Possessive

Possessive
eps 24


__ADS_3

Matahari masuk ke kamar reyhan dan anna lewat celah kamar yang ada.


Reyhan mengerjapkan matanya, tangannya meraba samping kasur dia tidak menemukan anna.


Reyhan menengok ke samping tidak ada anna di sampingnya yang dia lihat baju kerjanya sudah lengkap di atas kasur.


"Dimana Anna? "


Reyhan pun turun dari kasur melangkahkan kakinya ke kamar mandi.


Tak butuh waktu lama reyhan pun keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melingkar di pingganya.


Reyhan memakai baju yang sudah di siapkan oleh anna setelah selesai dia pun turun ke bawah untuk mencari keberadaan anna.


Reyhan turun dari atas menuju meja makan ada sisca yang menata makanan di meja makan.


"Sisca! "


"Ya tuan?"


"Kamu tau dimana anna?"


"Nona ada di dapur tuan"


"Makasih"


Setelah itu reyhan pun ke dapur untuk menemui anna.


Grep


Reyhan langsung memeluk anna dari belakang yang sedang memasak.


Anna yang merasakan ada pelukan tiba-tiba dari belakang Dia tau siapa pelakunya, siapa lagi kalau bukan suaminya


"Masak apa?"


"Nasi goreng"


Reyhan mengganguk


"Lain kali kalau udah bangun bangunin aku juga, kaget aku kamu udah ngak ada di kamar"


Anna mematikan kompornya dan menghadap reyhan


"Maaf, tadi kamu tidurnya nyenyak banget mangkanya ngak aku bangunin"

__ADS_1


Anna mencium bibir reyhan.


Cup


Anna yang mau melepaskan ciumannya tapi reyhan menahan tengkuk anna dan memperdalam ciumannya.


"Hmmmpt" anna membalas ciuman reyhan mereka saling membelit lidah masing-masing.


Ciuman reyhan turun ke leher jenjang anna dan memberikan tanda di sana.


"Akhhh.. shh.. "anna meleguh karena hisapan reyhan yang kuat di lehernya.


Reyhan melepaskan ciumannya.


" Yu ke meja makan"


"Aku lagi masak belum selesai"


"Udah biar michele yang lanjutin masaknya"


"Michele!"


"Ya tuan"


"Kamu lanjutin ya masaknya!"


"Ya tuan"


tak lama masakan yang di masak anna di bawah oleh michele ke meja makan.


"Silahkan di makan tuan, nona, saya permisi dulu ke belakang"


"Makasih chel"


"Sama-sama nona"


Michele pun pergi dari meja makan


"Yu di makan"


"Ayo! "


Anna dan reyhan pun menikmati makanan yang tersaji di meja itu.


Setelah selesai makan anna menghatar reyhan ke luar rumah untuk berangkat ke kantor.

__ADS_1


"Aku berangkat dulu, kamu jangan kecapean, jangan melakukan hal yang berat-berat, kamu bisa minta tolong sama sisca,michele, atau pelayan lain, dan satu lagi kalau ada apa-apa langsung hubungin aku"


Anna hanya mendengarkan apa yang di ucapkan oleh reyhan.


"Kamu denger ngak?"


"Iya aku denger"


Reyhan mensejajarkan kepalanya dengan perut anna yang mulai kelihatan.


Reyhan mengelus perut anna yang memasuki bulan ke dua, dan sudah kelihatan karena anna mengandung anak kembar yang lebih dari dua


"Kalian jangan nakal ya di perut mama, kasihan nanti mamanya, jadi anak yang nurut ya, papa pergi dulu ya"


Setelah itu reyhan mencium perut anna.


Anna mengelus rambut reyhan dan berkata "Iya papa, aku ngak nakal kok di perut mama,papa hati-hati di jalan ya" dengan suara anak kecil


Reyhan yang mendongak dan terkekeh atas jawaban anna


reyhan pun bangun dan menegakan tubuhnya kembali


"Yauda aku jalan dulu" sebelum pergi reyhan ******* dan menyesap bibir reyhan anna yang terhanyut oleh ciuaman reyhan pun membalasnya mereka saling membelit lidah dan menghisap nya setelah reyhan puas reyhan pun melepas ciuman mereka.


Reyhan mengusap bibir anna yang bengkak karena ciumannya .


"Ingat jangan kecapean, aku pergi dulu" reyhan pun mencium kening anna lama anna yang di cium keningnya menutup mata merasakan kehangatan di sana .


"Nanti kalau sempet aku ke kantor kamu ya nanti siang


ya, tapi nanti di anter sama sopir"


Reyhan menggaguk.


"Aku pergi bye" reyhan pun masuk mobil dan pergi ke kantor.


"Papa kalian possesive sayang, tapi dia sayang sama kalian, sehat-sehat ya di perut mama "ucap anna sambil mengelus perutnya.


Anna pun masuk ke dalam rumah


.


.


.

__ADS_1


.


TBC


__ADS_2