Pilihan Hati Takdir Cinta

Pilihan Hati Takdir Cinta
BAB 35 : DIANTARA 2 NEGARA


__ADS_3

Satu minggu sudah Dira dan Rara menikmati waktu kencan mereka . Jadwal Penerbangan Dira pun tepat jam 2 pagi ini di Halim Perdana Kusuma, Banyak teman Dira pun juga ikut misi kemanusian itu . Dan Dira pun sudah kembali ke Pangkalan Militernya .


Pagi ini Rara bersama ke dua orang tua Dira pergi ke Pangkalan Militer Dira untuk mengikuti upacara perpisahan keluarga dan prajurit yang akan pergi . Mobil kami sudah tiba di parkiran Pangkalan Militer Dira, Rara diajak Bunda Fira untuk duduk di kursi VIP karena Ayah Dira juga seorang TNI dan cukup memiliki pangkat dalam kesatuannya .


Rara melihat beberapa tempat dan tak terlihat Dira ataupun barisan para TNI yang akan berangkat . Bunda Fira tau kegelisahan Rara lalu menggenggam tangannya. Rara pun tersenyum dan membalas genggaman calon mertuanya itu .


Tak beberapa lama Pasukan TNI yang akan bertugas pun datang dengan berjajar rapi, terlihat Dira dengan gagahnya memimpin pasukan itu .


" Ahhh... itu kekasihku !!! " gumam Rara didalam hatinya . Terlihat Dira yang tampak serius saat menjalankan perintah, bukan sebagai Dira yang Rara kenal. Saat upacara telah selesai Para TNI yang akan dikirim pun diberi kesempatan untuk berpamitan dengan para keluarganya .Tak nampak cemas di wajah Ayah dan Bunda Dira yang menyapa anaknya itu . Bunda Fira menyapa anak lelakinya itu, " Jaga kesehatan ya Nak yaa di sana " . Dan Ayah Danu memeluk anak laki - lakinya itu . Mereka mengobrol cukup lama, dan Rara masih duduk di kursi VIP itu .


Dira sesekali melihat kekasihnya yang berkaca - kaca matanya itu . Lalu ia menghampirinya dan menyapa lembut kekasihnya , " Kenapa ?? Mau menangis kah ?? . " Rara menggelengkan kepalanya namun matanya tak bisa berbohong. Ia memeluk Dira sambil menangis sejadi - jadinya. Dira hanya tersenyum dan membalas pelukan kekasihnya itu . " Maafkan aku, karena sebuah kewajiban dan tugasku sebagai prajurit kita harus berpisah sementara. Tapi kita masih bisa saling telephone kok sayang " ucap Dira . Rara menangguk mengerti perkataan Dira .


" Kapten !! " seorang prajurit memanggil Dira .


" Ra sepertinya aku sudah akan berangkat " sambil menyeka air mata Rara lalu mencium keningnya . " kamu di Jogja hati - hati ya !! Maaf enggak bisa mengantar kamu. Kita bertemu saat kamu sudah lulus kuliah ya... " ucap Dira lalu meninggalkan Rara .


Rara melihat kekasihnya pergi dengan truk TNI, ia ditemani bunda Bunda Fira dan Ayah Danu . Ia tak mampu menahan tangisnya dan memeluk Bunda Fira, calon ibu mertua yang sangat baik padanya. " Rara sayang, cuma 4 tahun kok. Kalau kita ada kesempatan kita bisa mengunjunginya walaupun akan sulit. "

__ADS_1


Ayah Danu mengajak istrinya dan Rara untuk pulang. Dan dalam perjalanan pulang, Rara hanya melamun didalam mobil pun juga nampak sunyi . Tiba - tiba sebuah notifikasi WA muncul dilayar HP milik Rara.


" Ra, tunggu aku 4 tahun kamu juga harus selesai kuliah perawat setelah itu kita menikah dan punya banyak anak ya " pesan Dira .


Rara tak membalasnya karena ia harus terbiasa dengan keadaan ini . Sampailah Rara dirumahnya. Dan langsung menuju kamarnya. Papa dan Mama bingung dengan sikap Rara lalu Bunda Fira menjelaskan keadaannya . Orang tua Dira dan orang tua Rara lalu mengobrol diruang tamu .


Malam ini pun Orang tua Dira juga akan pamit untuk pulang ke Jogja .


" Fira , keretamu jam berapa ?? " tanya Mama Nisa .


" Jam 9 malam ini Nis. Oyaa untuk Rara aku akan menyiapkan kamarnya di rumah dan jangan khawatirkan apapun tentangnya di sana . Kami akan menjaganya seperti anak kami sendiri ya. Kami akan menunggunya di Jogja " ucap Bunda Fira kepada calon besannya itu .


Tepat didepan stasiun Orang Tua Dira berpamitan kepada keluarga Rara tak lupa saling berpelukan .


" Rara sayang, kami tunggu kamu di Jogja ya!! Jangan sedih cuma beda Negara kok " saran Bunda Fira .


" Iya Bunda, terima kasih untuk supportnya ke Rara " ucap Rara sambil memeluk kedua orang tua Dira .

__ADS_1


Tak beberapa lama, Kereta yang akan ditumpangi Orang Tua Dira datang lalu mereka segera naik ke kereta dan melambaikan tangan.


Keluarga Rara pun akhirnya menuju parkiran dan kembali ke rumah.


Rasya yang tau kakaknya sedih lalu membawa mobilnya untuk berhenti di McD drive true membeli paket Burger kesukaan kakaknya .


" Sya kok kemari ? " tanya Papa Surya .


" kasian tuh Pa, ada yang lagi sedih " ledek Rasya .


Papa Surya pun tersenyum dan segera mengambil kartu ATM nya untuk membayar pesanan Rasya .


" Nih es cream kesukaan loe kak . Udah jangan cengeng mulu !!! " ucap Rasya sambil menyodorkan es cream untuk kakaknya .


" Mama juga mau donk sya " pinta Mama Nisa .


" Papa Juga donk " tambah Papa Surya lagi .

__ADS_1


" Ya salaam !! " sambil menepuk jidatnya Rasya memesan 3 es cream lagi dan beberapa burger .


" Makasih yaa adikku yang baik " Rara pun tersenyum sedikit melupakan kesedihannya itu .


__ADS_2