Possessive

Possessive
eps 104


__ADS_3

Reyhan mengusap pelan rambut anna "Tidak terlalu penting, hanya mengobrol biasa saja"


"Yakin, tidak penting? " tanya anna mengangkat sebelah alisnya.


" Tidak sayang, ingin tidur atau 'bermain sebentar' hm? "bisik reyhan mengalihkan pembicaraan.


Anna tersenyum "Masuki aku sayang, mereka juga ingin bertemu dengan papanya"


Reyhan mengusap pelan pipi sang istri dan mulai menyatukan bibirnya dengan sang istri.


...----------------...


Di ruangan yang hanya diterangi oleh lampu yang remang saja terdengar suara ******* dan rintihan yang terus bersahutan dengan hentakan yang diterima oleh hayva.


"Vier please..... " desah hayva meremas sprei yang sudah tidak berbentuk lagi.


Aku tau kamu adalah gretta-ku sayang. Aku tidak akan membiarkanmu pergi setelah kecelakaan itu.


Xavier meremas bokong hayva gemas saat merasakan miliknya di dalam sana.


"Aahh.... vier.... aku... " racau hayva memejamkan matanya merasakan nikmat yang tak terkira di bawah sana.


"Keluarkan rai... keluarkan untukku sayang.... " Xavier semakin mempercepat temponya.


" Akhh... aku sudah tidak kuat menahannya lagi please... "desah hayva meremas pundak xavier.


" Bersama sayang.... "ucap xavier meremat pinggang hayva.


...****************...


Setelah selesai dengan aktifitas malamnya reyhan menarik selimut untuk menutupi tubuh polos sang istri.


" Selamat tidur sayang"bisik reyhan mengecup kening anna.

__ADS_1


Setelah memastikan sang istri sudah tertidur pulas reyhan pun turun dari kasur dan keluar dari kamar menuju ruangan mini bar.


Reyhan mengambil sebotol wine untuk menyegarkan pikirannya sejenak.


Reyhan memejamkan matanya lalu mengambil sebatang rokok.


Setelah 1 jam setengah reyhan pun keluar dari ruangan bar tersebut dan kembali ke dalam kamar. Reyhan mengusap pipi sang istri yang tertidur pulas sehabis aktifitas malam mereka.


Setelah puas memandangi wajah sang istri Reyhan pun bergabung untuk tidur.


...----------------...


Matahari menyinari kamar sepasang suami istri yang sedang tertidur pulas... Sampai akhirnya Reyhan membuka matanya karena terganggu oleh sinar matahari yang sudah terik.


Reyhan pun turun dari kasur secara perlahan dan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


Setelah 15 menit Reyhan keluar dari dalam kamar mandi dan masuk ke dalam ruang ganti.


Setelah semua siap reyhan berjalan ke tempat tidur dan memperhatikan sang istri yang masih terlelap dalam mimpi-nya.


"Sayang" ucap serak anna memeluk pinggang sang suami.


Reyhan tersenyum "kenapa bangun? Masih terlalu pagi " ucap Reyhan.


"Pagi-pagi begini kamu sudah rapi mau kemana? " tanya anna membuka kancing baju sang suami.


"Ada urusan yang harus ku urus" ucap Reyhan menahan tangan sang istri.


"Apakah sepenting itu urusanmu sampai pagi-pagi sudah mau meninggalkanku pagi-pagi hm"gumam anna.


" Aku hanya pergi sebentar saja, setelah urusanku selesai aku akan kembali lagi "ucap reyhan mengusap punggung anna.


" Bolehkah aku ikut denganmu hari ini? Aku bosan di mansion saja "ucap anna menatap sang suami.

__ADS_1


Reyhan mengusap pelan pipi sang istri " Apa kamu yakin ingin ikut denganku? "tanya reyhan memastikan kembali.


Anna yang mendengar pertanyaan dari sang suami mengangkat sebelah alisnya curiga " Tidak ada yang kamu sembunyikan dariku kan? "


" Apa yang harus ku sembunyikan darimu hm? Kalau pun ada kamu akan tahu dari 'orang bayanganmu' "


"Termasuk dirimu"


"Kalau begitu kamu siap-siap dulu aku akan menunggumu di bawah"


...----------------...


Drrtt.... drrtt.... drrtt.....


Reyhan yang sedang ada di ruang kerjanya mengecek laporan pun mengalihkan pandangannya ke arah hpnya.


" Kak gabriel? Ada apa pagi-pagi seperti ini menelepon? "gumam reyhan.


Reyhan pun mengambil handphonenya dan mengangkat telepon tersebut.


📞 " Halo kak, Ada apa menelepon ku pagi-pagi seperti ini? Apa ada hal yang penting? "


📞" Ini tentang gretta "


📞 " Ada apa dengan kak gretta? "


.


.


.


.

__ADS_1


TBC


__ADS_2