Possessive

Possessive
eps 30


__ADS_3

"Hiks.... hiks.... hiksss..... sayang jangan tinggalin aku"


anna yang tertidur mendengar tangisan reyhan pun membalikan badanya menghadap reyhan.


Mereka tidur saling berpelukan membelakangi.


"Hey sayang!" anna menggoyangkan tubuh reyhan supaya terbangun dari mimpinya


Reyhan akhirnya bangun dari tidurnya dan melihat anna langsung memeluk erat.


Mereka masih polos hanya tertutup selimut saja anna yang merasakan tubuh reyhan gemeter di dalam pelukannya pun mengelus punggung reyhan untuk menenangkannya.


"Jangan tinggalkan aku" lirih reyhan dalam pelukan anna.


Reyhan mempunyai ketakutan setelah orang dari masa lalunya datang.


Anna melonggarkan pelukannya dan mengelus pipi reyhan


"Denger, aku ngak akan tinggalkan kamu apapun yang terjadi nantinya,ingat janji kita masing-masing waktu itu,apapun yang terjadi aku akan jadi milik kamu selamanya termasuk kamu, kamu juga milikku selamanya apapun masalahnya termasuk kematian sekalipun.


kamu akan tetap jadi milikku termasuk kematian yang merebutmu dariku"


Reyhan kembali memeluk anna dengan erat dan dia merebahkan kepalanya di dada kenyal anna


anna mengusap kepala reyhan lembut yang ada di dada kenyalnya.


"Sayang!"


"Hmmm"


"Aku izin kerja praktek di rumah sakit lagi ya"



"Sayang!"


Reyhan bangun dari tidurnya dan menyenderkan badanya di headboard kasur.


"Nanti aja ya "ucap reyhan lembut sambil mengusap rambut anna yang sedang di pelukannya.


" Aku maunya sekarang!"


"Memangnya kenapa harus sekarang?"


"Aku udah cuti dari kita menikah dan sekarang aku lagi hamil, aku bosan di rumah ngak ada kegiatan "ucap anna menatap wajah reyhan.


" Nanti ya kita tanya dokter alya dulu boleh atau ngak nya sekalian periksa kandungan kamu, sekalian nanti bareng sama aku"


"Kantor gimana? kalau kamu di rumah sakit?"


"Masih ada rasya yang urus"

__ADS_1


"Kapan kita ke dokter?"


"Besok aku udah hubungin dokter alya"


"Hmmm"


......................


Reyhan merapatkan tubuhnya dengan anna


"Aku. mau lagi*


" Kamu blm puas dari pagi?"


"Aku ngak akan puas sama. tubuhmu sayang"


Reyhan mencium bibir anna dengan rakus.


"Hmpppt" anna membalas ciuman reyhan.


Ciumannya turun ke leher anna dan memberikan tanda lagi di sana padahal yang tadi pagi masih ada.


Anna memberi akses kepada reyhan, dia mendongakkan kepalanya ke atas dan reyhan semakin bebas memberi tanda di leher putih anna.


"Shh, ukhhh"


Reyhan mengangkat anna dan menggendongnya


"Mau kemana?"


"Kamar mandi sekalian mandi"


Anna hanya pasrah saja di gendongan reyhan.


Reyhan menaruh anna di bathtub dan dia ikut masuk di sana.


Reyhan mulai menjilati leher dan bahu putih anna


Reyhan mulai memasuki miliknya ke dalam milik anna lewat belakang dan mulai menggerakannya perlahan


"Akhhh..... uhhhh..... reyhan...."


"Hmmm kenapa?"


"Percepat..... ouuuhhhhh"


"Ann... ukhhhh..... ahhhhh" reyhan menambah hentakanya dan memegang bokong anna untuk menggerakannya semakin dalam.


"Shhh.... sayang..... ahhhhh"anna mencengkram pinggiran bathtub.


"Reyhan"anna kaget dia kembali diangkat oleh reyhan dan menggendongnya kembali, anna mengalungkan tangannya ke leher reyhan.

__ADS_1


Reyhan memposisikan anna dengan menyenderkan anna ke dinding dan reyhan menggangkat kaki anna dan di taruh di bahunya dan reyhan memasukan miliknya ke dalam tubuh anna


"Ukhhhhh..... sayang..... ahhhh....."


"Ya... sayang.... ahhhhh..... sebut namaku sayang akkkkhhh.... "


"Lebih cepat reyhannnn aku ingin ouhhhhh"


Nafas keduanya semakin cepat dada anna membusung ke depan dan dilahap habis oleh reyhan tanpa sisa.


Reyhan dapat merasakan milik anna yang mencengkram miliknya erat yang artinya anna sudah di batasnya.


Reyhan kembali menghentakan kembali miliknya semakin dalam.


"Ukhhh....sayang.... aku mau... uhhhh...."


Reyhan semakin gila di sana.


"Akhhhh..... uhhhhh..... ouhhhhh" anna dapat merasakan milik reyhan sampai ke leher rahimnya.


"Ouhhhhh... aku gak tahan.... uhhhh"


"Tahan sayang sebentar lagi " ucap reyhan menahan pinggul anna.


"Ukhhhhh.... akhhhhh" mereka pelepasan bersama.


Reyhan menembak cairannya sangat banyak ke dalam rahim anna, sampai anna merasakan rahimnya penuh dan hangat, sampai cairan itu keluar dari selangka anna mengalir deras saking penuhnya dan berjatuhan ke lantai saking banyaknya cairan sang suaminya.


mereka bermain 5 jam lebih hampir 6 jam tanpa berhenti.


Nafas mereka masih tersenggal-senggal, mereka pun mengatur nafasnya masing-masing.


Setelah teratur reyhan menyalahkan shower, air tersebut membasahi tubuh keduanya.


Reyhan mengambil sabun dan menyabuni anna.


"Udah ya aku cape "ucap anna sudah tidak merasakan apa-apa lagi di tubuhnya. Kakinya pun sudah tidak dirasakan lagi.


Reyhan menggaguk dan mencium kening anna.


Anna menutup matanya untuk merasakan ciuman reyhan yang hangat di keningnya


Setelah itu mereka mandi bersama tanpa melakukan apapun lagi.


.


.


.


.

__ADS_1


TBC


__ADS_2