
Jessica terdiam di pelukan el dan melihat varez di sebrang sana.
" Hei! Jess! "el melambaikan tangannya di depan wajah jessica.
" Hmm "ucap jessica menatap el.
" Kamu darimana aja? kenapa pesan yang kukirim tidak kau baca? "tanya jessica.
" Aku ada urusan sebentar tadi. Dan kenapa kamu bisa ada di sini? "ucap el.
" Aku ada ketemu sama seseorang di sini tadi "ucap jessica.
" Siapa? cowok atau cewek?! "tanya el memeluk possesive jessica.
" Kakak iparmu. Buat aku mengandung anakmu el "lirih jessica diakhir ucapan.
" Varez atau renata yang bertemu dengan jessica? "
" Apa kau serius dengan ucapanmu jess? "ucap el memastikannya.
" Aku serius dengan ucapanku. Apa kamu maunya perempuan itu yang mengandung anakmu? "tanya jessica mengusap rahang el.
El menggeleng tegas " Hanya kamu yang akan menampung benihku dan melahirkan anak-anaku kelak. Tidak ada wanita lain selain kamu yang bisa menggantikanmu aurel ! "ucap el mengusap perut rata jessica.
" kalaupun aku pergi darimu nanti aku bisa memilikimu lewat anak kita"
...----------------...
Reyhan bangun dari tempat tidur dan melepaskan pelukan anna secara perlahan.
Reyhan langsung masuk ke dalam kamar mandi membersihkan dirinya.
15 menit kemudian.....
__ADS_1
Reyhan keluar dari kamar mandi dan masuk ke dalam ruang ganti.
Reyhan mengusap rambut anna pelan yang sedang terlelap dalam mimpinya.
Anna yang terganggu oleh gerakan suaminya pun membuka matanya.
"Sayang.... kamu mau kemana sepagi ini " ucap anna memperhatikan pakaian suaminya.
" Aku ada urusan sebentar di kantor. Nanti setelah urusanku selesai aku akan kembali secepatnya "ucap Reyhan.
" Hmm...jangan lama-lama "ucap anna.
"Setengah jam lagi kamu mandi ya, nanti aku mau mempertemukan kamu dengan seseorang" ucap reyhan.
"Siapa? " tanya anna.
"Nanti kamu akan tau, aku pergi dulu" ucap reyhan.
Cup. Reyhan mengecup bibir anna sekilas tapi tengkuknya di tahan oleh anna.
Anna memejamkan matanya menikmati cumbuan sang suami pada spot-spot sensitive miliknya.
" Ngghhh.... "erang anna saat menggesekan milik sang suami di miliknya
" Sayanghhh akkkuhhh.... "leguh anna meremat pinggang reyhan
"Keluarkan! Keluarkan semuanya! " ucap reyhan.
" Akkkhh..... "dapat reyhan rasakan tangannya basah akibat ******* sang istri. Anna sedikit mengangkat bokongnya akibat ******* yang dasyat yang dia dapatkan.
" Hahh.... hahhh.... hahhhh.... "anna mengatur nafasnya yang memburu setelah mendapatkan klimaksnya.
" Sangat banyak! "ucap reyhan yang melihat cairan sang istri masih mengalir di kedua pahanya.
__ADS_1
" Hmmm..... "anna masuk ke dalam dekapan sang suami dan membuka 3 kancing baju reyhan.
" Temani aku tidur, aku mengantuk "lirih anna menghirup dalam wangi badan sang suami.
" Tidurlah aku akan menemanimu sampai kau tertidur"ucap reyhan mengusap punggung sang istri.
Setengah jam kemudian.....
Dirasa sang istri sudah terlelap dalam mimpinya, reyhan pun langsung melepaskan pelukannya pelan-pelan.
" Aku pergi dulu, dan akan segera kembali nanti "ucap reyhan mengecup kening anna.
Reyhan menatap perut anna dan mengusapnya " Jagain mama ya sayang " reyhan menarik selimut sampai perut anna.
Sebelum pergi reyhan kembali mengancingkan bajunya yang tadi sempat terbuka. Setelah itu reyhan langsung pergi ke kantor.
" Bagaimana perusahaan? "tanya reyhan menatap rasya.
Rasya langsung berbicara apa yang terjadi di perusahaan.
1jam berlalu dan semuanya sudah selesai.
" Setelah ini lo mau kemana? "tanya rasya menatap bunga mawar merah dan putih di tangan reyhan.
" Aku ingin ke makam kak gretta dan vasya "ucap reyhan.
.
.
.
.
__ADS_1
TBC