
Hari demi hari Rani jalani dengan rasa yang sangat bersemangat bagaikan tak ada beban sama sekali, padahal baru beberapa bulan yang lalu wanita itu sedang mengalami perseteruan rumah tangga yang terbilang tak sepele.
Tapi begitulah Rani, jika kita dengan ikhlas memaafkan sesuatu dan juga ikhlas menerima keadaan . Dengan ijin sang maha pencipta pasti akan ditunjukan jalan yang terang serta mulus untuk kedepannya. Ditambah lagi disetiap permasalahan yang ada kita selalu bersujud serta meminta petunjuk kepada yang diatas.
Insya Allah...semua akan selalu diberi petunjuk dan selalu diberi jalan keluar yang baik pula olehnya.
***
Rani terlihat bekerja dengan sangat fokus dan cekatan. Setiap yang diperintahkan kepadanya sebisa mungkin ia akan melakukannya dengan baik , berharap jika ia tak akan melakukan kesalahan sedikitpun . Ia tak mau membuat Reno menjadi kecewa apalagi atasannya itu tergolong telah berbaik hati telah mau menerima dirinya bekerja di dalam perusahaan itu meski Rani hanya memiliki ijazah SMA belaka.
bugh!!
Seorang wanita tiba - tiba saja tampak secara sengaja menyenggol bahu milik Rani , yang sedang berjalan membawa tumpukan berkas. Sehingga membuat tumpukan yang ada di tangan wanita itu jadi terjatuh berhamburan ke atas lantai.
" Oppss...sory, gue gak sengaja " ucap wanita itu dengan tingkah angkuhnya, yang tak lain adalah Margaretha.
Wanita itu terlihat tersenyum puas karena telah berhasil mengerjai Rani, wanita yang ia anggap merupakan saingan terberatnya saat ini dalam mendapatkan Reno.
Rani yang memang terlihat masih menunduk fokus dengan tangan yang masih setia memunguti berkas - berkas yang telah berhamburan di atas lantai hanya menanggapinya dengan santai, tak terlalu ambil hati atas sikap yang ditunjukkan oleh Margaretha kepadanya.
" Ya..gak apa - apa mbak " ujarnya yang masih setia berusaha memunguti berkas - berkas yang tak sengaja ia jatuhkan agar bisa kembali terkumpul menjadi satu seperti sebelumnya.
" Ada apa ini ? "tanya seorang pria yang terlihat tiba - tiba datang memperhatikan gerak - gerik semua orang yang ada di ruangan itu, terutama Rani yang saat ini sedang berjongkok di atas lantai sembari berusaha mengumpulkan berkas - berkas miliknya yang masih terlihat berhambur banyak di atas lantai.
" Hmm aku tak sengaja menyenggol Rani ketika kami berpapasan " jawab Margaretha dengan wajah pura - pura memelas miliknya.
Tentu saja tujuan dari eanita itu agar mendapat simpati dari pria tampan di hadapannya saat ini .
__ADS_1
Dan sosok pria itu bukan lah Reno , melainkan Abian Antarsaka. Seorang aktor terkenal yang saat ini tengah menjalani kontrak dengan perusahaan yang Reno miliki.
Selain rekan bisnis , Abian juga merupakan sepupu jauh dari seorang Reno Sainq Wijaya.
Abian memang lebih tertarik menjalani profesinya sebagai seorang aktor dan juga model , dari pada harus mengurusi perusahaan besar milik sang ayah yang menurutnya sangatlah membosankan
Lagipula jika dia memilih berkecimpung di dunia Entertainment maka ia setiap hari bisa selalu cuci mata menikmati wajah para artis - artis terkenal yang menurutnya akan selalu bisa membuat otaknya berubah menjadi segar
Berbanding terbalik sekali apabila ia memilih untuk bekerja meneruskan perusahaan milik keluarganya. Kesehariannya mungkin akan cenderung Abian habiskan hanya untuk menatap setumpukkan dokumen yang bisa - bisa langsung membuat kepalanya jadi botak seketika , karena rasa setres dan juga rasa bosan yang tiba - tiba saja merasuki dirinya karena tumpukan dokumen yang tak ada habisnya tersebut untuk ia tanda tangani.
Mata pria itu terlihat menelisik ke arah Rani berada, dan hal itu tentu saja membuat Margareth langsung meradang di tempat.
Semenjak kedatangan Rani keperusahaan itu membuat perhatian semua pria yang ada disana jadi teralihkan kepada wanita itu.
Tentu saja hal itu dikarenakan kecantikan natural yang wanita itu miliki.
Jika diperhatikan dengan seksama wajah wanita itu mirip dengan artis china yang saat ini sedang naik daun, yang bernama zhao lusi.
Benar - benar sebuah kecantikan yang menghipnotis. Yang dimana kecantikan yang di miliki oleh wanita itu tak pernah bosan untuk ia pandangi.
Dan tentu saja hal itu tidak diterima oleh Margareth.
Bagaimanapun Margareth tak mau apabila posisi menjadi wanita paling cantik diperusahaan itu digantikan oleh wanita udik yang saat ini terlihat tengah terngesot - ngesot ria di atas lantai karena ulahnya.
Abian terlihat mendekat dan langsung ikut menunduk guna membantu Rani untuk memunguti lembaran dokumen yang tersisa sedikit berceceran di atas lantai.
Deg
__ADS_1
Mata Rani dan mata Abian tanpa sengaja bertabrakan
Sehingga membuat jantung milik wanita itu jadi langsung berubah jumpalitan di dalam sana , namun debaran ini bukanlah debaran jatuh cinta pada pandangan pertama terhadap pria yang saat ini tengah berjongkok ria bersamanya di atas lantai
" AAAAA.....BBIIIIIIII....AANN..........." ucap Rani terbata
Sepertinya wanita itu terlihat begitu syok ketika mendapati seorang aktor tampan terkenal saat ini sedang berada di hadapannya sedang berngesot ria bersama dengan dirinya.
Siapa yang tak mengenal Abian di dunia ini , hampir semua orang tahu akan sosok pria yang mempunyai banyak talenta itu.
Begitu pula dengan Rani yang begitu mengagumi sosok pria yang saat ini berada di hadapannya itu
Hal itu dikarenakan meskipun sosok Abian merupakan keturunan dari golongan darah biru, tapi masuknya pria itu ke ranah dunia hiburan memanglah atas bakat serta ketampanan yang pria itu miliki.
Bukannya hanya mengandalkan nama besar keluarga miliknya yang begitu terpandang di negara tersebut.
Mendengar ketergagapan yang dikeluarkan oleh Rani membuat pria itu jadi terlihat tersenyum seketika , yang tentu saja membuat Rani jadi langsung meleleh dibuatnya.
" Ternyata sosok asli Abian lebih terlihat tampan dari pada di dalam televisi yang biasa kulihat saat ini " batin Rani di dalam sana.
" Gadis ini begitu terlihat menggemaskan sekali . Kalau seperti ini mah aku bakalan betah buat ambil gambar di perusahaannya Reno " gumam Abian yang tentu saja hanya pria itu ucapkan di dalam hati.
Sedangkan tak jauh dari sana , tanpa mereka berdua sadari bahwa saat ini ada sepasang mata elang yang tengah menatap tajam ke arah Rani dan juga Abian berada.
Melihat kedua orang itu yang saat ini sedang saling tatap tatapan bagaikan sedang memainkan sebuah adegan syuting sebuah drama korea romantis. Membuat dada milik pria itu langsung berubah jadi on fire seketika di dalam sana.
Siapa lagi pemilik mata elang itu jika bukan Reno , sang pangeran tampan yang saat ini sedang menaruh hati terhadap Rani secara diam - diam.
__ADS_1
" Tidak !! Ini tidak boleh dibiarkan. Awas saja kau Abian , berani kau coba mendekati Raniku maka akan langsung ku potong belalai berharga milikmu itu " batin Reno tampak membara di dalam sana.
Tentu saja Reno tak terima jika Rani jatuh kedalam pesona sang casa nova seperti seorang Abian.