Possessive

Possessive
eps 27


__ADS_3

Edwin lari ke anna dan menendang orang yang mau menusuk anna


Bug orang itu jatuh dan terguling ke belakang


"Makasih win"


Edwin yang tau menggaguk dan nyamperin orang yang mau nusuk anna


"Siapa yang suruh lo? Edwin memelintir tangan orang itu


" Akhhh" orang itu kesakitan


Anna yang melihat perbuatan Edwin tersenyum


...----------------...


Tangan audrey mengelus junior reyhan


"Emh" reyhan mengerang karena sudah terbakar. gairah


Audrey yang melihat respon tubuh reyhan terseyum kemenangan.


"Kamu membutuhkan bantuan ku sayang "bisik audrey.


" Sial gue di jebak, gue harus ikutin permainan dia"


Reyhan masih menahan gairahnya.


Reyhan memajukan tubuhnya dan mau mencium audrey.


Audrey yang tau langsung memejamkan matanya.


Reyhan yang melihat audrey memejamkan matanya langsung memundurkan tubuhnya.


"Kenapa?"


Aku ngak mau di sini"


"Mau dimana?"


Reyhan terdiam dan berpikir untuk mengusir audrey.


"S**ayang kamu di mana? "


......................


Anna membawa orang tersebut ke Edwin


"Win bawa mereka sebagian ke markas, siksa mereka tapi jangan samapai mati"


"Siap Queen"


Edwin pun membawa mereka semua ke bawah pohon dan mengikatnya setelah itu nyamperin anna.


"Lo gak kenapa-kenapa kan?"


"Ngak, gue aman"


"Syukurlah"

__ADS_1


"Yauda kalau. gitu gue pergi dulu, lo urus mereka ya"


"Sip"


Anna pun menuju mobil.


"Jalan pak!"


Mobil pun jalan menuju kantor


"Kita ke kantor nona?"


"Iya kita ke kantor drew"


Andrew menggaguk


Setelah satu jam lebih anna sampai di kantor reyhan.


Anna pun keluar dari mobil dan masuk ke kantor reyhan menuju resepsionis.


"Selamat pagi nona!"


"Pagi"


"Vi tuan nya ada?"


"Ada nona, tuan ada di ruangannya"


Makasih vi"


"Sama-sama nona"


Cklek pintu terbuka.


Reyhan, audrey, dan rasya pun melihat siapa yang masuk


"Sayang"


Anna yang melihat ekspresi reyhan dia tau apa yang terjadi dengan suaminya.


Anna pun maju ke hadapan reyhan.


Reyhan langsung memeluk erat anna


Reyhan yang sudah tidak tahan akibat obat tersebut langsung mencium leher anna kasar.


"Emh shh sa---ukhhh yanggg"


Reyhan meremas payudarah anna


"Aku mau kamu "lirih reyhan yang sudah tidak tahan.


Audrey yang melihat kondisi anna baik-baik saja kaget.


Anna yang melihat ekspresi audrey yang kaget melihat dia baik-baik saja dia jadi teringat masalah orang yang mengikutinya.


Anna pun membawa reyhan ke sofa.


" Aku mau kamu"lirih reyhan

__ADS_1


Reyhan kembali mencium bibir anna setelah puas dengan bibir anna. Reyhan turun ke leher anna.


"Shh ukhh" anna pun mengelus rambut reyhan


"Sebentar ya, aku harus usir ulet keket dulu setelah ini oke?" Anna mengelus rahang reyhan.


" Setelah ini kamu bisa menikmati tubuhku sepuasmu, tetapi aku harus mengusir dia dulu "ucap anna memegang rahang sang suami.


" Tapi aku maunya sekarang"ucap Reyhan menggesekannya di depan inti Anna.


"Sebentar setelah ini aku akan menyusulmu " ucap Anna mencium sekilar bibir Reyhan.


Setelah itu Anna meninggalkan reyhan di sofa.


...----------------...


Anna pun maju ke hadapan audrey dan menamparnya


Plak!


Audrey meringis akibat tamparan yang cukup keras dari anna


"Shh, apa maksud lo tampar gue"


Itu tamparan buat lo, karena lo mau merebut milik gue dan anak-anak gue!


"Lo hamil?


" Ya, gue hamil memangnya kenapa?"


"Gue akan bunuh lo dan anak lo!"


"Yakin? lo aja mau bunuh gue aja gagal"


Audrey mau nyamperin reyhan yang duduk di sofa tapi di halangi oleh anna.


"Mau ngapain lo"


"Mau nyamperin reyhan lah!"


"Ngak bisa"


Rasya!"


"Ya nona, ada apa?"


"Bawa reyhan ke kamar sekarang!"


"Siap nona"


Rasya pun menuju reyhan yang duduk di sofa dan di bawa ke dalam kamar.


.


.


.


.

__ADS_1


TBC


__ADS_2