Ponsel Rahasia Milik Suamiku

Ponsel Rahasia Milik Suamiku
Bab 60


__ADS_3

" Jadi bibi harap kamu bisa menikah dan memilih lelaki yang tepat untuk kamu jadikan suami nantinya. Bukalah hatimu Rani , jangan terpuruk akan masa lalu. Tidak semua laki - laki sama seperti Bara. Insya Allah . wanita baik akan dipertemukan dengan pria yang baik pula , dan bibi yakin kamu adalah wanita baik - baik. Ingat Rani ...doa bibi akan selalu ada untukmu " ucap Bi Dian yang membuat Rani jadi merasa terharu dan langsung berkaca - kaca mendengarnya.


Greb


Rani seketika memeluk tubuh bi Dian yang saat ini tengah ada di hadapannya.


Hangat dan tenang


Dua perasaan itulah yang saat ini Rani rasakan tatkala memeluk tubuh milik adik kandung dari mendiang almarhum ibunya tersebut


" Terima kasih bi...sudah menyayangi Rani sampai seperti ini "


" Tak usah berterima kasih nduk. Ini sudah merupakan kewajiban bibi sebagai orang tua asuh dari keponakan bibi sendiri " Bi Dian tampak tersenyum dan mengelus punggung kecil milik Rani


Sedangkan di belakang sana , Anton juga tampak tersenyum.


Ia begitu kagum dengan sosok dua wanita dihadapannya saat ini.

__ADS_1


" Lalu bagaimana menurutmu tentang Reno ? " tanya Bi dian sedikit menggoda keponakannya itu , setelah Rani terlihat melepaskan pelukan erat diantara mereka.


" Kalau menurut bibi pak Reno gimana ? " bukannya menjawab Rani malah terdengar memberi pertanyaan balik kepada Bi Dian


" Walah cah gemblung , ditanya malah kamu balik nanya ke bibi..." pekik bi dian sedikit mencubit lengan Rani karena saking gemasnya wanita itu kepada tingkah laku keponakannya sendiri


" Kalau menurut Rani sih Pak Reno orangnya baik , tapi galak " sahut Rani sedikit berbisik diakhir . Takut - takut kalau di dengar Anton.


Anton kan teman baiknya Reno. Siapa tahu pria itu ngadu nantinya ke Reno . Bukankah itu bukanlah hal yang baik bagi Rani.


" Aku dengar lo Ran " ucap Anton yang membuat Rani jadi terlihat langsung nyengir kuda di hadapan sepupunya itu.


" Akan aku aduin... " ancam Anton dengan nada bercanda


" Bibi..." rengek Rani manja ke arah bi Dian minta pembelaan.


" Kamu juga sich bilangin Reno galak. Ya...walaupun ia agak galak dan judes kalau menyangkut tentang kesalahan dalam pekerjaan sich. Namun diluar itu dia adalah tipe pria bertanggung jawab dan juga baik " ucap Bi Dian menerangkan yang membuat Rani jadi semakin terlihat semakin penasaran dengan sosok atasan dinginnya tersebut.

__ADS_1


Masalahnya selama ini Rani memang belum mengenal sosok Reno secara jelas dan begitu mendalam.


Mereka hanya bertemu sesekali dan itupun tak ada banyak pembicaraan serius yang mereka berdua bincangkan selain masalah tentang pekerjaan.


Kecuali hari ini tentunya ..., yang dimana pria itu tiba - tiba meminta Rani untuk menjadi calon istrinya.


Mengingat hal itu sungguh membuat Rani jadi ingin menampar wajah miliknya sendiri saat ini


Ia merasa ini adalah sebuah mimpi tapi nyatanya bukan.


______


" Yang jelas Reno itu tipe pria setia , gak kayak mantan mu yang maha brengsek yang suka mendua itu " lanjut Anton yang membuat Bi Dian jadi langsung memberikan tatapan tajam ke arah putranya berada.


" Sory bu..Anton terlalu terbawa suasana " cengir Anton yang terlihat merasa takut akan tatapan tajam yang dilayangkan oleh bi Dian kepadanya


" Yang jelas semua keputusan ada ditangan kamu nduk. Bibi disini akan selalu menjadi pendukung dari apapun segala keputusan yang akan kamu ambil nantinya terhadap pinangan Reno "

__ADS_1


" Sekali lagi terima kasih bi, karena sudah mau menjadi pendengar Rani selama ini "


__ADS_2