Please,Be Mine

Please,Be Mine
PBM 4


__ADS_3

3 Bulan berlalu, Fita masih dengan kegiatan yang sama entah ia belajar dari siapa tiba-tiba ia menjadi seorang Playgirl, ia berpacaran dengan dua orang kakak kelasnya yang satu Namanya Andi dia kelas 11 Otomotif dan yang satu kelas 12 Otomotif dan seorang Ketua Osis namanya Adi, Fita masuk jadi anggota Osis karena mas Adi, posisi kelas mereka hanya berbeda lantai dan mas Adi ataupun Andi tidak saling mengenal jadi baginya menjalin hubungan bersama mereka adalah hal yang mudah dan ia pun juga menjalin hubungan bersama satu laki-laki anak STM di sekolah yang berbeda namanya Roni dan ini lebih mudah untuknya karena mereka berbeda sekolah, setiap Roni mengantarkan Fita ke sekolah dan Andi melihat dari atas ia cukup menjelaskan kalau dia hanya abangnya yang mengantarkan Fita ke sekolah, mudah sekali bukan!


Tapi jika Fita di minta memilih ia akan memilih Roni. Hingga pada akhirnya.


“Kamu selalu di antar sekolah sama cowok itu dan pulang di jemput di kenapa tidak mau sama aku? Emang dia siapa?” Tanya Andi dengan wajah penuh curiga dan bertanya-tanya.


“Emangnya apa urusan kamu.” Fita menjawab dengan tatapan tajam.


“Aku ini pacar kamu!” Andi memegang tangan Fita sambil menegaskan.


“Kamu baru jadi pacar belum suami ya!” Fita menjawab sambil melepaskan tangan Andi.


“Aku juga tahu ya, kamu pacaran sama Adi anak kelas 12 itu!” Andi sambil menunjuk Fita dengan nada berat.


“Kalau iya kenapa? Masalah buat kamu! tidak suka?” Fita menjawab dengan senyuman jahat serta nada berat.


“Mau kamu apa?” Tanya Andi.


“Kita putus saja, aku juga tidak sayang sama kamu!” Jawab Fita dengan berteriak.


Dasar laki-laki bodoh mau saja di bohongi. Fita membatin.


“Oke fine!!” Jawab Andi dengan nada tegas lalu meninggalkan pembicaran dengan wajah penuh amarah.


Fita menceritakan semuanya dengan sahabatnya Kurniawan, dia adalah sahabat dari awal mereka masuk ke STM.


“Kamu si main api, sudah aku bilang pilih salah satu kamu rakus banget!” Kurniawan menjelaskan dengan nada halus.

__ADS_1


“Aku kaya begini karena aku pernah kecewa dengan seseorang, aku tidak begitu percaya kalau ada cowok yang benar-benar serius.” Fita menjawab.


“Tidak semua cowok seperti itu Fita.” Kurniawan memberi pengertiaan dengan nada halus.


“Iya aku tahu,sekalian aku akhiri hubunganku sama Adi juga, biar semua selesai!” Fita menjawab.


Sepulang sekolah Fita mencoba berbicara dengan mas Adi baik-baik. Fita menghampiri Adi yang sedang berjalan kearah pintu keluar.


“Maaf ya mas bukan maksud aku mau nyakitin kamu tapi aku tidak mencintai kamu mas.” Fita memberi penjelasan ke Adi dengan nada halus.


“Iya aku tahu semua, kamu juga menjalin hubungan dengan Andi anak 11 itukan, ya sudah kalau ini yang terbaik.” Adi menjawab dengan nada halus serta muka kecewa.


“Maaf mas.” Fita berteriak.


Mas adipun pergi begitu saja tanpa membalas permintaan maaf Fita dengan wajah kecewa.


*/


5 bulan berlalu, beberapa hari lagi Fita ujian semester satu tapi tiba-tiba masalah besar menimpanya, entah kenapa ia menjadi anak yang brutal, nakal, sepertinya itu bukan Fita yang dulu, ia suka merokok, minum, pulang telat terkadang ia pulang malam.


Hari minggu tiba Fita pergi ke warung internet yang jauh dari rumah dengan Roni pacarnya, tidak sengaja tetangganya melihat dia dan mengadukannya dengan pamannya, bahkan harusnya dia tidak pantas di panggil paman, muka mesum macam dia!!. Lalu Fita pulang ke rumah tiba-tiba kertas tugasnya di ambil dan di sobek sama laki-laki mesum itu, Fita lalu marah dan tidak terima karena itu adalah tugasnya yang harus di kumpulkan besok.


Dasar laki-laki tidak punya otak , dasar bajingan. Fita membatin.


“Maksudnya apa! Itu tugas aku ya dan kamu tidak punya hak untuk itu kamu bukan orang tua aku!” Fita berteriak dengan wajah penuh amarah.


“Berani kamu sama paman mau melawan?” Paman menjawab dengan tatapan tajam serta nada keras.

__ADS_1


“Tahu diri dong, anda hanya menumpang di sini dan anda bukan siapa-siapa di sini, anda hanya orang baru yang tidak tahu diri tidak tahu malu menumpang di rumah keluarga istri !!!” Fita dengan nada tegas serta dengan tatapan tajam.


“Tahu apa kamu soal harga diri!” Paman menjawab penuh dengan tatapan tajam .


Tiba-tiba dalam ruangan kakek mendengar semua pertengkaran mereka, bukannya membela justru menghajar habis-habisan,ternyata paman pandai mengarang cerita hingga semua keluarga percaya dengannya dan menyalahkan Fita cucunya, darah dagingnya demi orang lain yang tidak tahu diri seperti paman.


“Anak tidak tahu diri.” Kakek berteriak sambil melempar tempat minum yang ada di meja mengenai perutnya Fita.


Rasanya sakit sekali dan aku hanya bisa menanggis, aku binggung mau membela diri bagaimana sedangkan mereka saja tidak ada yang mendengar dan percaya pada aku. Fita membatin


“Sini kamu.” Kakek menarik lalu sambil memukul dan menghajar di ikuti oleh tante dari arah berlawanan dengan menjambak rambut Fita.


Oh tuhan rasanya sakit sekali tidak ada yang menolong aku satupun, sedangkan nenek aku hanya lemas di pojokkan melihat aku teraniaya, aku berfikir apakah aku akan mati?. Fita membatin sambil air mata menetes begitu deras.


Malam harinya badan fita rasanya sakit, lebam, dan ia tidak berdaya, lemas, hanya menanggis yang bisa ia lakukan saat itu. Rasanya Fita tidak punya keluarga, keluarga macam apa yang tega mengahajarnya habis-habisan tanpa mendengar penjelasannya, seketika rasa benci itu mulai tumbuh dan di sinilah semua di mulai, ia tidak pernah berbicara bahkan bercerita satu halpun dengan siapapun, ia menutup diri bahkan dengan orangtuanya sekalipun.


Beberapa hari kemudian tiba-tiba ayahnya Fita datang dan ingin menjemputnya pindah ke Jakarta, entah apa yang sudah di ceritakan oleh tante dan paman hingga membuat ayahnya saja ikut memarahinya, iapun bersiap dan sore harinya mereka langsung berangkat, ia tidak berpamitan dengan siapapun bahkan pihak sekolah saja tidak tahu bahwa Fita pindah. Di dalam Bus Fita hanya bisa menanggis dan berfikir kenapa semua orang tega, kenapa tidak ada satu orangpun yang mendengarkan dia?


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Jangan lupa setelah membaca novel karya saya yang kaku ini untuk tidak lupa menekan tombol LIKE,saya sebagai penulis sangat berterimakasih dan ini akan menjadi semangat bagi saya untuk update bab berikutnya..


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


DAN jangan lupa untuk meninggalkan KOMENTAR,KRITIK dan SARAN untuk karya saya, saya sebagai penulis sangat berterimaksih untuk pembaca yang memberi komentar yang membangun semangat saya karena hal tersebut bisa membantu saya untuk memperbaiki cerita-cerita berikutnya.


apabila ada salah kata dalam pengetian saya sebagai penulis saya mohon maaf.

__ADS_1


salam hangat untuk kalian semua ..


__ADS_2