Ponsel Rahasia Milik Suamiku

Ponsel Rahasia Milik Suamiku
Bab 16


__ADS_3

Mata Kaila tampak mengerjap pelan begitu pula dengan Gibran , kedua suami istri itu tampak saling menatap tatkala mendengar pertanyaan anak mereka - Reno yang tak pernah mereka bayangkan sebelumnya


Kaila tampak berdehem pelan , guna menetralkan rasa keterkejutan yang beberapa detik yang lalu sempat menghinggapinya


" Kalau mama sih gak ada masalah , setuju - setuju aja Ren . Yang terpenting bagi mama , kamu suka dan bahagia bersama wanita tersebut " ucap Kaila bijak


Reno yang mendengar hal itu mengangguk senang mendengarnya , ia sudah menduga di awal bahwa ibu kandungnya tersebut tak akan mempermasalahkan


Kaila merupakan wanita yang memiliki paras yang cantik serta hati yang baik


Wanita itu memang tak pernah mau memandang orang lain melalui status sosial mereka


Hal itulah yang membuat seorang Gibran jatuh hati kepada sosok Kaila


Lampu hijau sudah di dapat di dalam keluarga , sehingga membuat Reno jadi tersenyum lega


Saat ini yang ia perlu lakukan adalah sabar menunggu sidang perceraian Rani terselesaikan begitu pula dengan masa idah wanita itu yang harus berakhir selama beberapa bulan lamanya .Barulah Reno akan mulai melakukan pendekatan dan langsung ingin melamar wanita berparas cantik tersebut sebagai istrinya


Sama halnya Rani , Reno juga tak terlalu mau melakukan hubungan pacaran apalagi terlalu lama


Ia trauma , akan ditinggalkan lagi seperti mantan yang pernah ia miliki dulu lakukan terhadapnya


Sehingga membuat Reno jadi waspada dan akan langsung sat set sat set menikahi Rani , itupun kalau mereka berjodoh nantinya


Karena kembali lagi , semua itu hanya yang diatas yang tahu


Kita hanya bisa berencana , selebihnya yang diataslah yang mengaturnya


******


Sedangkan di tempat lain , Bara sedang tampak kacau balau . Melihat penolakan yang diberikan oleh Rani kepadanya benar - benar sebuah pukulan besar bagi Bara .

__ADS_1


Sehingga membuat pria itu jadi berlari menuju kesebuah tempat hiburan malam guna menenangkan pikirannya yang sedang terasa mumet saat ini


" Astagfirullah Bara ....!! " pekik Mira tatkala membuka pintu rumah untuk anaknya tersebut


Kondisi Bara saat ini benar - benar kacau ,


Rambut serta pakaian yang Bara kenakan saat ini terlihat sangat berantakan dengan bau alkohol tampak menyeruak keluar dari dalam mulut pria berwajah tampan tersebut sehingga membuat Mira yang berada didekatnya seketika ingin muntah menghirupnya


Mendengar pekikan keras dari sang ibu mertua sontak saja membuat Sinta yang belum tertidur lelap langsung bergegas bangun dari atas ranjang miliknya


Kebetulan pintu kamar wanita itu memang belum tertutup karena ia baru saja membuat susu untuk sang buah hati - Tania


Asi wanita itu memang kurang begitu lancar keluar , sehingga membuat Sinta mau tak mau harus memberikan susu formula untuk Tania guna menyeimbangkan nilai gizi yang balita kecil itu butuhkan


Sinta bergegas keluar kamar , dan menghampiri tempat sang ibu mertua berada


Pandangan wanita itu tampak syok di tempat tatkala melihat keadaan Bara yang sudah terlihat terkapar di atas sofa ruang tamu dengan keadaan yang tak sedap untuk di pandang mata


" Mas Bara kenapa bu , kenapa bisa jadi begini ? " tanya Sinta panik sambil menggoyang goyangkan tubuh Bara agar segera sadar dari mabuknya


" Ibu juga gak tahu Sin..tadi ditelpon Bara cuma bilang ingin mencari keberadaan Rani , wanita itu tak ada dirumah " jawab Mirna yang membuat Sinta jadi geram dan mengepal tangan kuat


" Wanita itu benar - benar merupakan pengaruh buruk bagi mas Bara " Kesal Sinta yang diangguki oleh Mirna


" Ibu setuju , andai Bara tak menikahi wanita pembawa sial itu mungkin saat ini anak ibu tak akan jadi begini " balas bu Mirna yang menumpahkan segala kesalahan kepada Rani yang malang


Padahal kenyataan yang terjadi saat ini , Ranilah yang sedang jadi korban dan tersakiti oleh sikap Bara yang telah mendua di belakangnya bersama Sinta


Namun apa daya , rasa benci dan hasutan setan telah memenuhi hati wanita tersebut sehingga membuat orang tak bersalah malah jadi tertuduh dan terdakwa


Mendengar kebencian yang dilayangkan sang ibu mertua kepada Rani tentu saja membuat hati Sinta jadi melambung tinggi serta bahagia

__ADS_1


Jalannya untuk menjadi istri Bara satu - satunya sepertinya telah terbuka lebar


Ucapan Sinta yang siap menjadi istri kedua di dalam rumah tangga yang Bara miliki hanyalah dusta semata


Mana ada wanita didunia ini yang benar - benar siap di madu serta di duakan cintanya , jika ada maka itu bukanlah Sinta


Sama halnya seperti Rani , Sinta juga tak rela apabila cinta serta tubuh Bara suaminya harus terbagi


Maka dari itu ia sangat berniat sekali ingin memiliki seorang anak dengan Bara , ya walau hal itu harus ia lakukan di luar pernikahan tapi bagi Sinta tak apa lagipula dirinya memang bukanlah seorang gadis perawan lagi


Keperawanannya dulu sudah ia berikan kepada pria lain , karena pergaulan yang teramat bebas membuat ia tak bisa menjaga kesucian serta martabatnya sebagai seorang wanita . Sehingga membuat wanita itu jadi haus akan kenikmatan dunia yang diberikan oleh dunia fana ini


Namun setelah bertemu dengan Bara kembali , membuat Sinta jadi ingin berhijrah


Cinta wanita itu seakan bersemi kembali ketika melihat sosok pria yang menjadi cinta pertamanya tersebut , sehingga membuat Sinta jadi sedikit egois dan menutup mata dengan keadaaan Bara yang telah memiliki istri


Cinta telah membutakan hati wanita tersebut


Saat itulah ia bertekad akan menjerat Bara kembali kedalam pesona yang Sinta miliki , tak apa menjadi yang kedua karena suatu saat nanti ia bertekad akan jadi yang pertama dan satu satunya didalam pernikahan yang dirinya miliki bersama Bara


Dan saat ini merupakan moment yang tepat


Tatkala Rani sudah tahu tentang pernikahan tersembunyinya dengan Bara , apalagi Sinta melihat jika madunya itu wanita yang tak tegaan terhadap anak kecil . Jadi lebih mudah lagi bagi Sinta untuk memprofokasi wanita itu agar segera menggugat cerai Bara , agar dirinya tak hanya menjadi istri siri dari pria tersebut . Melainkan ia bisa menggeser posisi Rani agar bisa menjadi istri pertama atau istri sah di dalam keluarga seorang Bara Atmaja miliki


Melihat kondisi Bara saat ini , Sinta menebak bahwa Rani pastilah telah mengatakan ingin menggugat cerai suaminya tersebut


Bukankah itu bagus , tak apa jika suaminya itu bersedih hati saat ini . Karena esok dan kedepannya , Sinta bertekad akan mengubah kesedihan hati suaminya itu dengan kebahagiaan yang akan ia berikan bersama sang buah hati milik mereka - Tania


" Mas ..aku disini mas , aku mohon sadar ...jangan seperti ini , kasihan Tania " ucap Sinta mencoba menyadarkan suaminya


Namun apa daya , namanya juga orang mabuk memang sangat sulit untuk dibangunkan dan disadarkan dengan cara halus seperti itu . Apalagi yang dialami oleh Bara saat ini adalah mabuk berat , sehingga membuat pria itu sangat sulit untuk disadarkan kembali

__ADS_1


" Sinta..lebih baik kau panggil satpam komplek yang sedang berjaga didepan , kita minta bantuan mereka untuk mengangkat tubuh Bara ke dalam " ucap Mirna yang diangguki oleh Sinta


__ADS_2