Ponsel Rahasia Milik Suamiku

Ponsel Rahasia Milik Suamiku
Bab 64


__ADS_3

" Semoga saja pak Reno suka " gumam Rani sembari tersenyum senang berharap agar Reno menyukai bekal yang telah ia buatkan kepada pria tersebut.


Flasback on


Tak seperti biasanya pagi - pagi sekali Rani berangkat ke perusahaan milik Reno agar tak ada mengetahui bahwa ia akan memberikan sebuah bekal kepada Reno secara diam - diam sebagai bentuk balasan terima kasih atas apa yang telah pria itu berikan kepada dirinya sebelumnya.


Dan duarrrr.....


Alhasil memang para karyawan belum pada datang ke dalam perusahaan tersebut


Tapi sayang sang tokoh utama , pria yang akan Rani hadiahkan bekal itu malah sudah terlihat berada di ruangan yang seharusnya pria itu belumlah harusnya berada disana.


" Astagfirullah Allazim ,kenapa pak Reno sudah ada saja di dalam ruangannya " pekik Rani membatin di dalam sana tatkala kedua tangannya akan membuka pintu masuk milik ruangan pribadi yang atasannya itu miliki

__ADS_1


sedangkan di dalam sana Reno memang sengaja datang pagi - pagi sekali karena pria itu yang tak bisa tidur di malam harinya karena jantung, hati serta pikirannya selalu tertuju kepada Rani seorang


Dan disinilah Reno berada , agar bisa langsung bertemu dengan Rani pria itu kembali datang keperusahaan miliknya lebih awal dari jam biasa ia datang. Dan hal itu tentu saja lagi - lagi membuat Kaila dan Gibran selaku orang tua kandung Reno jadi terlihat cengo dengan tingkah laku Reno yang menurut mereka sangatlah aneh untuk mereka lihat dengan mata batin ataupun mata telanjang.


Dan lihatlah , perjuangan Reno kali ini terbayarkan tak percuma ia membangunkan diri pagi - pagi untuk datang ke kantor


Bagai pucuk dicinta ulam pun tiba , saat ini Reno tengah melihat kedatangan Rani di depan pintu ruangan miliknya


" Rani ..."


Dengan gerakan perlahan Rani tampak terlihat memasuki ruangan yang Reno milikki


" Hmm..maaf pak ..ini saya ada bawakan sesuatu untuk bapak " dengan sedikit takut malu , Rani terlihat mengulurkan sebungkus kotak bekal yang telah ia buat di dalam dapur yang bi Dian milikki , yang dimana membuat wanita itu jadi menerima ribuan ledekan dan godaan dari bi Dian karena keceplosan dirinya yang mengatakan sedang membuat bekal makanan untuk Reno - atasan yang telah mengajukan lamaran pernikahan kepadanya

__ADS_1


" Apa ini ? " tanya Reno sedang berusaha menunjukkan raut wajah biasa , stay cold miliknya dihadapan Rani.


Padahal dalam hati , nyatanya pria itu saat ini sedang merasa jumpalitan bersalto salto ria di dalam sana karena di pagi buta begini sudah mendapatkan sesuatu dari Rani , sosok wanita yang membuat tidur Reno jadi terlihat tak tenang selama beberapa hari ini


" Itu kotak bekal makanan sederhana dari saya pak..semoga bapak mau menerimanya dan juga menyukainya " Rani masih tampak tertunduk malu , sesekali wanita itu terlihat melirik ke arah Reno berada yang dimana hal itu membuat Reno jadi semakin merasa gemas dan bucin melihatnya


" Ya..Allah ciptaanmu sungguh luar biasa maha indah yaa..Allah. Tolong kuatkan iman hambamu ini agar tak khilaf melakukan hal yang tidak - tidak terhadap makhluk ciptaanmu yang sangat menggemaskan ini " batin Reno tampak menguatkan hatinya di dalam sana.


Sungguh berada di jarak dekat seperti ini dengan Rani membuat Reno harus ekstra menahan diri dan menahan sabar pada dirinya .


" Ha..ya sudah terima kasih . Kalau begitu saya pergi dulu . Kamu bisa mulai bersih - bersih di ruangan saya " sahut Reno dan langsung berjalan keluar ruangan guna menghindar dari Rani yang saat ini membuat jantungnya berdebar kencang luar biasa di dalam sana


Rani yang nelihat hal itu tentu saja menjadi heran melihatnya

__ADS_1


" Pak Reno kenapa ya ? Kenapa mukanya tegang begitu. Apa aku salah make up " gumam Rani sembari meraba wajah miliknya sendiri


__ADS_2