
" Tidak Reno..kau tidak boleh melakukan hal ini kepadaku. Aku sangat mencintaimu , bahkan ketika kita masih duduk di SMA. Kau harus tahu itu Reno " teriak Margareth yang tubuhnya saat ini tengah di seret dan digiring oleh seorang polisi wanita.
" Aku tahu hal itu Margareth. Tapi kau juga harus tahu dan sadar jika cinta tak bisa dipaksakan. Aku yakin jika selama ini kau juga menyadari akan hal itu " ucap Reno yang membuat Margareth jadi tercengang mendengarnya
Ya...Margareth tahu, ia tak buta untuk melihat sikap Reno yang selalu acuh tak acuh kepadanya selama ini.
Namun Margareth tak mau perduli, bukankah cinta bisa tumbuh dengan seiring berjalannya waktu. Dan jika ia bekerja keras dan dengan tekad penuh perjuangan Margareth yakin suatu saat nanti Reno pasti akan membalas cinta yang selama ini ia berikan kepada sosok pria tampan tersebut.
" Tidak Reno aku yakin suatu saat nanti kau pasti akan membalas cintaku juga " kekeh Margaret tak mau menerima kenyataan bahwa Reno tak mungkin bisa membalas cinta yang wanita itu miliki.
" Maaf Margareth, sampai kapanpun hal itu mungkin tak akan terjadi di antara kita berdua "
" Kenapa ? Kenapa kau begitu yakin...apakah karena janda gatal itu " tunjuk Margaret ke arah Rani yang saat ini tengah berdiri mematung di antara mereka berdua
Rani yang ditunjuk seperti itu pun hanya bisa tercengang di tempatnya.
Ia tak tahu apa - apa malah menjadi korban dari kisah cinta tak kesampaian dari wanita berperingai gila itu
" Tidak Margareth, ini bukan karena Rani ataupun karena kehadiran wanita lain yang ada di dunia ini . Ini semua murni hanya karena hatiku yang tak bisa terpaut dan memilih rasa terhadap dirimu selain sebagai seorang atasan dan juga bawahan " ucap Reno tegas yang membuat tubuh Margaret jadi langsung terlihat membeku seketika.
Melihat keterdiaman Margaret membuat Reno pun memberikan isyarat kepada para petugas keamanan itu untuk segera membawa tubuh ketiga wanita itu agar segera di proses sebagai mana mestinya guna mempertanggung jawabkan atas segala perbuatan mereka yang sudah berani berusaha menyakiti seorang Rani.
__ADS_1
Melihat tubuh mereka yang akan digiring oleh beberapa petugas polisi membuat Celine dan juga Almahira jadi langsung saja terlihat memberontak seketika , sedangkan disisi lain Margareth hanya terlihat diam pasrah saja ketika tubuhnya di bawa.
wanita itu seperti sedang dalam keadaan syok saat ini, ketika mendengar ucapan Reno yang mengatakan sampai kapanpun tak akan bisa membalas cinta yang wanita itu berikan kepada pria tersebut.
sakit
Benar - benar sangat sakit yang Margareth rasakan saat ini, rasanya hingga ia sampai tak mau hidup di dunia ini lagi ketika mendapatkan penolakan cinta dari pria yang selama bertahun - tahun ia cintai itu.
Margaret jadi mengingat bagaimana ia dulu bisa jatuh hati kepada seorang Reno Sainq wijaya.
Dikala itu Margareth merupakan seorang gadis yang polos, dimana ia tak mendapatkan banyak kasih sayang oleh kedua orang tuanya.
Orang tuanya terlalu sibuk dengan urusan pribadi mereka masing - masing hingga melupakan kehadiran Margaret di antara kehidupan mereka.
Dan ternyata hal itu merupakan hal yang sangat salah besar untuk kedua orang tua itu lakukan kepada seorang gadis yang bernama Margareth.
Margareth tumbuh menjadi anak yang kejam serta sadis dan suka memperalat orang lain yang berada disekitarnya untuk mendapatkan semua yang ia inginkan, karena gadis itu tahu bahwa orang - orang yang selama ini mengaku sebagai temannya merupakan hanyalah sekumpulan para penjilat bermuka dua yang dimana sewaktu waktu semua orang itu bisa saja menusuk Margaret dari belakang kapan pun mereka mau.
Ya Margareth tahu apabila para orang - orang itu mendekatinya hanya karena ia merupakan seorang gadis yang memiliki tetesan darah biru di dalam tubuh yang saat ini tengah ia tempati, sehingga tak ada yang tulus mau berteman dengannya, apalagi dengan sikap minus yang Margareth tunjukan selama ini kepada orang - orang itu.
Kecuali Reno.
__ADS_1
Pria itu terlihat berbeda, bahkan ketika melihat kecantikan dan tubuh molek yang Margareth miliki pria itu hanya tampak acuh tak acuh dan cuek saja. Dan mulai saat itulah seorang Margareth jadi menargetkan hanya seorang Renolah yang pantas untuk mendampingi dirinya dan menjadi suaminya kelak. Hingga dengan gilanya wanita itu mengejar - ngejar cinta seorang Reno bertahun - tahun lamanya, berharap bahwa pria itu suatu saat nanti akan membalas cinta yang Margareth miliki.
Namun sekarang sepertinya harapan Margareth sudah sirna karena Reno yang secara terang terangan menolak perasaan cinta yang ia berikan kepada pria berwajah tampan tersebut.
"Tidak..lepaskan aku !! Aku tidak mau dipenjara..Margareth kau harus melakukan sesuatu kepada mereka. Jangan diam saja, ini semua adalah idemu. Jadi kau harus mengurus semua ini " teriak Celine meronta ingin dilepaskan sembari menatap nyalang ke arah Margaret yang saat ini terlihat diam pasrah ketika digiring polisi.
Tubuh wanita itu terlihat bagaikan sosok raga tanpa nyawa ketika mendengar penolakan yang di lakukan oleg Reno kepada dirinya beberapa menit yang lalu.
" Iya..Margareth kau harus menyelesaikan ini semua. Cepat telpon keluargamu , aku juga tak mau masuk penjara sekarang " teriak Almahira yang ikutan berontak mengikuti Celine di depannya.
Melihat kedua wanita itu yang terlihat sangat sulit untuk diajak kerja sama , membuat beberapa polisi yang sedang menjalankan tugasnya jadi merasa geram seketika yang dimana membuat para polisi itu jadi spontan berteriak ke arah mereka.
" Diamm!!!! " teriak sang polisi yang membuat nyali kedua wanita itu jadi terlihat langsung berubah menciut seketika. yang menyebabkan kedua wanita licik itu jadi bungkam tak bersuara . Padahal tadinya wanita itu terus saja berkicau sudah bagaikan seekor burung beo yang tak diberi makan selama seminggu.
Melihat ketiga wanita itu yang tengah di giring oleh beberapa polisi, membuat Rani sebenarnya merasa tak tega di dalam sana.
Namun apa boleh buat, hal itu harus mereka dapatkan guna membuat efek jera agar ketiga wanita itu tak akan melakukan kembali kesalahan serta kekejaman yang telah mereka perbuat hari ini kepada siapapun nantinya
****
" Terima kasih pak Reno karena sudah mau membantu saya " ucap Rani yang saat ini tengah diantar pulang oleh Reno bersama seorang sopir menggunakan mobil pribadi miliknya
__ADS_1
Reno merasa tak enak hati apabila harus berdua saja di dalam mobil bersama wanita itu
Selain untuk menghindari gosip yang tidak - tidak beredar di luaran sana , Reno juga tak mau sampai melakukan hal yang iya - iya kepada Rani karena keimutan milik wanita itu yang sulit Reno tahan ketika mereka berada berdua saja di dalam mobil miliknya nanti. Bukankah ketika seorang pria dan seorang wanita berduaan di suatu tempat orang ketiganya adalah setan. Dan Reno tak mau jika setan tersebut berhasil menghasut dirinya.