
Semua yang mendengar ucapan anna mengangguk.
"Sebentar tadi lo bilang hamil? lo hamil? "tanya tasya.
"HAH HAMIl " kaget mereka ber empat
"Ya gue lagi hamil baru seminggu"
Tasya dan nadine langsung memeluk anna. Nadine mengelus perut anna
"Baik-baik di perut mama mu ya."
"Iya tante" ucap anna menirukan suara anak kecil.
Nadine yang mendengarnya terkekeh.
"Rasya! "
"Ya? "
"Gue mau bicara, gue tunggu di rooftop "kode reyhan ke rasya.
Rasya yang mengerti kode dari reyhan mengangguk.
" Sayang aku mau bicara sama rasya, kamu kalau cari aku, aku ada di rooftop ya "
Anna menggaguk.Rasya dan reyhan jalan menuju rooftop atas
...****************...
"Mau bicara apa?"tanya rasya.
"Kita harus segera bereskan alexa"ucap reyhan serius.
"Maksudnya?"tanya rasya bingung.
" Gue hampir di jebak sama alexa,alexa sangat licik sama seperti kakanya"
"Oke,berarti kita harus lebih licik dari keduanya oh, iya gimana masalah anna dan kedua orang tuanya?"
"Gue belum tau gimana caranya menyatukan mereka"
"Apa luka yang diberikan ke anna terlalu dalam?"
"Lo tau kan gimana perlakuan orang tuanya ke anna,mereka bahkan tidak pantas di sebut sebagai orang tua, hanya karena masalah itu semuanya berubah, hanya karena orang baru yang di kenal semua berubah, mereka tidak pantas disebut sebagai manusia, mereka lebih pantas di sebut IBLIS."
Rasya yang mendengar penuturan reyhan terdiam.
"Bahkan lo berdua lebih parah dari mereka "gumam rasya.
__ADS_1
" Gue denger ya yang lo omongin " ucap reyhan dengan tatapan tajamnya.
Rasya yang melihat hanya menyengir saja. 😁
Reyhan yang melihat senyuman rasya memutar malas matanya.
"Jadi apa yang akan lo lakuin sama kedua orang tua itu? "
"Mungkin_"
Tap......tap....... tap.....
Reyhan yang mendengar suara kaki melangkah terdiam
muncullah anna dari balik pintu.
"Kalian ngobrol apa?"
"Hanya ngobrol santai saja"kilah reyhan.
Anna mengangguk dan langsung memeluk reyhan.
Reyhan mencium rambut anna dan memberi kode ke rasya untuk pergi.
Rasya yang mengerti kode reyhan pun pergi dari rooftop
" Kemana rasya?"
"Udah pergi"
"Kamu ngak sembunyikan apa-apa kan? " curiga anna.
"Aku ngak sembunyikan apa-apa, jangan curiga sama suami"
Reyhan membawa anna dalam pelukannya
"kamu terlalu peka sayang"
Tak terasa waktu sudah menunjukkan jam 5 sore.
"Mau pulang?"
"Hmmm"
Anna melepaskan pelukannya dan turun dari rooftop berjalan ke parkiran untuk pulang.
Tak sampai sejam mereka pun sampai di mansion dan langsung turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah.
Reyhan dan anna menuju kamar.
__ADS_1
"Mau mandi?"
"Kamu duluan aja"
Reyhan pun masuk kamar mandi.
Lima belas menit kemudian reyhan pun keluar dari kamar mandi.
Reyhan menuju kasur tanpa atasan.
"Udah sana mandi dulu"
Anna pun menuju kamar mandi. Dua puluh menit kemudian anna keluar dari kamar mandi.
Anna pun menuju kasur.
"Baby tidur yu."
Reyhan yang sedang fokus sama hpnya menyudahinya.
Anna pun langsung memeluknya dan reyhan mengelus punggung anna.
Di kamar itu suasana hening dan senyap.
"Sayang!"
"Hmmm"
"Kamu ngak mau baikan sama orang tua kamu? "tanya reyhan dengan lembut.
…
" Kamu mau membuka luka lama aku lagi? sampai sekarang luka itu masih ada, masih berbekas di hati aku, rasanya sakit rey. Kamu tau kan gimana perlakuan mereka ke aku, gimana mereka membentak aku, mereka menyiksa ku rey"
Anna tiba-tiba menangis mengingat kejadian dulu.
Hiks.... hiks.... hiks.....
"Mereka membela anak yang baru saja masuk ke dalam keluargaku dan mereka lebih percaya sama dia daripada aku anak kandung nya sendiri. Aku benci mereka rey, aku benci"teriak anna.
.
.
.
.
TBC
__ADS_1