Please,Be Mine

Please,Be Mine
PBM 5


__ADS_3

Pagi hari Fita sudah sampai di Jakarta bertemu dengan ibunya, betapa sedihnya dia karena harus berlontang lantung selama 6 bulan menunggu pembukaan sekolah karena dia pindah di tengah-tengah semester, maka dari itu tidak banyak sekolah yang mau menerima kecuali Fita membeli bangku seharga belasan juta, Fita juga seharian di rumah saja tanpa punya teman hingga akhirnya Fita mengenal dia…


Namanya David, di anak pengurus kontrakan yang Fita tinggali, ibu dia orang Betawi cina dan ayahnya orang korea, matanya sipit sekali, awal-awal Fita tidak begitu mengenalnya hingga beberapa lama akhirnya mereka saling dekat dan menjadi teman bermain dan nongkrong.


“Kamu tidak sekolah.” Tanya David sambil mengahampiri.


“Aku sekolahnya nanti sesudah tahun depan ajaran baru.” Fita menjawab dengan nada pelan.


“Kenapa?” David bertanya dengan wajah binggung.


“Aku murid pindahan dan ibu tidak punya cukup uang untuk beli bangku kosong yang harganya belasan juta, jadi aku memilih menuggu tahun depan saja.” Fita menjawab dengan nada pelan.


“Oh begitu ya.” Jawab David dengan muka binggung.


“Iya tidak apa-apa aku jadi bisa bermain sepuasnya.” Jawab Fita dengan raut muka bahagia.


Semoga David bisa jadi teman yang asik. Fita membatin


Semenjak Fita mengenal David dan teman-temannya yang di anggap tidak baik oleh ayahnya,tapi karena mereka fita justru mengerti bagaimana caranya bertahan hidup, karena Fita tahu David sudah di tinggalkan oleh ayahnya Kembali ke korea sejak dia masih kecil dan ibunya menikah lagi dengan orang sunda dan melahirkan anak perempuan Namanya Gena, setelah beberapa tahun akhirnya ibunya David bercerai dan sekarang masih bersama suami ketiganya orang Betawi dan memiliki anak perempuan namanya Cinta.


Gena adalah sahabatnya Fita, waktu itu Gena masih duduk di Sekolah Dasar dan Fita masih duduk di bangku Sekolah Menegah Pertama, setelah Fita pindah ke Jakarta Gena sudah mulai besar dan masuk Sekolah Menengah Pertama.


Fita juga suka ikut David bekerja di parkiran sebuah Mall di pusat perbelanjaan daerah Jakarta timur, terkadang Fita suka berjualan kantong plastik di pasar kelapa gading, iya hidupnya memang berat untuk seorang anak tunggal sepertinya yang biasanya terkenal memiliki segalanya dan mendapatkan semua dengan mudah, itu untuk orang yang memang hidupnya menyenangkan tapi semua itu tidak wajib ada di hidupnya, semua serba nabung dan harus bekerja keras untuk mendapatkan apa yang Fita mau!.


Makannya Fita suka ikut David bekerja untuk menghasilkan uang dan Fita bisa beli apa yang dia mau.


*/


Hari terus berlalu hingga akhirnya Fita bisa sekolah lagi di salah satu sekolah swasta di Jakarta, temannya cukup banyak tapi perempuan semua maklum dia bersekolah di Sekolah Menengah Kejuruan yang berdominan perempuan sebagai muridnya, murid laki-lakinya si ada tapi hanya sedikit,layaknya anak Jakarta biasa, dia mulai hidup mengikuti teman-temannya yang bisa di bilang nakal dalam tanda kutip, dari mereka Fita tahu bagaimana caranya mendapatkan uang dengan cepat, Fita belajar bermain bersama om-om tapi tidak sampai kebablasan, ia hanya menemani om itu curhat masalah rumah tangganya.


“Fita ada om ini yang mau di temani sama kamu, gimana mau tidak? lumayan 500 ribu.” Tanya Via sambil merayu serta menunjukkan uang.


“Ayo saja.” Fita menjawab dengan nada bersemangat.

__ADS_1


Terkadang Fita juga suka menemani temannya untuk melayani om-om di hotel, tugas dia mudah hanya menemani dan menunggu semuanya hingga selesai lalu dia mendapatkan bagian sebesar 10%.


“Via kok lama banget si mainnya padahal cuma begitu doang?” tanya Fita dengan muka kesal.


“Sabar dong, ini juga sudah selesai dan aku juga sudah ada di depan mata kamu! kalau kamu tidak sabar nanti bagian kamu tidak akan aku berikan!!!” Via menjawab dengan nada tinggi dengan tatapan tajam serta muka kesal sambil melihatkan beberapa lembar uang.


“Jangan dong, iya aku minta maaf kalau aku bawel, tapikan aku bosen nungguin kamu.” Fita menjawab dengan nada rendah sambil memohon.


“Iya kalau kamu bosen mending besok aku cariin om-om buat senang-senang sama kamu bagaimana?” Via berteriak sambil melihatkan handphone.


“Kamu gila ya, tidak mau aku makasih banyak ya!” Fita menjawab dengan nada tegas.


Dasar orang gila ada ada saja. Fita membatin.


“Kalau tidak mau makannya jangan bawel, oke!” Via dengan nada tegas serta tatapan tajam.


“Oke.” Fita menjawab dengan nada halus.


Aku sadar hidup kaya begini itu tidak baik. Fita membatin


“Ini kenalin om Reno dan ini istrinya.” Via sambil memperkenalkan orang yang di bawanya.


“saya Fita.” Fita berdiri sambil bersalaman dengan om reno dan istrinya sambil tersenyum.


“Kamu manis sekali Fita, senang bisa ketemu kamu di sini.” Istri Reno sambil mengusap mukanya Fita sambil tersenyum.


“Terima kasih tante.” Fita menjawab dengan senyuman manis.


Makasih tante aku sudah di bilang cantik hehe. Fita membatin


“Jangan di panggil tante, cukup panggil saya ibu.” Istri reno dengan nada halus serta senyuman.


Aku hanya tersenyum karena bagi aku ini aneh, istri om-om malah kenalan dengan calon simpanan. Fita membatin

__ADS_1


“Aku tinggal ya.” Via berpamitan lalu pergi meninggalkan lokasi.


“Oke.” Fita menjawab.


“Jangan takut kita ngobrol-ngobrol sebentar dengan mantan istri om ini.” Om Reno sambil tersenyum sambil memberi tahu.


Dalam hati aku kaget “Mantan Istri” lalu maksudnya apa ini. Fita membatin.


“Begini sayang, ibu mau kamu menemani om dan anak laki-laki ibu yang lebih tua 3 tahun dari kamu.” Istri Reno menjelaskan maksudnya dari semunya.


“Untuk apa ya bu? Nikah sirih? Aduh maaf ya ibu bukannya aku tidak mau, tapi aku masih mau bersama orang yang benar-benar aku sayang aku tidak bisa ibu kalau kaya begini!” Fita bertanya dengan muka binggung serta apa maksudnya.


“Kamu salah paham, kamu hanya cukup menemani mereka ngobrol dan temani anak ibu jalan.” Istri Reno menjawab dengan nada pelan.


“Aduh yang benar saja ini.” Fita menjawab dengan muka binggung.


Setelah berbincang banyak akhirnya Fita mau menjalani tugas itu, menemani om Reno ngobrol dan mas Erwin anak laki-lakinya jalan, hingga mereka memutuskan untuk pindah, Fita sedih tapi setidaknya ia lega tugasnya selesai.


Setelah mereka pindah hidup Fita perlahan-perlahan mulai normal, ia sudah mulai menghentikan kebiasaan merokok, minum, hal yang negatif-negatif pokoknya sampai akhirnya entah berapa lama perasaan ini baru sadar kalau ia menyukai David, Fita tahu David tidak punya ijazah, Pendidikan atau kerjaan yang bagus, dia hanya lelaki biasa tapi setidaknya David menjaga Fita, memberi pelajaran hidup. Tepat tanggal 24 Desember 2011 Fita dan David menjalin hubungan meskipun ibunya tidak menyukai Fita, Fita tahu semuanya meskipun di depan Fita dia nampak baik tapi di belakangnya mulutnya jahat sekali, suka menggosip tentang Fita yang bilang kalau Fita suka menghabiskan uang David, padahal Fita tidak pernah memakan uangnya sepeserpun, demikian juga dengan Gena, Fita juga tidak menyangka sahabat yang ia sayang yang sudah dia anggap seperti adik sendiri ternyata di belakangnya sama seperti ibunya jahat.


*/


Setahun, dua tahun Fita menjalin hubungan dengan David bahkan setiap malam mereka nongkrong bersama dengan teman-temannya hingga larut malam, hingga pada suatu malam Fita bertemu dengan dia……


---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Jangan lupa setelah membaca novel karya saya yang kaku ini untuk tidak lupa menekan tombol LIKE,saya sebagai penulis sangat berterimakasih dan ini akan menjadi semangat bagi saya untuk update bab berikutnya ..


-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Dan jangan lupa tinggalkan KOMENTAR KRITIK dan SARAN untuk karya saya, saya sebagai penulis sangat berterimakasih untuk pembaca yang memberi komentar yang membangun semangat saya karena hal tersebut bisa membantu saya untuk memperbaiki cerita-cerita berikutnya.


Apabila ada salah kata dalam pengetikan saya sebagai penulis mohon maaf .

__ADS_1


Salam hangat untuk kalian semua❤


__ADS_2