
Para pelayan terdiam melihat seorang perempuan di gendong oleh tuannya, karena hanya sang nona mudanya yang akan di perlakukan seperti itu saja.
Apa ini adalah sang nona muda? apa nona muda mereka sudah kembali?
Karena semenjak singa betina tuan pergi meninggalkannya semuanya berubah! Termasuk dengan suasana di mansion ini.
" Nona muda! panggil dia nona muda! karena dia adalah nona muda kalian semua! nona muda kalian sudah kembali ke mansion ini! "ucap el datar.
" Selamat datang nona muda! Dan selamat datang kembali di mansion ini! "ucap serempak para pelayan.
Jessica hanya menggaguk saja dalam gendongan el.
" Siapkan makan siang! nanti saya turun! " perintah el.
" Siap tuan! " ucap clara.
El pun langsung naik ke atas menuju kamar.
" kamar ini? apa perempuan itu pernah masuk ke kamar ini? "
" Ngak akan aku biarkan siapa pun masuk ke kamar ini termasuk keluargaku "ucap el merebahkan dirinya di sebelah jessica.
Jessica yang mendengar itu menatap el.
Tiba-tiba el mengungkung tubuh jessica dan mengelus pipinya. Setelah itu mencium bibir jessica.
Jessica yang mendapatkan ciuman tiba-tiba dari el hanya diam saja tak tau harus berbuat apa.
El yang merasa tidak ada balasan dari jessica pun akhirnya dia menggigit bibir jessica.
jessica akhirnya membiarkan lidah el masuk ke dalam mulutnya.
__ADS_1
Jessica yang terbawa suasana pun membalas ciuman el. El yang merasa ciumannya di balas oleh jessica pun memperdalam ciumannya.
" Kenapa dulu kau meninggalkan ku? tanpa alasan yang jelas? " tanya el berpindah ke leher jessica.
" Mmmhh.... "jessica meleguh saat el menggigit lehernya.
Jessica yang merasa bajunya basah pun mengangkat kepala el dan menatapnya.
" Kenapa kamu nangis? mana el yang aku kenal dulu? " tanya jessica mengahapus air mata el dan mengusap pipinya.
" Jangan pernah menghilang dan menghindar dari kehidupanku My Queen "ucap el menatap jessica dalam.
Jessica yang mendengar itu mendorong el ke kasur.
" Apa sebegitu takutnya kamu pada saat aku tinggalkan dulu? "tanya jessica.
" Sangat takut, aku depresi selama 4 tahun dan hampir mati beberapa kali, tapi Tuhan selalu menolongku, sampai akhirnya aku menemukan mu lewat reyhan "ucap el menggenggam tangan jessica.
Jessica pun turun dari kasur. El yang melihat itu pun bangun dari kasur dan menyusul jessica.
" Mau kemana? " ucap el memeluk jessica dari belakang.
Jessica mengusap tangan el yang ada di perutnya dan melepaskannya.
" Aku mau ke kamar mandi sebentar"
" Jangan lama " ucap el.
Jessica mengangguk " Ngak akan lama, nanti aku balik lagi"
Setelah 15 menit jessica pun keluar dari kamar mandi.
__ADS_1
" Turun yu ke bawah, pasti pelayan udah nyiapin makan siang "ucap jessica duduk di pinggir kasur.
El tidak menjawab tetapi dia memeluk jessica dari samping.
" Aku ngantuk, temenin " lirih El.
…
Jess! "ucap El.
Oke! " ucap jessica.
Mereka pun merebahkan dirinya di kasur.
" Jangan tinggalkan aku lagi " lirih El menarik jessica ke pelukannya.
Setelah merasa El tertidur, jessica secara perlahan melepaskan pelukan El. Tapi tidak bisa karena El mengeratkan pelukannya.
" Apa sebegitu takutnya kamu dulu saat aku tinggalkan dulu? apa sebegitu dalamnya luka yang aku berikan kepadamu El? "lirih jessica.
" Bagaimana reaksi tante vanni kalau tau aku nanati aku bertemu kembali dengan El? " gumam jessica memejamkan matanya menyusul El tertidur.
.
.
.
.
TBC
__ADS_1