
" Rani kamu tidak apa - apa ? " tanya Reno yang saat ini tengah berdiri disamping Rani, sehingga membuat Rani yang sedang melamun sembari melihat kepergian Bara beserta keluarganya jadi tersentak dan tersadar seketika
" Ah ya...aku tidak apa - apa pak. Maafkan saya karena saya jadi harus melibatkan bapak dalam urusan saya yang rumit ini " jawab Rani kepada Reni yang saat ini tengah menatap intens dirinya.
Tak lupa juga wanita itu meminta maaf kepada para pengunjung yang terlihat mulai membubarkan diri dihadapannya karena kericuhan yang telah dilakukan Mira terhadapnya.
Ia benar - benar tak menyangka apabila akan bertemu dengan kedua wanita itu.
Niat hati ingin melakukan silahturahmi dengan mereka. Eh malah dia dicaci maki sekasar itu di depan umum oleh Mira
"Kalau tahu begini mending aku pura - pura gak lihat saja ketika di sapa oleh Sinta tadi " pikir Rani di dalam sana yang sangat menyayangkan pertemuannya dengan Mira and the gank yang berakhir dengan suasana ricuh.
" Tidak apa - apa. Lagian saya juga tidak suka apabila calon istri saya diperlakukan kasar seperti itu di depan umum seperti ini "
__ADS_1
Deg
ucapan Reno yang mengucapkan bahwa ia merupakan calon istrinya kembali , membuat Rani jadi ternganga dan merasa heran seketika
Jantung milik janda muda itu benar - benar merasa sangat tak karuan berdetak di dalam sana. Apalagi dengan mata Rani yang saat ini tak sengaja melihat senyuman manis yang tiba - tiba saja terlihat terlukis terbit di atas wajah tampan yang Reno miliki
" Ya..Allah , sungguh indah ciptaanmu yang satu ini " batin Rani tampak memuji ke maha tampanan Reno yang sedang berdiri menatapnya di depan sana.
"Tidak..kau sedang berpikiran apa Rani . Bara tidak mungkin menaruh hati padamu. Pria itu saat ini hanya sedang berempati, dan membantumu untuk keluar dari dalam situasi yang maha rumit ini " Rani tampak berusaha menyadarkan dirinya sendiri menampik prasangka bahwa Reno tidak mungkin akan benar - benar menjadikan dirinya sebagai seorang istri
" Haha...bapak ada - ada saja bercandanya " ucap Rani dengan sedikit tertawaan kecil di akhir
" Saya sedang tidak bercanda Rani " balas Reno yang sangat merasa gemas dengan tingkah wanita dihadapannya.
__ADS_1
" Kalau sudah sah menjadi istri , mungkin akan aku cium sampai pipi tembemnya berubah jadi tirus " batin Reno tampak mencak - mencak di dalam sana berusaha menahan diri dan beristighfar ria tatkala pikiran setan mulai merasuki.
Dengan wajah yang sudah terlihat sangat memerah disertai degup jantung yang maha takaruan di dalam sana, Rani pun menatap punggung tegap milik Reno yang saat ini tengah terlihat makin menjauh dari hadapannya
Sedangkan di sisi lain , bi Dian terlihat senyam senyum sendiri ketika melihat dua insan dihadapannya yang saat ini tengah terlihat malu - malu tapi mau
Bi Dian merupakan wanita berumur yang pernah mengalami dan merasakan yang namanya jatuh cinta
Jadi wanita itu pasti tahu tentang Reno yang sedari awal sudah menaruh hati dan rasa kepada Rani
Dan tentu saja sebagai ibu asuh Reno dan Rani sedari kecil , bi Dian sangat mendukung jika hubungan spesial terjalin di antara kedua insan itu nantinya
" Semoga saja kalian berdua berjodoh "
__ADS_1