Possessive

Possessive
eps 91


__ADS_3

" Bagaimana kalau aku bilang aku di sini karena suamimu? " ucap alice.


" Apa maksudmu?! Apa tujuanmu datang ke sini? " tanya Anna menatap tak suka alice.


" Aku sebenarnya ke sini ingin memberi tahu sesuatu kepada suamimu itu " ucap alice.


" Ingin memberi tahu apa?! " tanya Anna.


" Ingin tahu sekali ya kakak ipar? " ucap alice.


Anna hanya menatap jengah alice.


" Sebenarnya aku... "alice mengusap perutnya.


" Aku hamil anak reyhan "ucap alice. Anna yang mendengar itu terdiam sebentar dan mengusap perutnya pelan.


" Tenang sayang papa tetap milik kita! "


" Apa buktinya kalau kamu hamil anak suamiku?! Siapa tau kan itu adalah anak orang lain bukan anak dari suamiku! " ucap Anna.


Alice mengeluarkan sebuah tespack dan hasil test dari rumah sakit.


" Ini adalah bukti kalau anak yang ada di dalam kandunganku ini adalah anak reyhan " ucap alice.


Anna mengambil tespack dan amplop dan melihat hasil dari keduanya.


Anna menghapus air matanya dan melangkahkan kakinya ke depan alice.


" Hami ya? bagaimana kalau kita membuktikannya sekarang juga " ucap anna.


Grep! sebuah tangan memeluk pinggang anna.


" Happy birthday sayang! " bisik reyhan mengecup leher anna.

__ADS_1


" Emh...kamu harus menjelaskan ini semua"ucap anna memejamkan matanya membiarkan reyhan bermain di lehernya.


Anna meremat jas sang suami saat tangan sang suami masuk ke dalam gaun panjangnya.


Reyhan mengusap perut anna dan turun ke bawah.


Kandungan anna memasuki bulan ke 4...


Reyhan mengusap milik anna dari luar setelah itu dia membuka ****** ***** anna.


Reyhan mulai memasukan 2 jarinya ke bawah sana dan memulainya pelan.


" Sayang.... " lirih anna membuka matanya.


Reyhan mempercepat temponya saat merasakan cengkraman otot di bawah sana.


" Reyhan..... " Anna menggerakan bokongnya mengikuti irama pergerakan tangan suaminya di bawah sana.


" Keluarkan sayang " bisik Reyhan mencubit ******** anna.


" Lebarkan pahamu sayang " bisik reyhan mengambil sesuatu di dalam jasnya.


Anna yang lemas pun membuka pahanya.


Reyhan pun memasangkan 'sesuatu' di bawah sana.


Plug! Benda tersebut sudah terpasang di tempatnya.


" Ini apa sayang? " Tanya anna saat merasakan sesuatu yang mengganjal di bawah sana.


" Sesuatu yang bisa membuatmu 'puas' aku tahu satu permainan belum tentu cukup untukmu " ucap Reyhan membetulkan kembali gaun sang istri seperti semula.


" Tapi hanya kamu yang bisa melakukannya bukan benda ini " ucap anna.

__ADS_1


" Tapi kamu akan menikmatinya nanti secara pelan, nanti setelah acara ini selesai aku akan menggantikan benda itu sayang " ucap reyhan menarik sang istri ke pelukanya dan meremas nakal bokong sang istri.


" Emh.... Dimana dalamanku? " tanya anna saat merasakan hawa dingin.


" Aku melepasnya, supaya aksesku lebih mudah dan aku bisa membantumu " ucap reyhan mulai menyalahkan benda tersebut.


" Nikmatilah sebelum acara di mulai dan lampu ini menyalah kembali " ucap Reyhan.


" Uhmmm..... Percepat please..... " ucap anna mencengkram bahu sang suami.


" AS wish you baby " ucap Reyhan menambah tempo kecepatannya.


"Bagaimana? " tanya Reyhan memperhatikan ekspresi sang istri.


" Hmm yaaahhh.... tapi tidak seperti yang kamu lakukan. Aku mau sampaiihhh..... " Anna kembali mendapatkan pelepasannya kembali.


Reyhan melepaskan benda tersebut dari tempatnya dan menggantikannya dengan benda lainnya.


" Apakah aku akan mendapatkanmu sekarang? " tanya lirih anna.


" Tidak sekarang, tapi nanti. Sekarang buka kembali pahamu baby " ucap Reyhan.


Anna kembali membuka pahanya kembali dapat anna rasakan benda tersebut saat sudah terpasang di tempatnya.


" Bagaimana? " tanya Reyhan menatap sang istri.


" Sesak dan penuh tetapi lebih sesak dan penuh punyamu! " ucap anna.


.


.


.

__ADS_1


.


TBC


__ADS_2