
Reyhan mempencet benda tersebut dengan remote control di tangannya. Anna merasakan getarannya yang cukup kuat.
" Perlahan sayang,aku ingin menikmati ini sampai kamu memasukiku sampai aku mendapatkan 'puas' yang aku mau " ucap anna memejamkan matanya menikmati getaran di bawah sana.
Reyhan mengurangi kecepatan benda tersebut. Anna sedikit merenggangkan pahanya untuk menahan benda, benda yang memberikan kepuasaan.Walaupun tidak mendapatkan 'Puas' yang dia inginkan.
Reyhan memasukan tangannya ke dalam gaun sang istri dan mengusap perut yang sudah mulai buncit itu " Jagain mama ya sayang! Dan jaga emosi kamu! " ucap reyhan.
Anna yang mendengar itu mengangkat sebelah alisnya.
Ting.... lampu menyalah dan terlihatlah semua orang yang ada di sana termasuk keluarga Wijaya dan smith.
" Apa ini yang dimaksud reyhan? " Anna menatap keluarga Wijaya.
"Selamat ulang tahun Anna! " ucap serempak semua keluarga.
Reyhan membawa Anna ke tempat duduk.
" Jadi yang tadi--- "
" Hanya rekayasa saja, aku tidak benar-benar hamil dan aku sebenarnya adalah adik dari reyhan" ucap alice mengaku tanpa dosa.
" Termasuk foto itu? " ucap Anna.
" Foto apa sayang? " tanya vanni.
" Foto saat kita SMA ma "ucap reyhan.
" Lebih baik sekarang kita mulai makannya " ucap reyhan.
__ADS_1
Selama mereka semua makan Anna menyadari kalau ada yang memperhatikannya.
" Tante kenapa menatap saya sedari tadi? Apa ada yang salah dari saya? " tanya Anna menatap rossa.
Rossa bangun dari duduknya dan berjalan ke arah anna.
" Boleh tante memelukmu sayang? " tanya rossa menatap anna dengan tatapan kerinduan yang mendalam.
Anna menatap reyhan. Reyhan menggangguk.
Anna menggangguk dan tersenyum. Rossa langsung memeluk anna dengan erat.
"Akhirnya bisa memelukmu dan bertemu denganmu sayang "
Setelah puas rossa melepaskan pelukannya.
" Tante kenapa nangis? "tanya anna menghapus air mata rossa.
" Masuk 4 bulan "ucap anna.
" Mumpung kalian semua di sini saya ingin mengumumkan sesuatu " ucap vanni.
" Apa itu?" tanya raline.
" Di acara ulang tahun anna ini, ada satu acara lagi yaitu pertunangan el " ucap vanni menatap el.
El yang ditatap hanya diam saja. Jessica melepaskan genggaman tangannya dari el.
El yang melihat itu langsung menatap jessica.
__ADS_1
" Aku mau ke toilet " ucap jessica beralasan.
" Mau apa di toilet? mau kabur dari acara di sini! tidak akan bisa! di depan gedung ini ada bodyguard yang menjaganya! Kamu ngak akan bisa keluar dari sini " bisik El menggigit kuping jessica.
El berdiri dari duduknya dan berjalan ke atas panggung.
" Ada yang tau saya akan bertunangan dengan siapa? "tanya El.
" Marsya/jessica " ucap tamu undangan bersamaan.
Anna yang mendengar nama jessica disebut oleh El langsung menatap sang suami.
" Nanti aku jelaskan " ucap reyhan meremas sebelah dada sang istri.
" Uhhhmmm.... percepat please..... "ucap anna menahan *******.
Anna hanya memakai dress panjang saja. Bagian atasnya sudah terbuka tinggal melepaskan kaitannya saja. Dan sang suami memiliki akses bebas itu.
Reyhan menambah kecepatan benda tersebut.
" Kapan ini berakhir? Aku ingin segera kamu memasukiku " ucap Anna lemas sehabis pelepasan.
" Sehabis acara pertunangan ini selesai kamu akan mendapatkan apa yang kamu cari " ucap reyhan menormalkan kembali cara kerja benda itu.
.
.
.
__ADS_1
TBC