Possessive

Possessive
eps 37


__ADS_3

Anna sudah selesai menyemprot hand sanitizer ke badan reyhan


"Udah boleh peluk kan?" tanya reyhan.


Anna menggaguk


Reyhan pun langsung membawa anna ke dalam dekapannya


"Kamu ngak papa kan? "tanya reyhan.


" Aku ngak papa " jawab anna.


"Jadi ke markas? "tanya anna.


" Jadi, aku pengen bunuh orang " jawab reyhan yang sedang menciumi leher anna.


"Eughh"anna meloloskan desahannya.


" Sayang ini di tempat umum"lirih anna.


Reyhan melepaskan pelukannya, setelah memberikan stempel kepemilikan di leher putih sang istri.


"Ke markas yu! "ajak reyhan.


" Mau bunuh orang " jawab reyhan dengan wajah polosnya.


"Bunuh orang? "tanya anna yang merasa sikap aneh sang suami.


Reyhan menggaguk antusias.


" *K*alian kalau ngidam jangan yang aneh-aneh sayang " sambil mengusap perutnya.


"Sayang ayo! " ujar reyhan.


"Iya, ayo" ucap anna.


Anna dan reyhan pun keluar dari cafe menuju markas.


Audrey yang melihat pemandangan tersebut di depan matanya hanya bisa menggempalkan tangannya saja,menahan amarahnya yang sudah di ubub-ubun.


"Kamu akan kembali padaku sayang"sambil menampilkan senyum smriknya.


Setelah itu audrey pergi dari cafe itu entah mau kemana.


Anna dan reyhan sudah sampai di markasnya.

__ADS_1


" Selamat datang King dan Queen! "ucap mereka menunduk hormat.


Anna dan reyhan hanya menggaguk saja, dan melanjutkan jalan masuk ke ruang tengah.


"Edwin! " panggil anna.


Semua orang yang sedang melakukan sesuatu mengalihkan pandangannya ke arah reyhan dan anna.


"Ya"jawab anna melangkahkan kakinya menuju anna.


" Kenapa kalian kesini, ada apa? "tanya Edwin.


" Gue pengen bunuh orang tersebut " ucap reyhan enteng.


"Bunuh! "kaget Edwin.


Reyhan menggaguk santai.


" Ann! " bisik Edwin.


"Apa "jawab anna dengan bisikan juga.


" Suami lo kenapa, Tiba-tiba pengen bunuh orang? " tanya edwin yang heran atas sikap reyhan.


"Mungkin reyhan merasakan ngidam yang seharusnya aku yang rasakan "jawab anna.


"Ya, itu buktinya reyhan tiba-tiba minta bunuh orang"jawab anna.


" Kalian sedang apa sih? "tanya reyhan yang melihat kelakuan mereka yang sepertinya sedang bisik-bisik.


" Ngak ada! " ucap anna dan Edwin bersamaan.


Reyhan hanya menggaguk kecil saja.


"Di mana mereka? "tanya reyhan.


" Ada di ruang bawah tanah " ucap Edwin.


"Yu ke sana! " ucap reyhan antusias.


"Mau ikut ngak? "tanya reyhan.


Yu! " ucap anna.


Reyhan dan anna menuju ruangan bawah tanah.

__ADS_1


Edwin melanjutkan aktivitasnya yang tertunda itu.


Anna dan reyhan sudah sampai di ruangan bawah tanah.


"Mau ikut? "tanya reyhan.


" Lagi gak mood, aku nonton aja dari sini " jawab anna.


Reyhan menggaguk dan mengambil pisau yang tersedia di ruangan itu.Reyhan segera menemui targetntanya.


Orang tersebut sudah di siksa duluan oleh orang suruhan anna.


Reyhan membuat nama ya di pipi targetnya


"Akhh"


Reyhan menuliskan namanya di sana KRY menggunakan pisau, setelah itu reyhan memotong-motong tangannya.


"Akh sakit"lirih orang itu.


" Diam, nikmatin aja siksaan dariku! "ucap reyhan.


Reyhan kembali memainkan pisaunya lalu, dia tancapkan ke perutnya, lalu di cabut pisaunya, keluarlah darah dari peru tersebut.


" Akh, langsung lepasin gue aja."


"Ngak segampang itu setelah lo mau membunuh istriku!


lo harus mati di tangan ku!"


"Gue hanya di suruh orang!"


"Orang yang memerintahkan lo itu audrey kan? " tanya reyhan.


Orang itu hanya menggaguk.


Reyhan menyobek perut orang tersebut dan mengeluarkan organ yang ada di tubuhnya.


Reyhan terseyum.


.


.


.

__ADS_1


.


TBC


__ADS_2