Ponsel Rahasia Milik Suamiku

Ponsel Rahasia Milik Suamiku
Bab 50


__ADS_3

" A..apa yang kau katakan ? " bentak Mira sedikit merasa tak percaya dengan apa yang diucapkan oleh Bi dian di hadapannya.


" Selain sombong ternyata anda juga mengalami permasalahan pada pendengaran anda yaa " ejek bi dian yang sudah kesabarannya terlihat habis di dalam sana.


Sungguh ia tak terima apabila keponakannya di rendahkan dan dikeroyok masal seperti ini oleh pelakor serta mantan mertua dajalnya itu.


" Wah..kau ..berani sekali kau menghinaku seperti itu, kau belum tahu siapa putraku hah!! " bentak Mira dengan aura panas di sekujur tubuh.


Namun hal itu tak membuat seorang bi Dian menjadi takut dan gentar untuk menghadapi mantan mertua gila seperti Mira di hadapannya


" Tentu saja aku berani, untuk apa aku takut padamu. Aku hanya akan takut kepada gusti Allah yang menciptakanku " jawab Bi Dian yang saat ini tengah melayangkan sikap permusuhan kepada Mira.


Melihat perdebatan antara dua wanita paruh baya di hadapannya, membuat Rani jadi panik seketika. Sungguh ia tak menginginkan apabila bibinya itu akan terkena masalah nantinya karena telah membela dirinya.

__ADS_1


Sedangkan disisi lain hal berbeda di lakukan oleh Sinta. istri Bara itu hanya terlihat diam saja, seolah olah sedang menikmati perdebatan yang dilakukan oleh dua wanita paruh baya itu dihadapannya


" Dasar wanita miskin " ucap Mira yang terlihat ingin menerjang tubuh bi Dian dihadapannya.


Melihat hal tersebut tentu saja membuat Rani jadi tak tinggal diam dan langsung terlihat pasang badan guna melindungi bi Dian dari serangan yang hendak dilakukan Mira kepada bibinya tersebut


Greb


" Aku adalah Reno calon suami Rani " ucap Reno yang tiba - tiba saja muncul diantara semua wanita yang saat ini tengah berseteru di tempat itu.


" Apa...!! Apa kau sudah gila mau menikahi janda mandul seperti dia " sentak Mira hingga cekalan tangan Reno jadi terlepas dari tangan yang ia miliki.


Melihat penampilan Reno di hadapannya tentu saja Mira bisa tahu bahwa pria itu bukanlah pria yang berasal dari keluarga yang biasa.

__ADS_1


Ditambah lagi dengan wajah pria itu yang lebih tampan tiga kali lipat dari putra yang ia miliki, yang dimana membuat Mira jadi langsung tak terima apabila pria tersebut mengatakan akan menikahi Rani , mantan menantu yang tak disukainya selama ini.


Sedangkan disisi lain


Mendengar mantan mertuanya yang memfitnah dirinya sebagai seorang wanita yang mandul tentu saja membuat Rani jadi langsung terlihat tak terima.


Dia sudah periksa ke berbagai macam dokter secara berulang kali , dan hasilnya menyatakan bahwa Rani merupakan wanita yang sangat sehat dan subur jaya.


" Maaf ma..aku tidak mandul , jadi tolong tarik kembali ucapan mama yang mengatakan jika Rani mandul " tegas Rani yang saat ini sudah tak bisa lagi menahan rasa emosi yang telah bergejolak di dalam sana.


Rani hanyalah seorang manusia biasa yang memiliki batas kesabaran di dalam dirinya. Dan saat ini adalah batas sabar dari wanita itu.


" Alah..kalau mandul ya mandul aja..pakai ngaku - ngaku gak mandul segala. Kenapa ? Apa kau takut jika calon suamimu yang kaya ini jadi tahu jika kau diceraikan Bara karena mandul " ucap Mira kembali yang membuat bi Dian yang mendengarnya jadi ingin merujak keras mulut wanita berbisa itu.

__ADS_1


__ADS_2