Ponsel Rahasia Milik Suamiku

Ponsel Rahasia Milik Suamiku
Bab 57


__ADS_3

Glek


Tenggorokan Rani bagaikan sedang terasa tercekat saat ini , tatkala melakukan sarapan pagi bersama Reno diruangan pribadi milik pria itu.


Setelah menyelesaikan tugas bebersih serta merapikan ruangan pribadi yang atasan dinginnya itu milikki , benar saja...ternyata apa yang dikatakan sebelumnya mengenai ajakan pria itu untuk melakukan sarapan bersama sungguh menjadi kenyataan.


Dan kini Rani benar - benar sedang merasa gugup setengah mati tatkala melakukan sarapan pagi bersama atasan galaknya tersebut


" Astagfirullah aladzim kenapa jantungku jadi berubah berdetak tak karuan seperti ini , ya Allah Rani benar - benar sangat merasa gugup sekarang ya Allah...." tenggorokkan Rani sungguh sangat terasa amat tercekat di dalam sana.


Bahkan sarapan pagi yang biasanya akan Rani habis kan dalam waktu beberapa menit , saat ini malah terlihat masih utuh karena wanita itu yang hanya memakannya secuil akibat rasa tak nyamannya wanita itu bersama Reno


Lebih tepatnya nervouse


Sedangkan di depan sana Reno tampak menikmati sarapan paginya dengan sangat elegant dan rasa senang tentunya karena telah berhasil mengajak sang pujaan hati rahasia miliknya untuk makan bersama.

__ADS_1


" Apa kau tidak menyukai makanannya ? " tanya Reno yang membuat Rani jadi langsung terlihat mengerjap di atas tempat duduknya.


" Ah..ti..tidak pak..saya sangat suka makananya" ucap Rani gugup hingga dengan cepat wanita itu berusaha menghabiskan semangkok bubur yang alhasil membuatnya tersedak seketika.


Uhukk..uhukkk


Melihat Rani yang tersedak , dengan gerakan sigap Reno pun menyerahkan minuman miliknya ke arah Rani berada.


" Minumlah "


" Te..terima kasih "


Sesekali mata milik Rani tampak melirik ke arah Reno berada.


" Benar - benar tampan , tapi sayang galak " pikir Rani di dalam sana.

__ADS_1


" Ah..maaf aku memberikan minuman milikku " ucap Reno yang langsung membuat Rani jadi menyemburkan air putih yang saat ini sedang ia tenggak seketika


Byuuuurrrr


" Astaga maaf pak saya tidak sengaja " lonjak Rani yang langsung mengambil tisu guna membersihkan wajah Reno dari semburan maut yang tak sengaja ia lakukan karena dalam keadaan terkejut ketika mendengar ucapan dari atasan galak miliknya tersebut.


Bagaimana tidak terkejut , pria itu malah memberikan minuman miliknya kepada Rani yang membuat hal itu berarti Rani dan Reno telah melakukan ciuman secara tak langsung melalui media gelas karena minuman milik Reno tersebut yang telah pria itu tenggak sebelumnya


" Aduh kenapa hari ini aku bisa jadi ceroboh begini " gerutu Rani sembari mengelap wajah Reno yang terlihat basah dengan beberapa helai lembaran tisu yang sedang tergeletak manja di atas meja


Sedangkan disisi lain , Reno yang sedang dilap kering oleh Rani hanya diam tak bicara


Bukannya marah, pria itu malah terlihat senang di dalam hati. Karena dengan terkena semburan maut dari Rani , Reno bisa berada di jarak sedekat ini bersama sang pujaan hati yang ia miliki.


Bagaikan petaka yang disebabkan oleh Rani merupakan berkah bagi seorang Reno.

__ADS_1


" Pak..maafkan saya pak..saya benar - benar tak sengaja " ucap Rani gugup , yang saat ini sedang terlihat salah paham akan keterdiaman Reno di hadapannya


" Astaga! pasti pak Reno marah di dalam sana, hingga pria itu jadi tak sanggup untuk bicara. Ya Allah jangan biarkan pak Reno memecat hambamu ini dari pekerjaan ini sekarang. Hamba masih butuh kerja ya Allah. Tolong kau luluhkan hati pria yang bertampang dingin ini " batin Rani tampak ketar ketir dangdutan di dalam sana tatkala mengira Reno yang akan memecat dirinya karena ketidak sengajaan Rani dalam menyemburkan air minum yang sedang ia nikmati


__ADS_2