
Sungguh perlahan semua berubah, luka yang dulu ada di hati aku perlahan menghilang sedikit demi sedikit, sungguh dia adalah laki-laki yang sangat berbeda, terima kasih tuhan sudah mengirimkan dia untuk aku.
****
sore itu saat aku pulang kerja aku melihat ijal sudah ada di depan gerbang menjemput aku.
Fita: kamu jemput aku ,kagak kasih kabar sayang?
Ijal: buat apa pakai ngomong segala.
Fita: ya sudah terserah kamu.
Ijal: jadi kagak?
Fita: jadi?
Ijal: mau ke mana kita?
Fita: pulang sayang.
Ijal: aku kira mau jalan dulu,oke kalau begitu kita pulang.
Fita: ayo makan dulu aku lapar.
Ijal: Boleh,mau makan apa ?
Fita: baso.
Ijal: siap sayang.
Motor melesat dengan kecepatan sedang..
Ijal: bagaimana pekerjaan kamu hari ini?
Fita: pekerjaan aku lancar sayang.
Ijal: serius sayang ,tapi aku lihat dari muka kamu kaya ada masalah,kenapa sayang? cerita coba!
Fita: kontrak kerja aku sebentar lagi habis,terus bagaimana dong,aku harus cari kerja ke mana lagi ?
Ijal: kagak apa-apa sayang , lagipula aku juga sudah kerja ini ,dan gaji aku juga lumayan, sudah tidak apa-apa hitung-hitung untuk istirahat kamu dulu sayang,nanti kalau rejeki juga kagak ke mana sayang.
Fita: makasih ya sayang.
iya, ijal memang selalu memberikan semangat dan menguatkan aku di kondisi apapun itu.
menenangkan hatiku..
sesampai di warung baso, aku memesan baso untuk ijal dengan mie kuning sedangkan aku campur.
ya begitu makanan kesukaan dia, baso dengan mie kuning dan garam yang cukup banyak , meski bagi aku itu rasanya asin tapi bagi dia itu nikmat karena itu kesukaan dia..
*/
sesampai aku di rumah.
Ijal:aku langsung pulang ya.
fita:iya oke sayang hati-hati , nanti jangan lupa kabarin aku ya.
Ijal: iya sayang, nanti kalau sudah sampai aku kabarin ya.
*****
Hari terus berjalan,waktu terus berlalu dan bulan semakin lama semakin tiba di akhir tahun.
Tiba di penghujung tahun,hari itu aku sedang menikmati liburan tahun baru di rumah sembari chating bersama ijal.
Fita: nanti kita jalan-jalan kagak sayang?
Ijal: terserah kamu sayang.
Fita: oke kalau begitu sayang.
*/
Malam hari aku hanya di rumah,pikiran aku mungkin ijal tidak mengajak au kemana-kemana dan akhirnya,
Ijal: kamu di mana sayang?
Fita: di rumah,kenapa?
Ijal: kata kamu mau jalan,ayo aku sudah di depan ini.
Fita: kamu serius? sebentar ya aku keluar dan bersiap-siap.
Ijal: oke aku tunggu sayang.
Beberapa menit kemudian..
Fita: kamu kebiasaan kalau jalan kagak bilang dulu, aku kasihan sama kamu jadi nunggu aku.
Ijal: kagak apa-apa sayang,ya sudah ayo naik.
Fita: mau ke mana kita?
Ijal: ke mana saja yang penting sama kamu.
Fita: bisa banget kamu sayang. (aku tersipu malu)
tanpa banyak tanya lagi aku naik ke motor berjalan menyusuri jalanan ibu kota yang saat itu sudah banyak acara dan panggung di mana-mana.
Kami berhenti di suatu taman di daerah menteng,di sana aku memesan 2 kopi dan kami duduk di dekat air mancur.
__ADS_1
Ijal: kita lihat kembang api di sini ya,kagak apa-apa ya?
Fita: iya kagak apa-apa (sembari tersenyum)
Ijal: kamu aku lihat cantik sayang?
Fita: bisa banget kamu merayu aku.
Ijal: serius, ya sudah kalau kagak percaya.
Fita:ijal?
Ijal: iya kenapa?
Fita: tanggal 4 januari aku sudah habis kontrak.
Ijal: iya aku tahu, kemarin kamu sudah cerita, terus lalu apa lagi ?
Fita: nanti bagaimana dengan biaya kehidupan aku ke depan , kalau belum ada panggilan kerja?
Ijal: jangan kamu memikirkan itu, coba lihat kembang api saja itu sudah mau mulai.(sambil menunjuk ke atas langit),bagus kagak?
Fita: bagus sayang.
Beberapa menit lagi tahun akan berganti tapi sayang di saat jam 23.50 hujan lebat menguyur ibu kota.
Fita: gimana ijal kita kehujanan ini.
Ijal: ayo neduh ke sana.
Aku dan ijal mencari tempat berteduh dengan beberapa orang lain yang ada di sekitar taman itu,Meski hujan menguyur dengan lebat secara tiba-tiba tapi acara kembang api masih terus berjalan hingga tepat pukul 00:00 wib.
Bagiku tahun itu adalah tahun di mana semua doa yang aku inginkan terkabul,punya pekerjaan yang gaji lumayan meskipun banyak luka yang aku alami tapi tuhan memberikan dia yang secara ajaib membuka hati dia untuk aku.
Ijal: dingin ya?
Fita: iya..
Ijal: sini aku peluk (sembari memeluk tubuh aku yang lebih pendek dari ijal dan lebih kecil)
Meskipun acara kembang api sudah berakhir namun hujan masih saja menguyur.
Malam semakin larut sudah pukul 01:35 wib pagi.
Ijal: nekat saja kali ya,ini sudah malam tahu sudah pagi malah.
Fita: aku si bebas.
Ijal: ayo bablas saja , kamu pakai helm aku ya.
Fita: terus kamu pakai apa?
Ijal: sudah ,tidak apa-apa aku kagak mau kamu sakit.(sambil memberikam helm pada aku)
*/
sesampai aku di rumah.
Ijal: langsung bilas ya badan kamu , sama basuh kepala kamu.
Fita: seharusnya kamu sayang , lagipula kamu yang kehujanan, kepala aku juga sudah pakai helm.
Ijal: tetap saja badan kamu basah sayang, aku pulang ya.
Fita: hati-hati.
Bagi aku kini hidup aku terasa sempurna,memiliki sahabat,pasangan yang luar biasa terbaik,meski satu lagi sikap cuek dia dan penuh teka-teki tapi dia selalu menunjukkan semuanya dengan perbuatan bukan hanya omongan semata atau omong kosong apa lagi janji manis.
*)
waktu terus berlalu hingga pada suatu hari aku mendapati sebuah pesan dari seseorang, seseorang yang tidak asing bagi aku,seseorang yang meninggalkan luka begitu dalam,seseorang yang dengan sengaja meninggalkan aku tanpa berpikir bagaimana terluka aku saat itu. iya, orang itu tidak lain lagi adalah arib..
Arib: hai apa kabar?
Fita: siapa ya?
Arib: kamu lupa sama aku? tega banget.
Fita: iya tiba-tiba ingatan aku hilang setelah anda pergi !!!
Arib: aku minta maaf.
Fita: saya sudah memaafkan anda lebih dulu,lalu sekarang apa mau anda?
Arib: aku cuma mau minta maaf.
Fita: sudah itu saja !!!
Arib: bagaimana kabar?
Fita: kabar saya baik,sangat baik !!!
Arib: aku lihat kamu sudah punya kekasih, sepertianya aku kenal.
Fita: bukan urusan anda , yang jelas saya sekarang jauh lebih bahagia !!!
Arib: aku menyesal fita.
Fita: kalau penyesalan hadir di depan mungkin saya tidak akan terluka !! apa anda tahu bagaimana hati saya hancur saat itu ,bagaimana rapuh saya waktu itu , bagaimana saya melewati semuanya sendiri !!! apa anda tahu itu !! anda tidak paham itu !!!
Arib: aku tahu,maka dari itu aku minta maaf.
Fita: saya sudah memaafkan anda.tolong jangan ganggu saya lagi !!
__ADS_1
Arib: kenapa?
Fita: masih tanya kenapa? dulu saya tidak punya pekerjaan , kagak punya apa-apa,banyak masalah,banyak kesulitan yang saya alami anda di mana? menghilang bagai di telan bumi ,hanya karena saya menanyakan tentang hubungan kita yang mau anda bawa ke mana!
Arib: waktu itu aku merasa tidak pantas buat kamu maka dari itu aku pergi.
Fita: Dasar Manusia Tidak Tahu Diri !!
Arib: maaf..
Aku tidak lagi membalas pesan dia karena aku sudah tidak peduli dengan alasan yang basi dari manusia seperti dia..
Aku langsung menghubungi ijal,menceritakan semuanya pada ijal..
Fita : Maaf sayang tadi arif mengubungi aku.
Ijal: tidak apa sayang.
Fita: kamu kagak cemburu? kagak marah?
Ijal: buat apa aku cemburu kaya anak kecil saja.
Fita: bearti kamu kagak sayang aku ,kalau kamu saja kagak ada rasa cemburu.
Ijal: hai siapa yang bilang?
Fita: aku tadi yang ngomong.
Ijal: aku kagak cemburu bukan bearti aku kagak sayang,salah kamu ngomong kaya begitu.
Fita: terus apa?
Ijal: aku percaya sama kamu sayang, kita jug mau serius.oke.
Fita: iya oke sayang.
Ijal memang seperti itu,terkadang aku binggung dan mencari-cari tentang isi hati dia,apakah dia mencintai aku atau tidak,tapi selama ini dia di sini bersama aku tanpa meninggalkan aku,selalu membuktikan semuanya justru aku yang merasa tidak pantas untuk lelaki seperti dia.
****
Waktu semakin cepat berlalu,kini aku sudah tidak lagi bekerja dan aku menganggur.
kesibukan aku hanya mencari kerja ke sana kemari,pos ke sana pos ke sini berdoa agar dapat pekerjaan yang jauh lebih baik tapi belum ada rejeki menghampiri. sekarang ijal sudah bekerja aku tidak bisa meminta dia untuk menemani aku mencari kerja,sebisa mungkin aku usaha dan mencari kerja sendiri.
Sesekali aku suka menjemput dia bertugas di monas untuk mengajak pulang bareng.
Fita: sayang pulang jam berapa?
Ijal: jam 3 sore sayang.
Fita: mau aku jemput?
Ijal: boleh,tunggu aku di halte ya atau kamu mau menghampiri aku ke lokasi?
Fita: aku tunggu di depan saja sayang.
Ijal: oke, aku kabari saat aku sudah mau keluar sayang.
Fita: oke, semangat sayang..
*/
Perjalanan menggunankan busway aku tempuh sekitar setengah sampai satu jam.
sesampai di depan tempat kerjanya aku secepatnya menghubungi ijal.
Fita: sayang aku sudah didepan.
Ijal: tunggu ya sayang sebentar.
Tidak lama kemudian ijal keluar bersama teman kerja dia.
Ijal: hai sayang,makasih sudah jemput.
Fita: iya sayang.
Dodi: ini cewek kamu?
Ijal: iya ini dodi,kenalkan calon istri aku.
Dodi: dodi (sembari mengulurkan tangan)
Fita: fita.
Dodi: kalau begitu aku pulang ya ijal.
Ijal: oke.
Kami berjalan menuju halte busway,sesekali ijal tersenyum pada aku.
Ini juga jadi rutinitas aku sekarang, meski tidak selamanya tapi ini yang bisa aku lakukan sembari aku mencari kerja.
Meski pengangguran aku merasa punya semangat lebih karena ada seseorang yang menemani aku di kondisi aku saat ini berbeda dengan dulu yang hanya aku lewati sendiri ..
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jangan lupa setelah membaca novel saya yang kaku ini untuk tidak lupa menekan tombol LIKE, saya sebagai penulis terimakasih dan ini akan menjadi semangat bagi saya untuk update bab selanjutnya..
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Dan jangan lupa tinggalkan KOMENTAR KRITIK dan SARAN untuk karya saya, saya sebagai penulis sangat berterimakasih untuk pembaca yang memberi komentar yang membangun semangat saya karena hal tersebut bisa membantu saya memperbaiki cerita-cerita berikutnya.
Apabila ada salah kata dalam pengetikan saya sebagai penulis mohon maaf.
__ADS_1
Salam hangat untuk kalian semua❤