
Leo send message
[ Dimana lo Jack?]
Jack send maesage
[di cafe d'chef?]
Leo send message
[Don't go anywhere, otw ke situ]
Tidak lama Leo menghampiri Jack yang tengah asik bermain game.
"Lu kayak ga punya rumah aja main game disini."
"Weh bro, ada apa tumben lu nyariin gw sampe kesini"
"Si jefa nyariin lu"
"Gila lu, nanti Tiana denger gimana? Banyak mata matanya disini. Jangan ngomongin masalah bebeh lain disini bro mampus gw nanti"
"Ekhem mau ada pesan tambahan ga mas mas, abang, kakak?" Shila menghampiri kedua sahabat itu
"Hi Shila" sapa Leo berbasa basi.
"Hi Leo, makin besar ya ototnya"
"Of course lah, ngegym makanya yok kapan kita gym bareng biar body kamu makin sexy"
"Shila ingat Melki, gw aduin lu ya"
"Bercanda lah Jack, so Leo mau pesan apa?"
"Samain aja sama yang dipesan Jack"
"Itu saja? Ok ditunggu ya"
"Ok thanks Shilla"
"Gw mau numpang di apartemen lu, motor gw rusak. Jadi kita bisa pergi ke kampus bareng."
"Apaan engak bisa, gw jemput lu aja gak masalah atau lu bawa mobil gw lu yang jemput gw gitu juga gak masalah"
"Heh bucin kenapa gw ga boleh tinggal di tempat lu? Pasti lu suka bawa Tiana ketempat lu kan?"
"Suka suka gw dong, gak ada urusannya sama lu"
"Lu udah dapetin Tiana?" Leo terdengar penasaran kali ini.
"Hm dari muka lu sih gw yakin pasti udah ngapa ngapain kan sama Tiana."
"Pokoknya lu ga boleh tinggal ditempat gw"
"Boleh lah kasiani hamba, lu kalau mau nginep bareng Tiana ditempat Tiana kan bisa"
"Ngeyel lu ye, lagian itu motor sering banget mogok padahal jual aja sekalian ribet amat kayaknya."
"Bah bukan riders sih lu mana faham, gw sih anak motor banget yes gw cinta mati sama sikuda besi itu."
"Lebay banget"
Negosiasi antara Leo dan Jack sepertinya berhasil, terlihat dari senyum cerah Leo,
"Itu Anya kan Leo?"
"Anya anak pdt cornelius? Weh ia dong, gw sapa ah tunggu ya"
"Cantik ya dia udah gede aja" gumam Jack pelan, sementara Leo sudah duduk dan berbincang akrab dengan Anya dimejanya.
Anya menoleh ke arah yang ditunjuk Leo, dan melambaikan tangannya kepada Jack.
Jack tidak berani menanggapinya hanya mengangguk dan sedikit tersenyum, dia enggan bermasalah jika Tiana tau.
Tiana yang baru turun dari lantai atas memerhatikan tingkah Leo dan Jack, kemudian dia mengarahkan pandangannya pada Anya.
"Ceweknya Leo? Kok kamu ga ikut gabung?" selidik Tiana
"Aku nungguin kamu sayang, udah kelar belum kerjaanya?"
"Sudah, kamu sudah makan? Nunggu lama kan pasti. Saya kira kamu sudah pulang tadi"
"Tanggung aku juga gak ada kegiatan lain"
Tiana melihat ke arah Leo, Jack tau kalau sang kekasih pasti penasaran kenapa sahabatnya Leo ada disana bersama seorang perempuan.
"Sudahlah ayo ketempat kamu"
"Ga ketempat kamu? Tumben"
"Leo mau numpang nginap beberapa hari kedepan"
Tiana hanya mengangguk saja tidak banyak bicara lagi.
__ADS_1
"Leo kita balik duluan ya, bye Anya"
Pamit Jackie, sementara Anya hanya mengangguk. Ada sedikit rasa kecewa daril raut wajahnya.
"Hati hati bro, gw nanti langsung ke apart lu"
Jack hanya mengacungkan jempolnya.
Anya memerhatikan Jack dan Tiana yang pergi dari sana.
"Jack macho kan sekarang, ga letoy dan cengeng lagi kayak dulu waktu kecil"
"Maksud Leo gimana nih, ga letot apanya"
"Haha kok kayaknya aneh banget pertanyaan kamu, dulu Jack selalu ngintilin kamu kalau main"
"Yang tadi ceweknya Jackie?" selidik Anya
Leo hanya manggut manggut sesekali dia menyesap minumannya.
"Kamu tinggal dimana sekarang?"
Deket kampus x kebetulan aku kuliah disana, jadi cari kos yang ya ga jauh dari kampus lah biar enak"
"Hah serius kamu kuliah disana? Aku dan Jack juga kuliah disana loh"
"Oyah kalian jurusan apa?"
"Aku Fisioterapi, Jack dia ambil jurusan arsitek. Kamu sendiri?"
"Guru"
"Waw keren"
Anya asik berbincang dengan Leo, sesekali Anya mengorek informasi tentang Jackie.
Sampai akhirnya Leo dan Anya bertukar no telepon, keduanya mengakhiri sesi bercerita seru itu.
"Asik banget ceritaan sama cewe tadi, si Jack mungkin udah berapa ronde noh sama bu Tiana kamu ga bungkus itu cewe haha"
"Hush anak kecil kerja baik baik, eh Shilla udah dibayar Jack belum pesanan tadi?"
"Udah sekalian sama yang meja kamu duduki barusan"
"Ok thanks babe byemax"
"Mbak saya mau bayar pesanan saya" Anya menghampiri kasir.
"Sudah dibayarkan temannya mas Leo tadi kak" sahut Linda, sebelumnya Shila memberi tahu kalau lelaki berotot tadi bernama Leo temannya Jack.
"Baik kak terimakasih,
...****************...
Leo send message
[ Anya penasaran banget sama lu ]
Jack send message
[ Bodo amat ]
Leo send message
[ Ada pawangnya ya, wkwkwkwkwk š ]
Jack send message
[ Sialan lu, awas lu ye ]
Begitu senang nya Leo mengerjai Jack, dia yakin sekarang Jack pasti oenasaran mengenai Anya.
Dulu Jack sangat menyukai Anya, bisa dibilang Anya adalah cinta pertama Jack.
Jack terlihat melamun saat Tiana tengah mengajaknya bicara.
"Siapa yang kirim pesan sampai kamu melamun seperti itu"
"Ah tidak biasalah anak anak group"
"Kenapa ngajakin nyari bebeh lagi"
"Honey udah dong kamu tuh bahas itu terus, lagian aku udah ga ada bahas masalah perempuan digorup bener deh. Kalau ga percaya mari kita bertukar hp"
"Enggk" jawab Tiana tegas
"Nah kan krnapa pasti banyak yang kamu sembunyiin di hp kan"
"Bukan ini kan hp pribadi aku banyaka mengenai pekerjaan jangan aneh aneh deh"
"Ya sudah kallau begitu apalagi yang mau kamu permasalahkan"
Tiana tidak puas hati, selalu teringat isi group chat yang di hp Jack , betapa menjijikamnya mereka ketika membahas mengenai wanita.
__ADS_1
...****************...
āKemarin Anya nanyain lu, gw kasih aja no Luā
āKenapa dia nanyain gw?"
"Ya kenapa lu ga ikut nyapa, padahal waktu kecil lu sering ngintilin dia kalian dulu deket makin dewasa makin segan untuk deket lagi gitu katanya"
"Nah gw kirim no Anya, hubungi deh kalau lu penasaran sama dia. Mana tau dia malu mau hubungin lu lebih duluā
Jackie tidak banyak bicara, dia sedang menimbang nimbang sesuatu.
Hari itu waktu mereka masih sekolah dasar Jackie Leo dan Anya memang sempat satu sekolah bareng ketiganya bersahabat sejak kecil, orang tua mereka saling mengenal lantaran ayah Anya mereupakan pdt di gereja tempat biasa keluarga Jack dan Leo kunjungi.
"Kamu kok ikutin Anya terus sih, sanah kamu kan lelaki main dengan Leo saja. Teman teman perempuan Anya jadi risih kalau Jack ikut nimbrung"
"Tapi Jackie seneng main rumah-rumahan sama Anya sama temen-temen Anya, Jackie bisa jadi suami Anya ayok kita main lagi"
"Ih siapa yang mau kamu jadi suami sih"
"Ya kan kita main rumah-rumahan, Jackie jadi ayah Anya ibuknya. Pokoknya Jack cuma mau jadi suami Anya!"
Kini Anya sudah tumbuh menjadi wanita dewasa, dia yang begitu girli lembut dan manis tidak lupa dia merupakan seorang anak pendeta yang tentunya sangat taat dengan agamanya.
Dia tumbuh ditengah keluarga yang harmonis yang begitu mencintai Ayah dan Ibuknya, keluarga Anya cukup dekat dengan keluaga Jack.
Bahkan ibu Jack berharap suatu hari Anya menjadi menantunya, sayang Anya sekeluarga harus pindah ke luar negri .
Dan sekarang ternyata Anya kembali dia bahkan kuliah ditempat Jack berkuliah.
Anya masih ingat dulu Jack selalu mengikutinya, tapi kemarin saat mereka dipertemukan kembali ada yang lain dari Jack.
Mereka seperti dua orang asing yang terlihat begitu canggung, syukur ada Leo yang humble dan menyapa Anya di resto kemarin.
Sejak awal Anya tiba di dāchef sebetulnya Anya sudah melihat Jack. Tapi dia sungkan untuk menyapa terlebih dahulu.
"Anya hei hp mu bunyi" tegur salah seorang teman Anya
"Ah ia makasih"
"Kamu melamun apa Anya sampai tidak mendengar bunyi hp"
Anya hanya tersipu malu
"Duh Anya ku kamu gemoy banget sih"
Jackie send masaage
( Hi Anya)
Anya type massageā¦
Jack dibuat deg degan melihat Anya tengah mengetik balasan untuk pesannya.
Anya send massage
(Apa kabar larry?)
Jack is calling...
Tiba tiba Anya dibuat gelagapan oleh telepon Jack hatiny tak karuan dia berusaha menata hatinya.
(Kamu masih saja memanggil nama kepanjangan ku)
(Aku memang lain dari yang lain)
(Ia sih kamu special pake telor)
(Telor apa?)
(Unta)
(Gariiing)
(Kriuk dong?)
(Haha)
"Kenapa canggung sekali bicara kamu, santai saja aku belum melamar kamu kok udah panik gitu sih!"
"Larry"
"Hehe becanda maaf, kamu dimana sekarang?"
"Kampus"
"Leo bilang kita satu kampus, aku nyamperin kamu ke fakultas kamu ya?"
"Mau ngapain?"
"Ngelamar kamu"
"Larryyyyyy"
__ADS_1
"Haha ia maaf maaf ga becandain kamu lagi deh, ok deh aku kesitu tunggu ya!"
Ini bukan selingkuhkan, toh Tiana sering jalan juga sama temen cowonya. Pembelaan Jack dalam hati.