Ponsel Rahasia Milik Suamiku

Ponsel Rahasia Milik Suamiku
Bab 45


__ADS_3

" Hah...akhirnya selesai juga " lega Rani tatkala semua tugas yang diberikan oleh atasannya telah terselesaikan


Rani terlihat menatap sebuah jam kecil yang selalu bertengger manis di pergelangan tangan kiri milik gadis itu.


" Jam 5 . Pas banged bisa langsung pulang " senang Rani yang hendak bangkit dari atas tempat duduknya untuk pulang.


Namun gerakan Rani tiba - tiba saja jadi terlihat terhenti tatkala ada sebuah suara asing memanggil namanya


" Rani..." panggil seorang wanita yang Rani tahu merupakan karyawan di salah satu devisi yang berbeda dengannya


" Ya...ada yang bisa ku bantu ?" jawab Rani dengan suara halus lembutnya.


Suara milik wanita itu memang selalu bisa membuat teduh dan adem ayem bagi yang mendengarnya, sehingga membuat Rani jadi banyak disukai oleh para karyawan di dalam sana.


Terutama kaum adam. Wanita berstatus janda itu merupakan idola mereka.


Namun sayang tak ada yang berani mendekati wanita itu secara langsung, tatkala tatapan tajam bagaikan pedang tajam yang selalu dilayangkan oleh Reno kepada pria yang ingin mendekati janda muda itu.


____


" Nama kamu Rani kan ? " tanya wanita yang Rani tahu bernama Almahira itu , yang membuat Rani jadi langsung mengangguk membenarkan.


" Kamu tadi diminta pak Reno untuk datang ke gudang belakang, aku gak tahu untuk apa.. tapi yang jelas tadi dia nitip pesan begitu sama aku "ucapnya yang langsung membuat Rani jadi bertanya - tanya.


Tumben sekali pak Reno meminta bertemu di gudang belakang ? itulah sebersit kecurigaan yang saat ini tengah ada di dalam pikiran yang Rani miliki


Gadis itu terlihat menatap wajah Almahira di depannya


lagi - lagi kecurigaan Rani tertepiskan tatkala melihat raut wajah wanita yang saat ini tengah berdiri didepannya sangatlah begitu terlihat meyakinkan.

__ADS_1


Lagipula Rani juga baru pertama kali ini bertemu dengan wanita itu, dan merasa tak pernah memiliki masalah dengannya.


Jadi Rani berasumsi bahwa tidak mungkin wanita asing di hadapannya itu akan membohonginya.


" Kalau begitu nanti aku akan kesana. Terima kasih yaa udah mau sampaiin pesannya " balas Rani dengan raut wajah ramah tamah miliknya


" Iya..sama - sama...kalau begitu aku pergi dulu ya, aku buru - buru soalnya " ucap Almahira dan berlalu pergi meninggalkan Rani yang masih setia memandanginya.


*****


Dengan gerakan perlahan namun pasti, Rani pun terlihat mulai beranjak dari tempat ia berada guna menuju ke arah gudang belakang seperti yang wanita itu tadi katakan.


" Kalau tak salah arahnya kesini dech!! waktu itu aku pernah lihat " gumam Rani seorang diri . sembari melihat ke arah sekelilingnya yang saat ini mulai terlihat sepi karena memang ini merupakan jam pulang para pekerja di dalam perusahaan milik Reno tersebut.


Karena saking fokusnya Rani dalam mencari tempat yang ia tuju, tanpa wanita itu sadari bahwa saat ini tak jauh di belakangnya ada seseorang yang sedari tadi tengah mengintainya dengan sebuah senyuman smirk yang terlihat terus menghiasi sudut bibir orang dengan maksud tersembunyi itu.


" Nah ini ruangannya, tapi kok sepi ya....pak Reno..pak...saya Rani pak..." teriak Rani berulang kali agar didengar oleh atasannya tersebut.


" Kok aneh ya.. disini kelihatan sepi banget seperti tidak ada siapa - siapa. Apa aku salah gudang ? " gumam Rani yang menyerah mencari keberadaan Reno.


Kedua kaki milik gadis itu hendak berjalan menuju keluar gudang , masih berfikir positif bahwa dirinya sedang berada di dalam tempat yang salah.


Namun sayangnya, pintu keluar yang dimasukki oleh Rani sebelumnya tiba - tiba saja tertutup rapat dari arah luar , sehingga membuat raut kepanikan langsung saja menyeruak dari dalam diri wanita berstatus janda muda tersebut.


" Astagfirullah..kenapa pintunya tiba tiba jadi tertutup. Bukankah ini pintu normal biasa, bukanlah otomatis " gumam Rani panik sembari berusaha membuka pintu gudang tersebut yang terlihat sedang terkunci rapat dari luar.


" Halo...tolong...apakah ada orang di luar....tolong ada yang terjebak disini " teriak Rani berulang kali dari dalam sana hingga suaranya berubah jadi serak seketika.


Dengan kedua tangan yang terlihat juga ikut bekerja keras, berusaha mengedor - ngedor pintu tersebut. Berharap..bahwasanya keberuntungan masih berpihak kepadanya dan ada seseorang mendengar teriakan Rani yang saat ini sedang meminta pertolongan dari arah dalam sana.

__ADS_1


____


Sedangkan di luar pintu , tempat Rani terkurung saat ini. Terlihat ada tiga orang wanita berpenampilan sangat seksi tengah berdiri sambil tertawa kecil melihat keadaan Rani yang sangat terlihat menyedihkan di dalam sana.


Ketiga wanita itu terlihat begitu senang dan sangat merasa puas ketika melihat kesengsaraan yang dialami oleh Rani di dalam tempat gelap tersebut.


Benar - benar hati nurani milik ketiga wanita itu sudah tertutupi oleh godaan iblis , sehingga ketika melihat penderitaan seseorang akan membuat mereka jadi begitu bahagia melihatnya.


" Kerja bagus Almahira, ini uang bayaran untukmu " ucap Margareth sembari memberikan segepok uang kepada wanita asing yang pertama kali menyampaikan pesan palsu kepada Rani.


Ya...wanita itu adalah salah satu teman Margareth, yang rela melakukan pekerjaan apapun di dunia ini asalkan di beri imbalan uang.


Bagi wanita yang memiliki postur tubuh indah seperti Margareth itu, uang merupakan segala - galanya dihidupnya. Sehingga membuat Almahira mau melakukan hal apapun, termasuk menyakiti seseorang yang diperintahkan kepadanya.


" Thankyu baby...lain kali kalau lo butuh bantuan gue gak usah sungkan - sungkan ya. Apalagi buat ngelakuin kerjaan yang remeh temeh kayak begini. Kecil bagi gue " jawab Almahira sembari menciumi segepok uang merah yang saat ini tengah berada di genggaman tangannya.


Mendengar ucapan yang dilontarkan oleh Almahira membuat Margareth jadi langsung memutar bola mata malas melihatnya, wanita suruhannya itu memang tukang penjilat tapi Margareth cukup kagum dengan akting polos yang di lakukan oleh wanita itu di hadapan semua orang.


Siapa yang menyangka wanita yang terkenal sangatlah polos diperusahaan tempat mereka bekerja itu merupakan seorang penjahat kelas kakap, yang memiliki banyak pengalaman terutama dalam urusan memanjakan para pria.


Sebenarnya Margareth pun awalnya tak percaya dengan cerita Celine yang mengatakan bahwa wanita polos dihadapannya ini merupakan wanita yang bisa di ajak chek in alias di booking di hotel oleh berbagai para pria.


Namun setelah wanita itu melihat dengan mata kepalanya sendiri kelakuan Almahira yang sangatlah sebelas dua belas dengan Celine, disaat itulah Margareth baru mengetahui bahwa Almahira merupakan rubah betina berpengalaman.


Sehingga membuat Margareth jadi langsung memiliki ide cemerlang, untuk menggaet Almahira untuk bisa ia ajak bekerja sama dalam hal menyingkirkan Rani dalam perusahaan dan juga dalam kehidupan Reno pria yang ia kejar - kejar selama ini.


Dan ternyata rencana cemerlang yang ia lakukan terhadap Rani membuahkan hasil yang cukup sangat memuaskan Margareth.


" Rasakan janda gatal , emang enak terkurung di dalam sana. Awas lo ...aku dengar di dalam gudang itu ada kuntilanak penunggunya " teriak Margaret dari luar pintu yang membuat Rani otomatis jadi langsung tercengang mendengarnya.

__ADS_1


" Suara itu...Margareth kau kah itu. Apa ini semua adalah ulahmu " balas Rani yang juga dengan teriakan yang cukup keras dari arah dalam sana agar didengar oleh Margareth yang saat ini sedang berada diluar pintu.


__ADS_2