya kelak tanpa harus mengorbankan waktunya dengan keluarganya .


Rara belum memberitaukan keputusannya kepada Rakha karena komunikasi mereka yang sangat sedikit beberapa hari ini .


Bel pulang sekolahpun akhirnya tiba . Rara menuju tempat parkir sendirian . Didepan motornya dia melihat sosok laki - laki yang dia rindukan beberapa hari ini .


Dengan senyum sumringahnya Rara menghampiri dan bertanya, " kukira kamu masih ada kegiatan. Ternyata sudah menungguku " ucap Rara bahagia .


" Aku akan pulang bersama kamu hari ini dan aku sengaja enggak bawa motor untuk bareng sama kamu " ucap Rakha sedikit menyesal karena kesibukannya disekolah .


Rara bahagia mendengarnya dan segera menyerahkan kunci sepeda motornya.


" Kamu mau bawa aku kemana Kha ? " ucap Rara .


" Kita ke apartemenku ya ?? bude Minah sudah kusuruh untuk membuatkan makan siang kita " . ucap Rakha .


" Baiklah Kha . Tapi kamu tau darimana aku pakai motor ?? " tanya Rara.


" Rasya " ucapnya singkat .

__ADS_1


Lalu mereka berboncengan ke arah apartemen Rakha .


...----------------...


__ADS_2