
" Sebenarnya saya di sini ingin membatalkan pertunangan ini dan sebenarnya calon tunangan saya bukan Marsya tetapi dia adalah orang terpenting bagi saya. Dulu dia sempat menghilang tetapi sekarang dia sudah kembali. Dia adalah jessica " ucap El.
Vanni yang mendengar itu merasa kesal.
" Untuk yang bernama jessica silahkan naik ke atas panggung " ucap sang MC.
Vanni menatap jessica dengan tatapan ketidaksukaannya.
Jessica yang namanya di sebut terdiam.Akhirnya jessica pun berjalan ke atas panggung.
" Silahkan untuk kedua pasangan menukar cincin " ucap MC.
El pun mengambil kotak cincin di sakunya dan membuka kotak tersebut.
El maju ke hadapan jessica. " Mana tanganmu " ucap El. Jessica mengulurkan tangannya dan El memasangkan cincin tersebut di jari manis tangan sebelah kiri jessica.
" Pasangkan cincin ku " ucap El. Jessica menatap El dan mengambil cinci tersebut lalu dipasangkan di jari manis tangan sebelah kiri El.
" Sekarang kedua pasangan ini sudah resmi menjadi sepasang tunangan " ucap MC.
" Sekarang kamu sudah menjadi milikku " bisik El di telinga jessica.
El menggenggam tangan jessica dan turun dari atas panggung.
"Selamat ya atas pertunangan kalian " ucap reyhan memberi selamat.
El hanya tersenyum saja dan melihat sang mama yang menatap jessica dengan tatapan kebenciannya.
" Mama tidak ingin memberi selamat kepada kita? " ucap El.
__ADS_1
Vanni tersenyum palsu dan bangun dari kursinya lalu berjalan ke arah el dan jessica.
" Selamat ya atas pertunangan kalian berdua " ucap vanni.
" Akan saya pastikan pernikahan ini tidak akan terjadi " bisik vanni mengusap punggung jessica.
Setelah itu vanni kembali ke tempat duduknya.
" Mama bicara apa? " tanya el menatap jessica.
" Ngak bicara apa-apa kok " ucap jessica.
" Aku ke toilet bentar ya " ucap jessica.
" kamu ngak akan--- "
El yang tiba-tiba di cium oleh jessica langsung menahan tengkuk jessica.
El memperdalam ciumannya dan menggigit bibir jessica.
" Akhh.. "jessica membuka mulutnya membiarkan lidah El masuk ke dalam.
El menyesap bibir jessica dan mengabsen tiap inci yang di miliki jessica.
Setelah puas El turun ke leher jessica. Jessica yang sudah larut oleh suasana melupakan kalau di sana masih ada orang lain.
El menyesap leher jessica memberikan tanda lagi di sana.Padahal tanda yang tadi saja masih ada.
" Aaahhh.... "Jessica mengeluarkan desahannya saat El menyesap lehernya.
__ADS_1
Tangan jessica yang ada di pinggang El pun turun ke bawah mengelus milik El yang ternyata sudah mengeras.
" Bangun ya? "ucap jessica mengelus dan mengurut pelan milik El dari luar celananya.
" Emh... terusshh sayang.... buat dia lebih mengeras lagi. Buat dia mengenal sarangnya kembali seperti dulu sayang " ucap el memejamkan matanya merasakan urutan tangan jessica di bawah sana.
" Terusshh sayang.... aku mau keluar "racau el meremat pinggul jessica.
Jessica yang merasa el sudah di ujung pun membuka bawahan el.
Jessica menggenggam milik el dan mempercepat pijatannya.
" Sayanghhhh..... "racau el meremas bokong jessica.
Jessica yang melihat cairan el keluar pun jessica memberhentikannya dan menutup jalan keluar cairan el.
" Kenapa sayang? aku mau keluar " ucap el dengan tatapan sayu. Milik el semakin membesar karena jalan keluarnya di tutup oleh jessica.
" Akan sayang kalau dia keluar di sini. Dia akan meledak di sarangnya " ucap jessica.
.
.
.
.
TBC
__ADS_1