Possessive

Possessive
eps 73


__ADS_3

"Bukannya kata anda tidak kembar dengan anna? "tanya raja.


"Hanya alibi untuk mengalihkannya saja, sebenarnya anna sangat mirip dengan _______ kakaknya. " ucap Reyhan.


"Apa maksudnya? "tanya raya yang masih bingung dengan arah pembicaraan.


"Jangan pernah temui anna lagi, apalagi memunculkan diri kalian di depan anna apalagi kalian tuan dan nyonya Wijaya! " ucap megan dingin.


"Kenapa saya tidak boleh menemui anak saya sendiri? "ucap raya marah.


"Karena anak anda sudah mati nyonya Wijaya! dan anna, lia, lio dan nathan adalah keturunan dari smith bukan Wijaya! " ucap tegas megan.


"Apa maksud kamu bicara seperti itu? Anna adalah anak saya! "marah raya tak terima.


"Anda bisa tanyakan kepada suami mu nyonya! pasti suami mu tau jawabannya apa! " ucap megan.


Raya yang mendengar pernyataan megan pun dia menatap suaminya.


"Apa maksud dari semua ini?! apa anna bukan anakku? "tanya raya.


Raja yang mendapat pertanyaan dari istrinya terdiam tak tau harus bicara apa.


"Aku ngak tau maksud mereka apa! dan yang pasti anna adalah keturunan Wijaya bukan smith! " bohong raja.


"Anda bohong tuan Wijaya! Anna adalah keturunan smith bukan Wijaya! "ucap megan marah.


"Apa buktinya kalau anna adalah keturunan smith? " tanya raya.


Megan mengambil hpnya dan menunjukkan sebuah foto yang berisi tanda bulan sabit hitam di punggung anak kecil.


"Ini adalah bukti kalau anna adalah keturunan smith, semua anak perempuan smith memiliki tanda lahir ini. "ujar megan.

__ADS_1


"kalau lio? " tanya raya.


Megan kembali menunjukkan sebuah foto sebuah bintang hitam di dada anak kecil.


"ini adalah bukti kalau lio dan nathan adalah keturunan smith, semua anak laki-laki smith mempunyai tanda lahir ini "ujar megan.


"Itu pasti foto editan kan, itu pasti bohong! " ucap raya tak Terima.


"ini bukan editan nyonya Wijaya! kalau anda tidak percaya anda bisa lihat sendiri di saya nyonya! "ucap megan kesal.


"coba buktikan! " ucap raya menantang.


Megan pun mulai membuka baju bagian belakang bajunya, dan terlihatlah sebuah bulan sabit hitam di punggungnya.


Deg!


raya terdiam melihat tanda lahir tersebut.


"Saya masih tidak percaya! "ucap raya masih tidak percaya.


"Buat apa tes DNA, kalau pun di tes pasti hasilnya negative! "ucap raja marah.


"Anda mengapa marah tuan? " ucap megan memancing.


"Tidak! hanya saja buat apa kalau nanti hasilnya tidak sesuai dengan yang kalian mau. "ucap raja mengelak.


"Oke saya setuju! kapan? "ucap raya.


"Nanti di hubungin lagi " ucap megan.


Megan pun kembali menutup baju belakangnya.

__ADS_1


"sudah percaya nyonya?! "tanya megan menatap tajam raya dan raja.


"Saya akan tetap mempertahankan mereka! " ucap raya.


"Suatu saat semuanya akan kebongkar siapa jati diri anna dan ketiga kakanya nyonya dan tuan Wijaya! "ucap reyhan dingin.


"kenapa kamu berbicara seperti itu sama mama? jangan bilang kalau kamu sudah tau semua ini?! " tanya raya menatap sengit sang menantu.


"Ya, aku sudah tau sejak lama dan saya akan membuat anna menjahui kalian dengan sendirinya! "ucap reyhan dingin.


"Itu ngak akan terjadi! Anna ngak mungkin menjahui saya! " bantah raya.


"Dengan 2 bukti tadi, perlakuan kalian selama ini kepada istri saya, dan kalau anna sampai tau semua ini apakah anna tidak akan membenci kalian lebih dalam? "tanya reyhan.


Raya terdiam atas pertanyaan reyhan, apakah setelah perlakuan mereka terhadap anna dan nantinya kalau ini kebongkar apakah anna masih mau menerima mereka?


itu adalah pertanyaan yang ada di dalam pikiran raya sekarang.


"Saya mau menemui anna! " ucap raya mau berdiri dari kursi.


"Jangan ganggu istri saya, dia sedang tidur, lebih baik kalian semua pergi dari rumah saya! "ucap reyhan datar.


"Kenapa mama tidak boleh menemui anak mama rey?! "ucap raya marah.


"Lebih baik anda pulang nyonya Wijaya! " ucap reyhan datar.


.


.


.

__ADS_1


.


TBC


__ADS_2