
waktu sudah menunjukkan angka 1 siang.
Reyhan mengerjapkan matanya menyesuaikan penglihatannya dengan silaunya lampu.
Reyhan melepaskan tangan anna yang ada di pinggangnya.
sebelum ke kamar mandi Reyhan menyelimuti tubuh anna dan mencium kening anna.
Reyhan pun masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
sekitar 15 menit Reyhan keluar dari kamar mandi menuju ruang ganti.
Setelah selesai Reyhan mengambil buku di dalam laci nakas dan menuliskan sesuatu.
Setelah itu reyhan menaruh kertas tersebut di atas nakas sebelah kasur.
Reyhan duduk di sebelah anna yang sedang tertidur dan menatapnya sebentar.
Reyhan mencium kening anna lama dan memejamkan matanya sebentar.
"Jagain mama ya sayang, kalau papa ngak ada."ucap Reyhan mengusap lembut perut anna.
Reyhan yang sudah di depan pintu mau keluar tetapi tidak jadi karena mendengar tangisan anna.
"Hikss..... hikssss..... hikssss..... jangan pergi......jangan tinggalin aku rey....
Reyhan yang mendengar tangisan anna pun langsung mengusap air mata anna yang masih keluar.
"Hey!, sayang." ucap Reyhan menggoyangkan bahu anna.
Anna yang mendengar suara Reyhan langsung membuka matanya dan langsung memeluk Reyhan erat.
"Kenapa hm? "tanya Reyhan mengusap rambut anna.
"Kamu ngak akan tinggalin aku kan? kamu ngak akan pergi dari aku kan? " tanya anna dalam pelukan Reyhan.
__ADS_1
Reyhan yang mendengar pertanyaan anna terdiam.
"Sayang jawab! hikss.... hiksss..... kamu ngak akan pergi dari aku kan? "ucap anna menangis kembali.
Reyhan tidak menjawabnya, tapi Reyhan hanya mengelus punggung anna lembut.
"Sayang! hiksss..... hiksss.....
"Akhhh.... " anna meremas baju Reyhan karena tiba-tiba keram pada perutnya.
Reyhan yang mendengar rintihan anna pun langsung memegang tangannya di perut anna dan megusapnya pelan.
"Sakit rey akhh.... "ucap anna merintih sakit dan meremas tangan reyhan.
"Kamu tenang, jangan stress anak kita juga bisa merasakan apa yang mamanya rasain sekarang." ucap Reyhan menggenggam tangan anna.
Anna yang mulai tenang pun, keram di perutnya pun mulai berkurang.
"Kamu ngak akan tinggalkan aku kan? "tanya anna lirih.
"Kamu akan bersama aku selamanya apapun yang terjadi! "ucap anna mencium bibir Reyhan dengan agresif.
Reyhan yang tiba-tiba di cium oleh anna pun membalasnya dengan lembut.
Reyhan menekan tengkuk anna supaya memperdalam ciuman mereka.
Anna mengigit pelan bibir Reyhan dan Reyhan membuka mulutnya membiarkan lidah anna masuk ke dalam sana.
Mereka saling berperang lidah dan menyesapnya.
Setelah puas mereka pun melepaskan ciumannya.
Kamu mau ke mana? "tanya anna yang melihat pakaian reyhan.
"Aku mau ajak kamu ketemu orang. " ucap Reyhan.
__ADS_1
"Siapa? "tanya anna bingung.
"Nanti kamu juga tau, lebih baik sekarang kamu mandi dulu. " ucap Reyhan.
"Yauda tunggu bentar. "ucap anna turun dari kasur menuju kamar mandi.
Mungkin ini adalah waktu yang tepat untuk mempertemukan mereka
20 menit anna keluar dari kamar mandi dan masuk ke dalam ruang ganti.
"Udah yu, jalan sekarang " ucap anna.
Reyhan pun menggaguk dan mereka pun keluar dari kamar.
Reyhan mengajak anna ke sebuah kafe dekat pantai.
"Brayn! "panggil Reyhan menuju meja yang sudah mereka pesan.
"Hai,rey " ucap brayn.
"Ini pasti anna "ucap brayn menatap anna dengan kerinduan yang mendalam.
"Dia siapa sayang? " tanya anna menatap sekilas datar brayn.
"Dia adalah orang yang akan kamu sayang setelah aku nanti"ucap Reyhan.
.
.
.
.
TBC
__ADS_1