
Liburan sekolah pun telah usai, Hari ini Rasya mengantarkan kakaknya dahulu kemudian dia akan pergi ke sekolahnya . Mereka berpamitan dengan kedua orangtua mereka .
Jam 6.30 pagi Rasya sudah sampai didepan pintu gerbang sekolah kakaknya dan menurunkannya .
" Kak nanti aku jemput atau pulang bareng Rakha ? " tanya adik kesayanganya .
" Kalau Rakha ngajak bareng, aku enggak usah dijemput " ucapanya .
" Baiklah, aku pergi " pamit Rasya .
Rara masuk ke gerbang sekolahnya .
Dari jauh terlihat Naya dengan senyum cerianya .
" Rara .. Raraa..... " ucap Naya dengan gembira .
Selama liburan ini kami memang tidak bertemu dengan Naya, karena Naya berlibur dengan orangtuanya di Bali .
Rara melambaikan tangannya dan menyapa sahabatnya itu . Naya berlari dan memeluk sahabatnya itu .
" Rara... aku kangen sama kamu, aku bawain kamu oleh - oleh dari liburan kemarin " ungkap sahabatnya .
" Aku juga kangen Nay, seru kan liburanmu ? " tanya Rara .
" Lebih seru lagi, kalau ada kamu Ra " ucap sahabatnya itu .
" Gimana pacaran sama cowok dingin itu " menunjuk meja Rakha didalam kelas yang sudah ada tasnya .
" Begitulah Nay, seneng lah " ungkap Rara .
" Syukurlah kalau kalian enggak berantem terus " jawab Naya .
" Enggak lah " ucap Rara .
Rakha yang sedari tadi mempersiapkan untuk kegiatan Masa Orientasi Siswa baru membuatnya tidak terlihat batang hidungnya dikelas .
Saat upacara sekolah pun hanya terlihat sekilas saja.
Rara pun yang sedari tadi mencarinya karena merindukan sang pacar . Mereka belum sempat bertemu beberapa hari ini karena Rakha disibukan tugas sekolah untuk acara Masa Orientasi Siswa baru .
" Kha kamu dimana ?"
" Kamu enggak kangen sama aku ya "
" Aku tunggu diruang perpustakaan jam pertama istirahat ya "
" Sebentar aja buat ketemu "
Isi pesan Rara yang belum Rakha baca .
Naya mengagetkan Rara , " Hayo ngapain kamu lihatin hape terus " .
" Ahh enggak papa Nay " ucap Rara .
" Nunggu Rakha ?? tuh sibuk, dikerubutiin siswa baru " sambil menunjuk Rakha yang terlihat sekilas dari jauh sedang sibuk memberikan orientasi sekolah .
Rara yang terlihat marah dan cemburu hanya diam dan menjatuhkan kepalanya ke meja nya .
Menarik nafas dengan berat , Naya hanya tersenyum melihat tingkah sahabatnya yang dibutakan cemburu .
...----------------...
Melihat pesan WA nya belum terbaca membuat Rara semakin gelisah .
" Sesibuk itukah kamu Kha sampai melupakanku " balas pesannya lagi kepada Rakha .
Jam istirahat pertama Rara pergi ke perpustakaan, tak disangka Rakha sudah menunggunya disela - sela rak buku .
Dengan senyumnya Dia menarik Rara dan memeluknya lalu berbisik ditelinga Rara, " Sorry ya sayang, aku baru bisa menemuimu sekarang "
Rara yang sedikit kaget langsung tersenyum dan berkata, " aku kira kamu melupakanku dan semua pesanku tak kamu balas ataupun baca " .
" Mana mungkin aku melupakanmu Ra !! aku akan coba membagi waktuku dan waktu kita . Ku harap kamu mau memahamiku " bisik Rakha yang membuat Rara semakin berdebar jantungnya .
" Trus kenapa kamu tuh sama anak kelas 1 baru, kamu enggak lagi tebar pesona kan ?? " ucap Rara sambil membalikkan tubuhnya karena terbakar cemburu .
Rakha membalikkan lagi tubuh Rara sehingga wajah Rara menghadap wajah Rakha, " Mana mungkinlah !! cuma kamu yang akan aku lihat dan akan jadi selamanya " .
__ADS_1
Rakha ingin mencium bibir Rara yang sudah ia tahan selama menjadi pacarnya .Tapi apa daya dia tak kuasa dengan keinginannya .
Akhirnya Rakha mencium lembut bibir Rara lalu mencium keningnya dengan perasaan cinta .
Rara menutup matanya dan tak melepaskan pelukan Rakha .
" Ahh... Rasanya inikah ciuman pertama itu ?" ungkap Rara dalam hatinya .
Rakha pun sama ini menjadi ciuman pertamanya dengan seorang wanita . Jantungnya juga berdetak sangat cepat .
Dia melihat Rara dan memeluknya sambil berkata, " maaf ya sayang kalau aku menciummu "
" Enggak apa - apa Kha, ku harap kita akan berjodoh di masa depan " ucap Rara lirih .
Jam istirahat pun usai. Rara dan Rakha yang masih di pojok perpus tak ingin saling berpisah. Tapi HP Rakha terus bergetar untuk kegiatan sekolah selanjutnya .
" Rasanya masih ingin memeluk kamu sedikit lama Ra.... tapi anak - anak OSIS mencariku " dengan sedikit rasa bersalahnya .
" Sana pergi, aku akan menunggumu nanti usai pulang sekolah " ucap Rara dengan senyumnya dan meepaskan genggamannya .
" Terimakasih sudah mau bersabar menjadi kekasihku " ucap Rakha .
...----------------...
" Aku tunggu kamu digerbang depan " pesan WA Rara untuk Rakha .
Bel pulang sekolah pun telah berbunyi . Semua siswa juga satu persatu meninggalkan kelas dan sekolah .
Rara yang sedari tadi menunggu Rakha tak terlihat batang hidungnya .
" Apa dia gag inget ya? tapi pesannya sudah dia baca ? " ucapnya lirih sambil melihat layar di HPnya .
Rakha berlari ke arah Rara didepan gerbang sekolah yang sedari tadi menunggunya .
" Ra hari ini aku enggak bisa anter kamu, ternyata anak OSIS ada persiapan untuk kegiatan besok. Maaf yaa... tapi tadi aku sudah bilang Rasya untuk jemput kamu " ucap Rakha yang sedikit menyesal .
" Yaudah deh enggak papa " balas Rara yang sedikit kecewa .
" Tuhh....Rasya datang, kamu pulang bareng dia ya " ucap Rakha .
" Bro, titip kakakmu ya " pinta Rakha kepada Rasya .
Rasya dan Rara meninggalkan sekolah dengan motornya .
Dari kejauhan Rakha melambaikan tangannya .
" Sya apa besok kakak bawa motor lagi aja ya ?? " ucap Rara .
Rakha tertawa sambil mengendarai motornya .
" Emang lucu ya ?? " omel kakaknya yang sedikit marah .
" Iya lucu, kakak tuh aneh . Udah tau Rakha itu ketua OSIS pastilah bakal sibuk belum ngurus ini itu. Siapa suruh pacaran sama orang sibuk " ucap Rakha sambil meledek Rara .
" ahh... kamu itu bukan menghibur kakak malah meledek " sahut Rara sambil memukul kepala Rasya sedikit keras .
" Aaauwwww..... sakit tau kak !! " balas Rasya sambil mengelus kepalanya yang memakai helm .
...----------------...
Mereka sampai Rumah dengan baik . Rara membuka pintu rumah fan mengucapkan salam kepada Mama Nisa .
" Mah, hari ini masak apa ? aku lelah mah dan sedikit lapar " tanya Rara kepada mamanya .
" Sayur sop sama sambel tuh dimeja makan Ra. Ganti baju dan sholat dulu sebelum makan " Pinta Mama Nisa .
Rara naik ke atas ke kamarnya dan melakukan perintah mamanya . Rasya menyusul dari belakang langsung mengambil ayam goreng dimeja makan .
" Rasya !! cuci tangan mu dan ganti bajumu dulu sanah !! " kesal Mama Nisa kepada Rasya .
" iya mamaku yang bawel " ucap Rasya dengan candaan seperti biasanya .
Rara turun ke bawah dan makan siang bersama dengan mama Nisa .
" Rasya kemana mah, kok enggak kelihatan ? padahal ada ayam goreng " tanya Rara .
" Dia udah makan tadi Ra , paling di kamarnya tidur . Oh iya Ra, kamu tante Ratna ? " tanya Mama Nisa .
__ADS_1
" Mamanya Rakha ya ? " Rara menebak pertanyaan mamanya . " Kenapa emang Ma? "
" Dia bulan depan mau pulang Indo katanya sama adik dan Papanya Rakha, Om Aditama . Trus mau mampir ke rumah katanya " , ucap Mama Nisa .
" Oh " jawab singkat Rara .
" kok cuma oh jawabnya ? kamu lagi berantem sama Rakha ? dia juga udah jarang main kerumah kenapa? " tanya Mama Rara.
" gitulah mah sibuk " ucap Rara kesal .
" Denger - denger Rakha disuruh balik ke Amerika ya untuk kuliah disana ? " tanya Mama Nisa sedikit kepo
" aku enggak tau mau , coba aja mamah besok tanya kalau dia main " ungkap Rara sambil menyelesaikan makanannya .
" Mah aku mau tidur siang ya, agak capek badanku hari ini " ucap Rara setelah selesai mencuci piring kotornya .
" Baiklah Ra " jawab mama Nisa sambil menyelesaikan pekerjaan rumah lainnya .
...----------------...
Waktu menunjukkan pukul 09.00 malam, Rara mengambil HPnya ditas sekolahnya .
Dia mendapat pesan dan beberapa panggilan yang tidak terjawab dari Rakha .
" Maaf yaa, aku lupa tadi HP aku silent dan ku taruh di tas " balas pesan Rara .
" Syukurlah kamu membalasnya Ra, Aku kira kamu mengabaikanku " balas Rakha
" Mana mungkin lah . O..ya mulai besok aku bawa motor sendiri Kha , jadi enggak perlu repot - repot nganter aku " Balas Rara
" Kamu kecewa ya sama aku Ra ? " tanya Rakha dalam pesan singkatnya .
" Enggak lah Kha . Aku hanya mencoba memahamimu saja " balas Rara .
Rara tertidur masih memegang HPnya .
Pagi pun datang setelah selesai sarapan Rara pamit kepada orangtuanya untuk memakai motornya sendiri .
" Hati - hati dijalan " perintah mama Nisa . Rasya pun juga mengikuti kakaknya untuk pergi ke sekolah .
Rara datang ke parkiran sekolah tak melihat motor Rakha seperti biasanya .
" Dooooorrr... " Sentak Naya yang mengagetkan Rara .
" Tumben pakai motor Ra ? " tanya Naya
" Enggak apa - apa Nay, lagi pengen aja " ucap sahabatnya itu .
" Kamu bareng Satri " tanya Rara .
" Iyalah Ra.... " jawab Naya .
" Hebat kamu Nay, masih langgeng aja " ucap Rara .
" Harus donk Ra " jawab Naya dan mengajak berjalan bersama untuk masuk kelas .
Sudah beberapa hari sejak dari perpustakaan Rakha semakin jarang terlihat dikelas . Dia sering absen dari kelas karena kesibukannya menjadi ketua OSIS. Rara pun selalu ditemani Naya walaupun terkadang Naya menghampiri Satri untuk kencan di sekolah . Tapi Rara memaklumi semua keadaan itu .
Waktu membuatnya memikirkan banyak hal untuk masa depannya sendiri . Akhirnya dia memantapkan untuk sekolah di jurusan Manajemen Bisnis, Rara ingin mewujudkan impiannya menjadi pembisnis dan mengurus rumah tangganya kelak tanpa harus mengorbankan waktunya dengan keluarganya .
Rara belum memberitaukan keputusannya kepada Rakha karena komunikasi mereka yang sangat sedikit beberapa hari ini .
Bel pulang sekolahpun akhirnya tiba . Rara menuju tempat parkir sendirian . Didepan motornya dia melihat sosok laki - laki yang dia rindukan beberapa hari ini .
Dengan senyum sumringahnya Rara menghampiri dan bertanya, " kukira kamu masih ada kegiatan. Ternyata sudah menungguku " ucap Rara bahagia .
" Aku akan pulang bersama kamu hari ini dan aku sengaja enggak bawa motor untuk bareng sama kamu " ucap Rakha sedikit menyesal karena kesibukannya disekolah .
Rara bahagia mendengarnya dan segera menyerahkan kunci sepeda motornya.
" Kamu mau bawa aku kemana Kha ? " ucap Rara .
" Kita ke apartemenku ya ?? bude Minah sudah kusuruh untuk membuatkan makan siang kita " . ucap Rakha .
" Baiklah Kha . Tapi kamu tau darimana aku pakai motor ?? " tanya Rara.
" Rasya " ucapnya singkat .
__ADS_1
Lalu mereka berboncengan ke arah apartemen Rakha .
...----------------...